Menyiapkan Bagi Tuhan Suatu Umat Yang Layak Bagi-Nya

Tanggal 21/09/2017 – 09/09/2018 kita memasuki tahun 5778, yang mana:

Angka 70 (ayin) melambangkan mata Tuhan yang tertuju pada kita.

Mazmur 33:18 Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya,

Mazmur 32:8 Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.

Tuhan selalu memberi visi pada kita, semuanya membutuhkan “tindakan” maka janji-Nya sedikit demi sedikit akan dibukakan oleh Tuhan.

Angka 8 (chet) melambangkan permulaan yang baru.

2 Korintus 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

1 Korintus 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Tahun ini GBI Gatot Subroto berusia 30 tahun. Daud, Yusuf dan Yesus dipakai Tuhan di usia 30 tahun, ini berarti angka 30 pun melambangkan permulaan yang baru. Generasi milenial (kelahiran 1980, 1981, dst) umumnya generasi yang paling bermasalah (pemberontak, susah diatur, narsis, malas), namun Tuhan sangat mengasihi generasi milenial dan akan memakai mereka secara luar biasa.

Apa yang kita teladani dari Daud, Yusuf dan Yesus (generasi milenial yang dipakai Tuhan)?

  1. Mereka mengasihi Tuhan.
  2. Mereka mengalami proses yang menyakitkan namun keluar sebagai pemenang.
  3. Mereka dipenuhi Roh Kudus. Yesaya 32:15-17 Sampai dicurahkan kepada kita Roh dari atas: Maka padang gurun akan menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan. Di padang gurun (=jiwa yang belum menerima Roh Kudus) selalu akan berlaku keadilan (=saling membalas kejahatan) dan di kebun buah-buahan (=jiwa yang sudah menerima Roh Kudus) akan tetap ada kebenaran (=tidak membalas kejahatan). Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

Kolose 3:1-4 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Memikirkan perkara yang di atas artinya: memprioritaskan hal-hal yang rohani dan meresponi masalah sesuai dengan kehendak Tuhan. Hanya orang-orang demikian yang akan rapture. 

Wahyu 2-3 mengutip pesan Tuhan bagi gereja-Nya, yang mana jika kita melakukan hal-hal yang menyenangkan Tuhan (=menang) pasti kita mendapat reward dari Tuhan, namun jika kita melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan Tuhan (=kalah) tentu tidak mendapat reward tsb.

Jangan mati rohani dan suam-suam kuku! Orang yang mati rohani kelihatannya melayani Tuhan sedemikian rupa tapi tanpa kuasa Roh Kudus dalam dirinya, orang yang suam-suam kuku itu orang-orang Kristen yang berkompromi dengan dunia (Kristen tapi kerohaniannya payah). Dengan demikian, sangat sulit bagi orang-orang luar untuk mengenal Tuhan karena sangat sedikit orang Kristen yang sungguh-sungguh menghidupi nilai-nilai Alkitabiah. Tuhan jijik dengan falsafah-falsafah yang mencampur adukan nilai-nilai Alkitabiah dengan prinsip-prinsip kesuksesan dunia.

Efesus 5:14-17 Itulah sebabnya dikatakan: “Bangunlah, hai kamu yang tidur (=suam-suam kuku) dan bangkitlah dari antara orang mati (=mati rohani) dan Kristus akan bercahaya atas kamu.” Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan (=keselamatan bagi umat manusia).

Kita tak pernah tahu seberapa lama kesempatan hidup yang Tuhan beri, karenanya jangan menunda-nunda untuk hidup dalam kebenaran. Mazmur 90:10-12 Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap. Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu dan takut kepada gemas-Mu? Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Bagian Tuhan adalah menyelamatkan kita, sedangkan bagian kita harus hidup dalam pertobatan dan pengudusan untuk kelak dimuliakan oleh Tuhan.

Ibrani 10:26-27 Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.

1 Yohanes 2:6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Roma 8:29-30 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Advertisements