Persekutuan Dengan Berita Injil

Filipi 1:5-6, 9-11 Aku mengucap syukur kepada Allahku karena persekutuanmu dalam Berita Injil mulai dari hari pertama sampai sekarang ini. Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus. Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah.

Kita akan cenderung berhenti di tengah jalan dalam mengiring Kristus jika kita tidak memiliki persekutuan dengan berita Injil.

Persekutuan (Yun, koinonia) artinya menyatu, penjelmaan (embodiment). Injil (Yun, eagelia) artinya berita Kristus (bukan sekedar good news), berita kerajaan. Jadi persekutuan dengan berita injil merupakan penyatuan kita dengan berita Kerajaan Allah hingga menjadi gaya hidup kita di mata orang lain. Roma 1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

Filipi 1:6 Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan (Yun, ergon: produksi) yang baik (Yun, agathos: hal-hal terhormat, sempurna, dewasa) di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus. Jadi, ketika kita memiliki persekutuan dengan berita injil maka Kristus akan memproduksi hal-hal terhormat, sempurna dan dewasa dalam diri kita. Sebaliknya, orang-orang Kristen yang melakukan hal-hal yang tidak berkualitas berarti tidak memiliki persekutuan dengan berita Injil.

Mari introspeksi kembali diri kita apakah kita sudah hidup terhormat di depan sesama manusia? Kata ‘sempurna’ dalam Alkitab artinya matang dan dewasa, jadi semua orang bisa menjadi sempurna tanpa terkecuali.

Filipi 1:9 Dan inilah doaku, semoga [bahwa] kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian,

Dengan demikian, semakin kita bersekutu dengan berita Injil maka semakin natural kasih kita kepada sesama (bukan semakin dingin) sehingga siapa pun yang berada dekat kita dapat merasakan kuasa kasih Kristus tsb. Kasih akan semakin bekerja dalam diri kita!

Filipi 1:10-11 sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah.

Pertimbangkan ulang apakah pengertian yang benar semakin menguasai mindset kita atau tidak. Semakin kita tahu kebenaran injil maka kita akan semakin mudah dalam mengambil pilihan hidup yang benar karena kita tahu faedah dari hidup benar. Hanya ada hitam dan putih, tidak ada abu-abu dalam kamus hidup kita. Kita tahu apa yang harus dilakukan dan harus ditinggalkan. Semakin kita bersekutu dengan berita Injil maka semakin kita akan kedapatan berkenan di hadapan-Nya, buah kebenaran (keteladanan penuh) akan semakin terlihat dari diri kita. Memiliki keteladanan penuh tidak terjadi tiba-tiba, tentu setelah proses yang menyakitkan. Tuhan akan dimuliakan orang melalui kita sehingga tidak ada celah untuk orang mencibir kita sebagai orang Kristen. Dengan demikian, kita adalah produk Kristus yang sempurna. Pada akhirnya, yang Tuhan cari adalah mempelai-Nya yang suci, tak bercacat dan penuh dengan buah kebenaran. Mari kita semakin serius hidup benar sebagai anak-anak Allah menjelang kedatangan-Nya!

Advertisements