Otoritas Orang Kristen

Shalom!

Tuhan Yesus punya otoritas untuk menaklukan penyakit, roh jahat bahkan kematian karena Ia dipenuhi oleh Roh Allah. Otoritas berarti ‘diserahkan dari atas’ sedangkan kuasa adalah ‘kekuatan/tenaga dalam diri kita’. Otoritas mengendalikan kuasa, bukan sebaliknya.

Lukas 10:19 berkata Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.”

Musuh kita mempunyai kuasa, tetapi Tuhan telah memberi otoritas kepada kita untuk menaklukan musuh itu.

Kejadian 1:28 berkata Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.””

Kita bisa menemukan otoritas kita kembali di dalam Tuhan, dan kita lebih dari pemenang sekarang. Dengan belajar menggunakan otoritas Tuhan dalam hidup, kita bisa menjalankan hidup yang berkemenangan dan makmur dalam segala hal sehingga hidup kita diberkati Tuhan, namun sayangnya terkadang kita hanya menikmati ‘sedikit’ manfaat dari kekristenan itu.

Otoritas yang Tuhan berikan melalui penebusan-Nya di kayu salib, yaitu:

  1. Otoritas atas kuasa dosa. Seperti pepatah berkata bahwa kita tidak bisa menghalangi burung untuk terbang melewati kepala kita tetapi kita bisa mencegahnya untuk tidak membuat sarang di atas kepala kita, begitu juga kita harus mengusir kuasa dosa tersebut sekarang juga di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, jangan dibiarkan ‘bersarang’ dalam diri kita. Ingat, kita berkuasa atas musuh dan tidak ada majikan yang ‘memohon dengan memelas’ kepada bawahannya, kita harus dengan keras menghardiknya. Kita tak perlu takut, semakin kita sering mengusirnya, semakin hilang kuasa itu dalam diri kita.
  2. Otoritas atas kuasa setan. Manusia tidak bisa menahan serangan musuh dengan kekuatan jasmaninya tetapi hanya dengan nama Tuhan Yesus Kristus. Kesembuhan/kemerdekaan itu hak kita, karenanya dengan otoritas dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kita harus memerintahkan segala kuasa setan di dalam diri kita untuk keluar dengan jelas menyebutkan nama rohnya (roh najis, roh jahat, roh dusta, roh tenung, roh ketakutan, roh kelemahan). Galatia 5:1 berkata Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.” Jadilah orang merdeka secara jasmani maupun rohani, merdekakan mentalitas kita karena Tuhan Yesus sudah menebus kita. Jangan pernah lagi berkata ‘inilah takdir saya, karena saya orang berdosa’. Injil Yesus mampu membebaskan kita tidak peduli seberapa lama kita sudah terikat kuasa setan. dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yohanes 8:32)
  3. Otoritas atas kemiskinan dan kutuk. Mahkota duri yang Tuhan Yesus pakai adalah simbol dari kutuk. Kita harus memotong -mengikat dan mengusir keluar- (cut it off!!!) di dalam nama Tuhan Yesus Kristus segala kutuk keturunan agar hal itu tidak berlanjut kepada keturunan kita. Kita bisa memerintahkan hal itu untuk keluar dari keluarga, bisnis, dan kehidupan kita selama kita ada di bawah otoritas/kontrol Tuhan (tetap menjaga kekudusan hidup). Jangan main-main dengan roh jahat! Jangan pernah pergi ke peramal karena orang benar akan hidup oleh iman akan Kristus Yesus, bukan dari perkataan peramal.
  4. Otoritas atas kematian. Tuhan Yesus datang ke dunia untuk membuka jalan bagi kita ke Kerajaan Allah (Surga). Berdasarkan Yohanes 14:1-2 -“ “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.”- berarti ada kehidupan setelah kematian. Dibandingkan dengan kemegahan Surga, kemegahan dunia ini tidak ada artinya. Kita memang berdosa tetapi Tuhan Yesus selalu bersama kita. Dalam iman pada Tuhan Yesus Kristus maka kita akan diselamatkan. Kita bisa masuk Surga kalau Roh kita sudah diampuni dan dihidupkan.

Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa.” (1 Korintus 4:20)

Kita harus mengusir kuasa kegelapan dalam diri kita satu per satu, jika tidak, roh itu akan kembali lagi dan mendakwa kita sehingga hidup kita tak bersukacita karena Kristus. Untuk bisa mengusir kuasa kegelapan tersebut, kita harus menerima pengampunan terlebih dahulu dari Tuhan atas segala dosa kita sehingga kita menjadi bersih/suci kembali. Tuhan Yesus memberkati.

Advertisements

Air Hidup

Shalom!

Jauh di dalam lubuk hati manusia yang terdalam, manusia sangat membutuhkan Tuhan. Tidak ada seorangpun yang mampu memenuhi hasrat tersebut selain keintiman dengan Tuhan.

“Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.” (Yohanes 4:13-14)

Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”” (Yohanes 7:37-38)

Yeremia 2:13 berkata Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.”

Ketika kita berjumpa dengan Tuhan Yesus secara pribadi, maka kita tidak akan ‘berganti partner’ lagi karena hanya Dialah partner kita satu-satunya selamanya. Tuhan ingin agar kita mengalami kemakmuran dalam segala hal.

Roma 1:16 berkata Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.”

Gereja adalah tempat di mana orang-orang berdosa bertobat dan mengerjakan keselamatannya dengan hal-hal rohani. Menghargai Injil berarti menjadikan-Nya yang terpenting dalam hidup kita dan menguasai seluruh kehidupan kita. Mengapa kita malu dengan Injil sementara Tuhan sangat bangga dengan kehidupan kita?

Sebenarnya tidak ada pengorbanan/bayar harga dalam kekristenan karena Tuhan selalu memberi upah yang jauh lebih besar kepada kita.

Kapasitas terbesar yang bisa dilakukan seorang manusia adalah menjadi bejana yang bisa menampung Tuhan dan menjadi saluran yang dipakai Tuhan untuk mengalirkan kasih-Nya kepada semua umat manusia. Itulah pertanda bahwa Roh Kudus ada dalam diri kita. Hendaklah kita membawa kehidupan kepada dunia yang sedang ‘haus’ sekarang ini. Tuhan Yesus memberkati.

Joy

Shalom!

Hal yang paling penting terletak pada “manusia” (sebagai penerima janji Tuhan) bukan pada “tempat/kondisi”. Jadi, kita bisa merubah kandang babi menjadi hotel besar yang mewah.

Bahagia diwaktu kamu senang dan bahagia diwaktu kamu sedih karena kamu tahu kesedihanmu akan berbalik menjadi “happy ending”.

Lihatlah cermin dan berkati orang yang kamu lihat di sana! Berikan dia semangat dan senyum! Katakan sesuatu yang indah tentang dia! Percayalah!

Keluarlah dari kemahmu (cangkang yang melingkupimu) dan lihatlah ke langit! Jangan melihat masalah-masalahmu tetapi bayangkan dan lihatlah visinya Tuhan dalam hidupmu! Bermimpi itu gratis! Jangan melihat atau mendengar hal-hal yang negatif, tetapi tetaplah fokus pada hal-hal yang positif!

Tuhan Yesus memberkati.