Kita Wajib Hidup Sama Seperti Kristus Telah Hidup

Tahun 2013 adalah tahun pemulihan seutuhnya. Jika kita mau mengalaminya, maka kita harus mendengar apa yang Tuhan minta untuk kita kerjakan. Perintah Tuhan kepada kita yaitu peduli kepada orang-orang miskin dan memberikan buah sulung (Amsal 3:9-10).

Wahyu 12:11 berkata “Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba,  dan oleh perkataan kesaksian mereka.  Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.” Tahun ini kita akan mengalami banyak peperangan rohani yang luar biasa. Tuhan Yesus datang supaya manusia selamat, dan untuk itu Ia menyerahkan nyawa-Nya. Begitu juga kita wajib hidup seperti Kristus telah hidup, yaitu dengan menginjil tanpa menyayangkan nyawa kita.

Apa saja pengalaman yang dilalui oleh Tuhan Yesus dalam proses menyerahkan nyawa-Nya?

  1. Taat kepada kehendak Allah Bapa. Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39)
  2. Mengasihi orang yang tidak mengasihi kita. “Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosa pun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian.” (Lukas 6:32-33)
  3. Mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” (Lukas  23:34)
  4. Menyalibkan kejahatan (kedagingan) kita. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. (1 Korintus 9:27)
  5. Selalu didalam hadirat Tuhan. Puncak penderitaan Tuhan Yesus justru pada waktu ditinggal Bapa, bukan ketika Ia dianiaya dan dihujat manusia. Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? (Matius 27:46)
  6. Setia sampai akhir. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. (Matius 24:13)
  7. Mengalami mujizat Tuhan. Mujizat terbesar adalah ketika kubur Yesus ditemukan kosong. Tuhan Yesus mengalami mujizat, maka kita pun pasti akan mengalami mujizat. Mujizat masih ada!
Advertisements

“Siapa Bertelinga Hendaklah Mendengarkan Apa Yang Dikatakan Roh Kepada Jemaat-Jemaat”

“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”” (Matius 7:21-23)

Kehendak Bapa yang mana yang harus kita lakukan?

“Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.” (Kisah Rasul 13:22)

Jadi rahasia Daud sangat berkenan di hati Tuhan adalah “Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya,…” (Kisah Rasul 13:36a) Bukan zamannya orang lain, tetapi kehendak Tuhan yang spesifik di dalam diri Daud untuk dilakukannya pada zamannya.

Memang secara umum kita tahu apa kehendak Tuhan, tetapi yang harus kita perhatikan adalah perintah-perintah Tuhan pada satu zaman atau saat tertentu, apa yang Tuhan mau lakukan pada waktu itu. Inilah yang lebih penting yang harus kita perhatikan baik-baik!

“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, maka keturunanmu akan seperti pasir dan anak cucumu seperti kersik banyaknya; nama mereka tidak akan dilenyapkan atau ditiadakan dari hadapan-Ku.” (Yesaya 48:18-19)

Ketika kita meresponi dengan baik apa yang telah Tuhan pesankan kepada kita, inilah yang disebut dengan melakukan kehendak Bapa yang di sorga. Ada 3 pesan Tuhan yang begitu kuat pada tahun 2012, yaitu:

  1. Tahun 2012 adalah tahun perkenanan Tuhan. “Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”” (1 Korintus 2:9)
  2. Tahun 2012 adalah tahun dimulainya penuaian 1 milyar jiwa. “Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan….Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas.” (Yoel 2:28-32) Hari-hari ini adalah era kemuliaan Tuhan di mana Roh Kudus sedang dicurahkan, hendaklah kita meresponi hal tersebut dengan: memasuki hubungan yang lebih mendalam dengan Tuhan (Yehezkiel 47:1-12)unity bersama Tuhan, keluarga dan saudara seiman; serta banyak masuk menara doa serta meminta tuntunan Tuhan akan apa yang harus kita kerjakan.
  3. Tahun 2012 kita dibawa naik ke level yang lebih tinggi oleh Tuhan dengan alasan: (1) tanpa naik ke level yang lebih tinggi penuaian jiwa 1 milyar jiwa tidak akan terjadi; (2) Tuhan Yesus akan segera datang untuk kali yang kedua sehingga kita harus kedapatan tidak bercacat dan bercela.

Target akhir dari “naik level” adalah Roma 8:29-30 “Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.”

Kita bisa mengenal Kristus adalah bukan suatu kebetulan, melainkan karena kita adalah “orang-orang pilihan”. Orang-orang pilihan itu mengalami proses:

  • Dipanggil, umumnya kita mendengar panggilan Tuhan dalam kondisi yang kurang enak.
  • Dibenarkan, kita dibenarkan bukan karena perbuatan baik kita tetapi karena perkenanan Tuhan sehingga kita menjadi orang pilihan dan mendengar panggilan-Nya.
  • Dimuliakan, berarti “diproses habis-habisan”. Unity adalah salah satu kunci dari naik level, dimana seorang menopang dan menguatkan satu akan yang lain ketika temannya “diproses”. Jangan lari dari proses meskipun sakit, karena kita harus LULUS untuk naik level!

TAHUN AYIN GIMEL

  1. Ayin (70), berbicara tentang mata Tuhan yang senantiasa tertuju kepada kita untuk menuntun & menasihati kita jalan yang harus kita tempuh dan juga tentang mata kita yang selalu tertuju kepada-Nya, fokus dan menantikan nasihat-Nya. Mazmur 91 akan kita alami jika hati kita melekat kepada-Nya.
  2. Gimel (3), berbicara tentang karakteristik seekor unta. Perhatikan Matius 19:24 dimana Tuhan Yesus membandingkan seorang muda yang kaya dengan seekor unta. Di akhir zaman iblis memegang kendali akan dunia hukum dan keuangan. Iblis mencoba menjerat manusia dengan virus paling berbahaya, yaitu cinta akan uang. Pesan Tuhan agar kita harus berhati-hati akan filsafat dunia tentang kesuksesan, yaitu menjadi kaya raya. Matius 6:33 berkata “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu!” Urutan yang benar adalah mengutamakan Tuhan kemudian kekayaan akan mengikuti kita, bukan sebaliknya! Jangan cinta uang! (1 Timotius 6:9-10) Selain itu, huruf gimel menggambarkan seseorang yang sedang mengejar orang miskin untuk memberi sedekah. Hendaklah kita menjadi kaya dalam kebajikan dengan peduli kepada orang miskin (1 Timotius 6:17-19).

Tahun 2013: Tahun Pemulihan Seutuhnya, Entering The Next Level!

2013 adalah tahun permulaan yang baru, karenanya “Memasuki tahun 2013 suruh umat-Ku memperbaharui komitmennya kepada-Ku.”

Pesan Tuhan dalam memasuki tahun 2013, yaitu:

  1. Hidup sama seperti Kristus telah hidup (1 Yohanes 2:6)
  2. Menerima jauh lebih banyak dari yang kita doakan (Efesus 3:20)
  3. Muliakan Tuhan dengan harta kita (Amsal 3:9-10)

Entering The Next Level

  1. Menjadi serupa dengan gambar Yesus. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.” (Roma 8:29-30) “dimuliakan” di sini berarti “diproses habis-habisan”.
  2. Makna Gimel sebagai pribadi ke-3, yaitu Roh Kudus. Kita harus unity dengan Tuhan dan keluarga meskipun tidak semua orang menyukai kita. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.” (Yohanes 17:22-23). Selain itu, kita pun harus semakin dalam dengan Roh Kudus; kita harus mengalir saja tenggelam di dalam sungai-Nya, bukan melawan arus (Yehezkiel 47:1-12).
  3. Roh Kudus membawa kehidupan, bukan kematian. Ia berkata kepadaku: “Sungai ini mengalir menuju wilayah timur, dan menurun ke Araba-Yordan, dan bermuara di Laut Asin, air yang mengandung banyak garam dan air itu menjadi tawar, sehingga ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup. Maka penangkap-penangkap ikan penuh sepanjang tepinya mulai dari En-Gedi sampai En-Eglaim; daerah itu menjadi penjemuran pukat dan di sungai itu ada berjenis-jenis ikan, seperti ikan-ikan di laut besar, sangat banyak. Tetapi rawa-rawanya dan paya-payanya tidak menjadi tawar, itu menjadi tempat mengambil garam.” (Yehezkiel 47:8-11).

Hendaklah kita berkata, “Tuhan, sekarang saya mengerti dan saya akan ikuti. Apa pun resikonya, saya harus bayar harga!” Keselamatan memang gratis, tetapi menjalani keselamatan perlu bayar harga. Ingatlah, jangan melarikan diri dari ‘proses’ karena Saudara pasti akan ‘babak-belur’, bersukacitalah karena Tuhan Yesus pun pernah mengalami seperti yang kita alami. Walaupun Saudara keluar, bukankah suatu hari pasti masuk kembali karena belum selesai prosesnya untuk menjadi serupa dengan gambar-Nya (target akhir naik level)? (sampai mengalami kepenuhan sungai 4000 hasta dan menikmati berkat setelah mengalami proses di level tersebut, bukan hanya di level 1000, 2000 atau 3000 hasta saja). Jangan murtad! Ketika Saudara masuk kembali dalam proses, ikuti saja alirannya meskipun nampaknya susah. Saya berdoa agar setiap Saudara yang sedang naik level, semuanya dinyatakan lulus ‘Summa Cum laude’. Amin! Tuhan Yesus memberkati.

Belajar Dari Kehidupan 24 Tua-Tua di Surga

“Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini. Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang.”

(Wahyu 4:1-2)

Seperti doa Tuhan Yesus “Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga…”, penting bagi kita untuk meneladani hal ini:

  1. Duduk di sekitar tahta Tuhan Yesus, berarti kita selalu berada di dalam hadirat-Nya.
  2. Mata tertuju kepada Tuhan Yesus, berarti Tuhan Yesus menjadi pusat kehidupan kita sehingga kita hanya berharap dan mengandalkan Dia saja. Dalam menghadapi masalah-masalah kehidupan, hendaklah kita merenungkan “Jika Tuhan Yesus yang mengalami hal ini, apa yang Dia lakukan?”. Tetap melakukan firman-Nya meskipun ‘ditentang’ oleh dunia: “Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu.” (Lukas 6:26). Ketika kita ‘disalahkan’ ketika melakukan kebenaran, sebenarnya kita termasuk orang benar.
  3. Unity, ‘naik level’ dimulai dari kesatuan dalam keluarga.
  4. Memiliki otoritas pengurapan raja, berarti kita menjadi kepala dan bukan ekor. Dalam market place, ide kita yang berasal dari Tuhan boleh diterima dan menjadi berkat bagi orang lain. “di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, … mahkota emas di kepala mereka.” (Wahyu 4:4)
  5. Hidup kudus, “…di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih…” (Wahyu 4:4)

Angka 3 pada Tahun Ayin Gimel (5773) digambarkan sebagai seekor unta, hal yang perlu kita pelajari dari seekor unta, yaitu:

  1. Mampu bertahan dalam keadaan yang ekstrim. Unta sanggup bertahan hidup dalam cuaca yang sangat panas karena Tuhan mendesain organ tubuhnya untuk bisa mengatasi keadaan yang ekstrim tersebut. Percayalah janji Tuhan dalam 1 Korintus 10:13 bahwa “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” Tuhan berjanji bahwa kita sudah diberi kuasa dan Tuhan sudah mendesain kita sebagai orang-orang yang berkenan di hadapan Tuhan sehingga kita bisa mengatasi segala situasi yang berat. “TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.” Orang benar mungkin jatuh tetapi tidak sampai tergeletak, tetapi orang fasik pasti benar-benar ambruk ketika ia jatuh.
  2. Mengandalkan pemeliharaan Tuhan yang sempurna. Rahasia daya tahan unta ada di punuknya yang menyimpan persediaan makanan ketika dibutuhkan sehingga ia kuat kembali untuk menghadapi cuaca ekstrim. “Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:31-33). Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya dengan “Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.”
  3. Sanggup melakukan yang sulit dilakukan oleh orang kaya. “Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”” (Matius 19:24). Hati-hati dengan cinta akan uang! Persepuluhan adalah salah satu cara Tuhan untuk mematahkan cinta uang. Melakukan persepuluhan berarti kita “mengembalikan milik Tuhan” bukan “memberi kepada Tuhan”. “Pemberian” ataupun persembahan yang lain itu tidak termasuk dengan persepuluhan kita.

Naik Ke Level Yang Lebih Tinggi

Tahun 5773 adalah Tahun Ayin Gimel. Ayin berbicara tentang mata Tuhan dan mata kita (Mazmur 32:8, Mazmur 123:2). Gimel adalah angka 3, berbicara tentang tahun yang menjembatani masa lalu dengan masa yang akan datang. Tuhan menghendaki kita naik level di tahun mendatang karena kita akan menghadapi penuaian jiwa besar-besaran dan Tuhan Yesus akan segera datang untuk kali yang kedua, maka kita harus kedapatan tidak bercacat dan tidak bercela.

Tujuh hal yang harus diperhatikan di tahun 5773, yaitu:

  1. Memiliki hati yang murni dengan menghilangkan perbuatan-perbuatan daging, ambisi pribadi, motivasi tertentu yang tidak benar, rasa takut melakukan hal-hal baru berdasarkan paradigma baru dari Tuhan, rasa tertolak, menganggap diri sendiri selalu benar, mementingkan diri sendiri, perasaan iri hati, kesombongan dan dosa. (Matius 5:8 & Amsal 4:23)
  2. Makin intim dengan Tuhan.
  3. Makin serupa dengan gambar-Nya. (Roma 8:28-30)
  4. Mengalami pencurahan Roh Kudus yang luar biasa. (Lukas 24:49)
  5. Makin memperhatikan orang miskin. (Amsal 19:17)
  6. Merenungkan tentang berkat dan kutuk. (Roma 11:22)
  7. Menjadi saksi Yesus yang sempurna dengan meneladani Tuhan Yesus sebagai seorang ‘putra yang telah dewasa’. (Kisah Rasul 1:8 & Matius 3:16-17)

Syarat Untuk Memperoleh Perkenanan Tuhan

  1. Hidup dalam Firman Tuhan & kepenuhan Roh Kudus
  2. Memuliakan Tuhan dengan tubuh kita
  3. Memuliakan Tuhan dengan harta kita
  4. Hati-hati dengan hati kita: harus memiliki damai sejahtera, menjaga hati dalam menghadapi goncangan dengan mengucap syukur & beribadah kepada Tuhan dengan cara yang berkenan kepadanya, jangan takut
  5. Memenangkan peperangan rohani dengan unity & naik ke tempat yang tinggi untuk masuk masa perhentian (spiritual refreshing)

Kunci Untuk Masuk Dalam Penuaian Jiwa Besar-Besaran

  1. Memahami paradigma baru penuaian
  2. Merindukan kembali kemuliaan Tuhan
  3. Hanya mengandalkan Tuhan
  4. Dalam segala sesuatu bertanya kepada Tuhan
  5. Selalu menyenangkan hati Tuhan
  6. Mempersembahkan korban yang berharga kepada Tuhan
  7. Hidup intim dengan Tuhan

Hati-Hati Dengan Hatimu

2 Korintus 6:2

Sebab Allah berfirman:  “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau,  dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.”  Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.”

Tahun 2012 adalah Tahun Multiplikasi dan Promosi karena Perkenanan Tuhan! Mujizat masih ada! Kalau kita mau mendapat perkenanan Tuhan, maka kita harus menjadi orang yang berkenan dihadapan Tuhan. Kalau kita menjadi orang yang berkenan dihadapan Tuhan, maka kita akan mengalami apa yang disebut dalam 1 Korintus 2:9, Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.””

Tahun 2012 adalah tahun awal penuaian jiwa besar-besaran di akhir zaman.  Tuhan Yesus akan segera datang untuk kali yang kedua. Penuaian jiwa itu terjadi karena pencurahan Roh Kudus secara luar biasa sesuai Yoel 2:28-32.

Ada 3 hal yang akan terjadi pada waktu Roh Kudus dicurahkan, yaitu:

  1. 3 generasi (anak-anak, pemuda dan orang tua) akan dipakai Tuhan secara luar biasa;
  2. Goncangan-goncangan akan terjadi (meskipun kita tidak mengaminkannya);
  3. Penuaian jiwa yang besar; melalui kedua hal tersebut akan banyak orang yang berseru kepada Nama Tuhan dan mereka yang berseru kepada Nama Tuhan akan diselamatkan.

Syarat untuk memperoleh perkenanan Tuhan, yaitu:

  1. Hidup dalam Firman Tuhan dan Roh Kudus (Matius 3:16-17, Wahyu 2:11).
  2. Memuliakan Tuhan dengan tubuh kita (1 Korintus 6:19-20, 1 Tawarikh 4:9-10, 2 Samuel 22:26-27).
  3. Memuliakan Tuhan dengan harta kita (Amsal 3:9-10, Yesaya 48:18-19, Matius 6:31-33, Roma 14:17-19).
  4. Hati-hati dengan hati kita (Ibrani 12:26-29, Hagai 2:6-9). “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya!” Kita harus banyak mengucap syukur (1 Tesalonika 5:18), beribadah kepada Tuhan dengan cara yang berkenan kepada-Nya (Roma 12:1-2, Yehezkiel 47:1-5), dan jangan takut (1 Yohanes 4:18).
  5. Memenangkan peperangan rohani. Kuncinya adalah unity, namun kita harus ingat untuk tidak mencuri kemuliaan Tuhan dan jangan mengambil keuntungan pribadi dari pelayanan ini.

Pesan Natal Gembala Pembina

Shalom,

Memasuki tahun 5772, tahun “Ayin Beth”, Tuhan memberikan pesan-Nya bahwa “Tahun 2012 adalah Tahun Perkenanan Tuhan!” (The Year of God’s favor). Ada perkara yang luar biasa dengan tahun perkenanan Tuhan, sebab di sini artinya Tuhan yang berkenan! Tuhan yang mau!

Tuhanlah yang berkehendak sehingga tidak ada yang bisa menghalangi! Di tahun 2012, Saudara akan banyak mengalami apa yang disebutkan dalam 1 Kor 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.””

Tahun 5772 adalah tahun Ayin Beth, “Ayin” berarti mata. Berbicara tentang mata Tuhan dan mata kita. Mazmur 32:8 Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.” Kita akan menerima nasehat, tuntunan dan ajaran Tuhan jika mata kita hanya tertuju kepada-Nya dan tidak kepada yang lain-lain. “Beth” berarti Bait atau rumah, Tuhan memberikan pesannya yang begitu kuat tentang rumah melalui 1 Kor 6:19-20 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!”

Tuhan selalu ingatkan kita bahwa tubuh kita adalah bait Roh Kudus dan itu miliknya Tuhan, bukan milik kita sendiri. Artinya kita harus memuliakan Tuhan dengan tubuh kita dan kekayaan kita. Kalau Saudara lakukan seperti itu maka multiplikasi dan promosi pasti terjadi dalam hidup Saudara.

Kalau kita mengerti bahwa tubuh ini adalah rumah-Nya Roh Kudus, maka kita akan mengerti bahwa tubuh ini juga adalah:

  1. Rumah Roti (House of Bread). “Roti” berbicara tentang firman Tuhan. Yoh 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” Firman itu ada di dalam kita sehingga tubuh kita disebut Rumah Roti atau Rumah Firman. Di dalam Yoh 15:7 Tuhan Yesus berkata Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.” Jika Firman Tuhan tinggal di dalam kita maka kesukaan kita adalah firman Tuhan dan kita akan merenungkannya siang dan malam serta melakukannya sehingga apa saja yang kita lakukan pasti berhasil.
  2. Rumah Berkat (House of Blessing). Sang pemberi berkat yang terbesar ada di dalam diri kita. Tuhan Yesus itu pemberi berkat terbesar yang luar biasa, Dia rela memberikan nyawa-Nya dan hidup-Nya bagi Saudara dan saya supaya kita  menjadi berkat bagi orang lain. Karena Dia ada di dalam kita maka kita pasti diberkat dan juga menjadi berkat bagi orang lain. Daud pernah berkata Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.” (Mazmur 37:25-26) Apakah Saudara mau diberkat dan menjadi berkat bagi orang lain? Berilah, maka engkau akan diberi, berilah tanpa syarat.
  3. Rumah Damai Sejahtera (House of Shalom). Raja damai itu ada di dalam hati kita. Seharusnya kita adalah orang yang mengalami apa yang dituliskan dalam Yes 48:18 Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti”
  4. Rumah Mujizat (House of Miracle). Sang pembuat mujizat terbesar ada di dalam kita. Tuhan Yesus banyak melakukan mujizat dan Dia ada di dalam kita. Oleh sebab itu Saudara dan saya akan mengalami mujizat demi mujizat. Dan Saudara akan dipakai Tuhan untuk membawa mujizat bagi orang lain. Akan banyak orang yang berseru kepada nama Yesus, dan mereka yang berseru kepada-Nya akan diselamatkan.
  5. Rumah doa, pujian dan penyembahan (House of Pray, Praise and Worship). Gereja ini ada karena Tuhan berikan satu visi sebagai alat untuk merestorasi Pondok Daud. Apa maksud Tuhan merestorasi Pondok Daud? Kis 13:17 Allah umat Israel ini telah memilih nenek moyang kita dan membuat umat itu menjadi besar, ketika mereka tinggal di Mesir sebagai orang asing. Dengan tangan-Nya yang luhur Ia telah memimpin mereka keluar dari negeri itu.” Supaya setiap lutut bertelut dan setiap lidah mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan!

Saudara, Tuhan memberikan 3 karya Roh Kudus yang harus kita pegang erat-erat di dalam doa, pujian dan penyembahan, yaitu:

  • Hadirat Tuhan. Di dalam hadirat Tuhan ada sukacita dan damai sejahtera yang membawa kuasa dan kesembuhan.
  • Pengurapan. Pengurapan merupakan kemampuan supranatural yang Tuhan berikan untuk tugas tertentu.
  • Bahasa Roh. Roh kita dibangun dan perkataan kita terjaga ketika kita berbahasa Roh.

Biarlah ketiga hal ini ada dalam hidup Saudara ketika kita memasuki Tahun 2012 – Tahun Perkenanan Tuhan.

Selamat hari Natal 2011 dan Tahun Baru 2012. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

Pastor’s Message 2011

2011 “TAHUN MULTIPLIKASI DAN PROMOSI”

Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, maka keturunanmu akan seperti pasir dan anak cucumu seperti kersik banyaknya; nama mereka tidak akan dilenyapkan atau ditiadakan dari hadapan-Ku.”” (Yes 48:18-19)

Tuhan menjanjikan kebahagiaan, damai sejahtera dan berkat yang berlipat ganda syaratnya adalah memperhatikan perintah-perintah Tuhan.

RAHASIA MENGALAMI MULTIPLIKASI DAN PROMOSI

  1. Memperhatikan perintah-perintah Tuhan (Yes 48:17-19)
  2. Jangan kuatir akan hidupmu (Mat 6:25-33; Yer 29:11)
  3. Mengandalkan dan berharap hanya kepada Tuhan (Yer 17:7-8)
  4. Jangan ingin menjadi kaya (Ams 10:22)
  5. Muliakan Tuhan dengan tubuhmu (Ams 3:9-10)

MEMPERHATIKAN PERINTAH-PERINTAH TUHAN

Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.” (Yes 50:4)

Caranya:

  1. Telinganya dipertajam setiap pagi untuk mendengar suara Tuhan
  2. Lidahnya membangkitkan semangat orang yang letih lesu
  3. Hatinya dipenuhi kasih mula-mula

BANGKIT DAN MENJADI TERANG

Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.” (Yes 60:1-2) Perintah Tuhan kepada kita adalah bangkit dan menjadi terang.

Apa yang terjadi ketika kita bangkita dan menjadi terang?

Yes 60 mengatakan:

  1. Bangsa-bangsa akan datang menyembah Tuhan Yesus
  2. Akan datang kekayaan berlimpah-limpah secara materi
  3. Damai sejahtera dan keadilan
  4. Tidak ada kekerasan lagi di negerimu
  5. Penduduknya semuanya orang-orang benar

MENGALAMI TEROBOSAN DAN KELIMPAHAN

Ishak adalah orang yang mengalami terobosan dan kelimpahan. Tuhan memberikan berkat yang berlimpah-limpah dalam keluarganya. Tuhan memberkati Ishak 100x lipat.

Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.” (Kej 26:12-13)

Langkah apa yang dilakukan Ishak?

  1. Hidup intim dengan Tuhan (Kej 26:2a)
  2. Tidak memakai sistem dunia (Kej 26:2b)
  3. Tidak terikat oleh harta dunia (Kej 26:2-3a)
  4. Menabur (Kej 26:12)

KEHIDUPAN ORANG BENAR DI AKHIR ZAMAN

Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.” (Mat 24:37) Artinya kedatangan Tuhan Yesus sama halnya seperti pada waktu ar bah datang di zaman Nuh.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Terjadi tiba-tiba pada kebanyakan orang. tetapi pada Nuh, istri, anak dan menantunya tidak demikian.
  2. Keadaan manusia hidupnya rusak penuh dengan kekerasan.

Bukankah kehidupan manusia sebagian besar rusak dan terjadi kekerasan di mana-mana? Inilah tanda-tanda kedatangan Tuhan Yesus sudah dekat. Oleh sebab itu kita harus hidup benar seperti Nuh. Nuh hidup benar, tidak bercela, dan hidup bergaul dengan Allah. Mungkin banyak tantangan yang harus dihadapi dihina, dicemooh, ditinggalkan banyak orang, tetapi Nuh rela melakukan itu semua, pada akhirnya Nuh mengalami multiplikasi dan promosi.

Ini adalah pesan Tuhan kepada kita BERJAGA-JAGALAH DAN BERDOALAH WAKTUNYA SANGAT-SANGAT SINGKAT.

TUHAN YESUS NAIK KE SURGA

Empat puluh hari setelah kebangkitan Tuhan Yesus, Dia naik ke surga. Apa yang dilakukan Tuhan Yesus di Surga?

  1. Dia menyediakan tempat bagi kita semua. “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.” (Yoh 14:1-3)
  2. Dia menjadi pengantara bagi kita. Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.” (Ibr 7:25) Dia menjadi pengantara bagi kita supaya kita memperoleh keselamatan yang sempurna.
  3. Dia mengutus Roh Kudus kepada kita. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.” (Yoh 16:7)

Dampak bagi dunia (Yoh 16:8-11)

  • Roh Kudus akan menginsafkan dunia akan dosa
  • Roh Kudus akan menginsafkan dunia akan kebenaran
  • Roh Kudus mengingatkan dunia akan penghakiman

Dampak bagi kita

  • Roh Kudus akan memimpin kita di dalam seluruh kebenaran (Yoh 16:13)
  • Roh Kudus akan memberitahukan kepada kita hal-hal yang akan datang (Yoh 16:13)
  • Roh Kudus selalu memuliakan Tuhan Yesus (Yoh 16:14)
  • Roh Kudus memberikan kuasa untuk menjadi saksi Yesus (Kis 1:8)

PENCURAHAN ROH KUDUS

Ada 4 dampak yang terjadi setelah Roh Kudus dicurahkan, yaitu:

  1. Mujizat-mujizat terjadi.
  2. Perubahan cara hidup jemaat setelah Roh Kudus dicurahkan hidup jemaat menjadi berubah, mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul. Mereka bersekutu dengan gembira dan tulus hati. Tidak ada yang berkekurangan. Memberi dan menabur menjadi gaya hidup mereka.
  3. Goncangan-goncangan terjadi.
  4. Perubahan paradigma dalam pelayanan.

JANJI MULTIPLIASI DAN PROMOSI

  1. Janji pembebasa dari Tuhan (Yes 29:10)
  2. Janji Tuhan akan masa depan yang penuh harapan (Yer 29:11)
  3. Janji Tuhan untuk menjawab doa (Yer 29:12-13)
  4. Janji pemulihan dari Tuhan (Yer 29:14)

KARYA ROH KUDUS

Ada 3 macam karya Roh Kudus yang harus kita pegang erat-erat di dalam kehidupan doa, pujian dan penyembahan, yaitu:

  1. Hadirat Tuhan
  2. Pengurapan
  3. Bahasa Roh

RUMAH ROH KUDUS

Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?” (1 Kor 3:16)

Jika kita Rumah Roh Kudus maka kita akan mengerti bahwa tubuh kita adalah:

  1. RUMAH ROTI (House of Bread). Roti berbicara tentang Firman Tuhan. “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.”
  2. RUMAH BERKAT (House of Blessing). Tuhan Yesus adalah pemberi berkat yang paling besar, Dia telah memberikan nyawa-Nya bagi Saudara dan saya.
  3. RUMAH DAMAI SEJAHTERA (House of Shalom). “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti” Kita harus memberikan damai sejahtera bagi orang lain.
  4. RUMAH MUJIZAT (House of Miracle). Mujizat yang dilakukan Tuhan Yesus itu masih ada sampai dengan hari ini. Hidup ini penuh dengan mujizat karena Dia yang membuat mujizat itu ada di dalam kita dan kita juga akan dipakai oleh Tuhan untuk membuat mujizat bagi orang lain.
  5. RUMAH DOA, PUJIAN DAN PENYEMBAHAN (House of Pray, Praise and Worship). Gereja ini ada dengan satu visi yang Tuhan berikan yaitu menjadi alat Tuhan untuk merestorasi Pondok Daud. Pondok Daud berbicara tentang doa, pujian dan penyembahan dalam unity siang dan malam.

Engkaulah Allah yang melakukan keajaiban; Engkau telah menyatakan kuasa-Mu di antara bangsa-bangsa.”

(Mazmur 77:15)

MUJIZAT MASIH ADA!