The Power Of Commitment

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”

(Matius 11:28-30)

Kemerdekaan/kebebasan sejati adalah kuasa untuk memilih dan melakukan sesuatu yang semakin membawa kita menjadi serupa dengan Tuhan Yesus.

Hidup berbicara tentang komitmen, komitmen dibuktikan dengan kesetiaan. Komitmen menunjukan adanya keterikatan dalam suatu ‘hubungan’. Tanpa komitmen, hidup kita akan berantakan.

Tuhan Yesus adalah Allah yang bekerja dengan cara “kejutan”. Kesetiaan kita kepada-Nya akan terlihat ketika Ia memberikan kita ‘kejutan’ itu. Jika kita benar dihadapan-Nya, kita akan merespon seperti Maria (Ibu Yesus) ketika Ia memberikan ‘surprise’ kepada kita (Lukas 1:38). Tetapi jika kita tidak benar di hadapan-Nya, pasti kita akan ‘shock’ seperti Zakharia yang tidak percaya akan ‘surprise’-Nya (Lukas 1:18-20).

“Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.””

(I Korintus 2:9)

Advertisements

WISE

“The wise shall inherit glory…” Proverb 3:35

“Orang yang bijak akan mewarisi kehormatan” Amsal 3:35

Winning attitude: Bersikap layaknya seorang pemenang optimis + semangat.

Integrity: Melakukan yang terbaik + benar sekalipun tidak dilihat orang lain.

Show respect and responsibility: Menghargai dirinya, dan orang lain, serta bertanggung jawab dengan miliknya, dan milik orang lain.

Encourage others: Bersikap baik dan selalu mendukung orang lain.

#Jangan asal hidup, tapi hiduplah bijaksana. GBU.

Kenallah Tuhan!

Efesus 3:18-20

“Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita”

Shalom!

Betapa indahnya jika kita mengenal Tuhan dengan luar biasa karena kasih-Nya lebih besar daripada segala masalah kita. Mengenal Tuhan berarti mengalami-Nya secara pribadi.

1 Korintus 2:9 berkata “Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.””

Mujizat Tuhan itu nyata meskipun disaat kita tak berdaya, percaya saja! Tuhan Yesus baik, Ia peduli akan seluruh kehidupan kita. Kenallah Tuhan dengan sungguh-sungguh! Berdoa dan berserahlah kepada Sang Juru Selamat! Yang terpenting adalah kesatuan hati, terutama antara suami istri. Biarlah Tuhan yang menjadi segalanya bagi kita.

2 Korintus 6:2 berkata “Sebab Allah berfirman:  “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau,  dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.”  Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.”

Perkenanan Tuhan menyangkut perubahan dalam pola hidup dan pola makan. Tubuh kita adalah bait Allah, jagalah! Tuhan adalah sumber kekuatan dan sukacita kita. Kolose 3:14 berkata “Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.”

Filipi 2:1,2,5 berkata “Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan,… Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus” Hanya kasih Kristus yang ‘menyempurnakan’ kita.

Roma 8:35-37 berkata “Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? Seperti ada tertulis: “Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan.” Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Kita diciptakan untuk kemuliaan Tuhan dimulai dari diri sendiri, keluarga hingga kota kita. Namun karena dosa, kita telah kehilangan kemuliaan Tuhan, karenanya…kembalilah kepada kasih mula-mula akan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Hal Keuangan

Shalom!

Kesuburan tanah tergantung pola hidup manusia yang berada di atasnya, yaitu hidup benar dan memegang teguh perjanjian dengan Tuhan. Kerusakan ekonomi adalah salah satu tanda akhir zaman, karenanya kita harus waspada terhadap berbagai “penyakit keuangan” (mau instant, hidup dalam daging/dosa, ingin dihormati manusia) dengan selalu memberikan segalanya bagi Tuhan, tidak berniat menjadi seperti Tuhan dan selalu menabur.

Tahun 2012 adalah tahun “pendahuluan” perkenanan Tuhan, karenanya bersiap-siaplah untuk menerima “tsunami kelimpahan” di tahun 2013. Perhatikan bahwa kelimpahan dapat memisahkan orang-orang Kristen sejati dan orang-orang Kristen yang tidak sejati. Tuhan memberkati kita dengan berlimpah-limpah agar kita dapat beribadah dengan baik, tidak berdosa dan tahan menghadapi penyesatan.

Berkat Tuhan ada 3 jenis, yaitu:

  1. Hadiah yaitu berkat yang diterima tanpa perjuangan apapun, tetapi hanya karena kasih karunia Tuhan dan jarang terjadi.
  2. Berkat yang diperoleh karena doa, sifatnya spesifik tergantung kebutuhan pribadi masing-masing dan perlu iman.
  3. Amsal 28:20 berkata Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman.”

Pekerjaan yang harus kita lakukan dengan baik dalam hal keuangan, yaitu:

  1. Ketahui talenta Anda, hidup di luar talenta yang dimiliki adalah dosa karena tidak tahu pasti apa yang harus dilakukan. Berhikmatlah, talenta adalah sebuah anugerah besar! Talenta adalah hal yang paling Anda sukai, membuat Anda lupa waktu ketika mengerjakannya, bersedia dibayar minimum ataupun tidak sama sekali ketika diminta untuk mengerjakannya, merasakan kreativitas bertambah, bertumbuh lebih cepat dibanding teman seangkatan Anda, tidak mudah bosan, merasa pekerjaan itu sangat mudah, Anda sering bertemu secara “kebetulan” dengan sesuatu yang menyangkut talenta Anda karena talenta akan “menarik” Anda mendekat kepadanya, Anda sering dipuji oleh orang lain ketika melakukannya. Hati-hati jika Anda masuk ke dalam suatu bidang karena mengikuti teman-teman atau trend yang sedang populer. Kembangkan talenta Anda dengan berbagai cara yang tidak merugikan orang lain.
  2. Hal yang terpenting dalam pekerjaan adalah karakter (Galatia 5:2) –jujur.
  3. Urapan, ini adalah anugerah Tuhan. Pengurapan adalah tanggung jawab.

Bagaimana seharusnya kita mengatur keuangan kita? Tetap berpegang pada Alkitab, dalam mengatur prioritas pengeluaran untuk hal-hal: (1) Spriritual –persepuluhan & menabur, (2) Investasi (Amsal 24:27) –menabung, (3) Gaya hidup, (4) Rutinitas, (5) Investasi jangka panjang –tanah. Nomor 1 & 2 sifatnya produktif (menghasilkan), sedangkan nomor 3, 4 & 5 sifatnya konsumtif (menghabiskan). Hiduplah secukupnya! Utamakan kuasa, damai sejahtera dan sukacita. Tuhan Yesus memberkati.

Gaya Hidup Jemaat Mula-Mula

Kisah Para Rasul 2:4, 42-47

Shalom!

Ada 6 hal dalam jemaat mula-mula dimana mereka hidup sebagai saksi Kristus, yaitu:

  1. Mereka banyak berdoa memuji dan menyembah Tuhan dalam Bahasa Roh (Kisah Rasul 2:4)
  2. Mereka bertekun dalam pengajaran para rasul (Kisah Rasul 2:42) –seorang saksi Kristus akan selalu lapar & haus akan Firman Tuhan –Mazmur 1:1-3
  3. Mereka banyak berkumpul dengan sehati/unity (Ibrani 10:25) –ada kuasa yang dahsyat dalam kesatuan hati sehingga berkat Tuhan mengalir berlimpah dalam kehidupan kita
  4. Mereka saling menolong sehingga tidak ada yang berkekurangan (Kisah Rasul 2:44-45, Amsal 19:17)
  5. Mereka disukai semua orang (Kisah Rasul 2:47) –orang Kristen yang semakin bertumbuh dalam kedewasaan rohani pasti akan semakin memiliki kepribadian yang baik (memiliki kebenaran, damai sejahtera & sukacita) sehingga menarik orang lain untuk mengenal mereka
  6. Mereka melakukan banyak tanda dan mujizat (Kisah Rasul 2:43)

Point ke 4-6 (bersaksi secara aktif) adalah dampak karena telah melakukan point 1-3 (bersaksi secara pasif). Kunci utama untuk menjadi saksi Kristus yang efektif (penuh kuasa) adalah kepenuhan Roh Kudus. Terobosan rohani dimulai dengan bermazmur (nyanyian spontan secara pribadi kepada Tuhan), kidung puji-pujian (nyanyian baku/lagu-lagu rohani) dan  nyanyian rohani (penyembahan dalam Bahasa Roh) –Efesus 5:18-19. Tuhan Yesus memberkati.

Nilai Kehidupan Kekal

Yohanes 6:27

Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.”

Shalom!

Ada kuasa dalam kesatuan hati (unity). Unity dalam tubuh Kristus harus dimulai dengan unity dengan Tuhan secara pribadi terlebih dahulu.

Kehidupan yang kekal akan kita peroleh jika kita menjalani hidup yang sementara ini berdasarkan tuntunan Tuhan, yaitu bekerja untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal (hidup berfokus kepada tujuan akhir kehidupan –mengejar esensi nilai-nilai kehidupan yang kekal). Apakah “makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal” itu? Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.” (Yohanes 4:34)

Matius 7:21 berkata Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Orang Kristen yang tak melakukan Firman Tuhan tidak akan masuk surga.

Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. (Yosua 1:8)

Matius 22:37,39 berkata Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,” (1 Yohanes 5:3)

Filipi 4:8 berkata Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”

Merenungkan Firman Tuhan adalah tanda bahwa kita mengasihi-Nya (mengutamakan Tuhan), melakukan Firman adalah salah satu bentuk dari mengasihi sesama. Kasih kepada Tuhan memampukan kita untuk melakukan kehendak-Nya sebab Roh Allah ada di dalam kita, yaitu Roh Kudus yang lebih besar dari segala roh yang ada di dunia ini. Mengasihi Tuhan membuat hidup kita berfokus kepada nilai-nilai kehidupan yang membawa kepada kehidupan kekal sehingga kita pun sangat rindu untuk menjadi berkat bagi orang lain dan mengakhiri hidup yang sementara ini sebagai seorang yang lebih dari pemenang. Tuhan Yesus memberkati.

Tetap Semangat

Amsal 18:14

Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?”

Shalom!

Lestarikanlah budaya “selalu tersenyum”. Semangat memampukan kita untuk tetap kuat menghadapi pergumulan. Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.” (Amsal 17:22) Putuskan untuk selalu bersemangat apapun keadaannya!

Hambatan dalam meraih suatu keberhasilan, yaitu sikap yang putus asa, mudah menyerah, keinginan untuk mundur, dan patah semangat. Mengapa kita tidak boleh menyerah & patah semangat?

1. “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” (1 Korintus 10:13)

2. Allah kita adalah Allah yang setia dan peduli kepada kita, jangan takut!

Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.” (Mazmur 121:3)

Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” (Yosua 1:5b)

3. Tuhan tidak berkenan jika kita menyerah

Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.” (Ibrani 10:38)

4. Tuhan pasti memberikan kemenangan

Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” (1 Korintus 15:57)

 

Tuhan Yesus memberkati.

A Gift For Dad

 “Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk menegor kamu sebagai anak-anakku yang kukasihi. Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu. Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku! Justru itulah sebabnya aku mengirimkan kepadamu Timotius, yang adalah anakku yang kekasih dan yang setia dalam Tuhan. Ia akan memperingatkan kamu akan hidup yang kuturuti dalam Kristus Yesus, seperti yang kuajarkan di mana-mana dalam setiap jemaat. Tetapi ada beberapa orang yang menjadi sombong, karena mereka menyangka, bahwa aku tidak akan datang lagi kepadamu. Tetapi aku akan segera datang kepadamu, kalau Tuhan menghendakinya. Maka aku akan tahu, bukan tentang perkataan orang-orang yang sombong itu, tetapi tentang kekuatan mereka. Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa. Apakah yang kamu kehendaki? Haruskah aku datang kepadamu dengan cambuk atau dengan kasih dan dengan hati yang lemah lembut?” (1 Korintus 4:14-21)

  1. Hindari mempermalukan anak
  2. Otoritas seorang ayah
  3. Turutilah teladanku
  4. Perlunya tim sekerja
  5. Tetap terlibat
  6. Memberikan pilihan (diskusi)

 

Sahabat Allah

Yakobus 2:23

“Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: “Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Karena itu Abraham disebut: “Sahabat Allah.””

Shalom!

Tiga berkat dan ciri dari seorang sahabat sejati, yaitu:

  1. Sahabat sejati tidak menyimpan rahasia (no secret). Seorang sahabat akan tulus hidupnya dan tidak mengambil keuntungan pribadi semata dari sahabatnya. Kejadian 18:17 berkata “Berpikirlah TUHAN: “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?” Orang yang berkenan kepada Tuhan akan memiliki isi hati-Nya Tuhan sebab ia mengenal Tuhan dengan intim. “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.” (Yohanes16:13) Tuhan adalah partner/rekan sekerja kita: “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8:28)
  2. Sahabat sejati adalah penolong setia. Ibrani 13:5 berkata “Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Tuhan selalu siap sedia untuk menolong kita dan memikul beban bahkan ketika kita sedang sendirian berada di lembah kekelaman, DIA PEDULI!
  3. Kasih yang terbesar adalah kasih seorang sahabat. “Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.” (Amsal 17:17) “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” (Yohanes 15:13) Tuhan Yesus adalah sahabat sejati kita. Tuhan Yesus memberkati.

Berkat Kesetiaan

Amsal 20:6

“Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?”

Shalom!

            Ada suatu kualitas yang Tuhan cari dari dalam diri kita melebihi penampilan kita, yaitu kesetiaan yang mengalir dari hati. Kesetiaan berarti:

  1. Trustworthy/Dapat dipercaya, berarti setia memegang janji/perkataan. “Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.” (1 Korintus 4:2) “Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman.” (Amsal 28:20) “maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf. Sejak ia memberikan kuasa dalam rumahnya dan atas segala miliknya kepada Yusuf, TUHAN memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat TUHAN ada atas segala miliknya, baik yang di rumah maupun yang di ladang.” (Kejadian 39:4-5)
  2. Dedication/Pengabdian, berarti menyelesaikan dengan sempurna apa yang telah dimulai. “Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati, sebab tidak satu pun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku.” (Wahyu 3:2)
  3. Unity/Stay together/Tetap bersama-sama, berarti tidak memberontak & saling terbuka. Setia memegang komitmen untuk saling mengasihi sampai akhir bagaimanapun keadaannya. Tuhan Yesus memberkati.