Menjadi Penuai Jiwa Di Akhir Zaman

Ini adalah era penuaian jiwa besar-besaran, yang harus kita lakukan adalah:
1) Pertajam sabit. Yoel 3:13  Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian; marilah, iriklah, sebab sudah penuh tempat anggur; tempat-tempat pemerasan kelimpahan, sebab banyak kejahatan mereka. Jika sabit tumpul, akan sulit untuk menuai. Kita harus menjadi sabit yang tajam di tangan Tuhan agar cepat menuai. Sabit harus diasah supaya tajam, kita tajam melalui a) proses demi proses kehidupan (harus miliki respon yang benar dalam setiap proses); b) perkuat DNA kita, yaitu: “Restorasi Pondok Daud”prajurit-prajurit yang gagah perkasa yang mempunyai gaya hidup doa, pujian, penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam yang melakukan kehendak Bapa pada zaman ini. Kehendak Bapa yaitu menuai jiwa. Tuhan menghendaki agar kita menjadi prajurit yang gagah perkasa (prajurit yang menang dalam setiap pencobaan), bukan jemaat biasa. Banyak berdoa dan berpuasa untuk mematikan kedagingan.
2) Perkuat jala. Lukas 5:6  Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. Jala berbicara tentang unity (kesatuan) dan banyak merendahkan diri, merendahkan hati di hadapan Tuhan (banyak introspeksi diri dan minta ampun atas segala dosa yang disadari ataupun tidak). Tuhan Yesus akan segera datang menjemput umat-Nya yang tanpa cacat cela.

Advertisements

Prajurit Pemenang

Tahun 2016 adalah tahun pembebasan seutuhnya. Pendoa syafaat harus mengalami terobosan, yaitu hingga jiwa-jiwa bertobat dan mengalami Tuhan.

Ini era peperangan rohani yang dahsyat dan kita sebagai prajurit Allah yang gagah perkasa harus menang melawan keakuan kita. Seorang prajurit harus tahu komandannya. DNA kita adalah restorasi pondok Daud, yaitu prajurit-prajurit Tuhan yang gagah perkasa yang mempunyai gaya hidup doa, pujian dan penyembahan bersama-sama siang dan malam yang melakukan kehendak Bapa pada zaman ini. Kehendak Tuhan zaman ini adalah menuai jiwa-jiwa, strateginya:
1) Menjadi prajurit Tuhan yang gagah perkasa
2) Gaya hidupnya doa, pujian dan penyembahan

Peperangan rohani itu seumur hidup kita, dan seorang prajurit harus:
a) Memiliki strategi peperangan.
b) Tekun, kita pasti akan menuai jika kita tidak menjadi lemah.
c) Memperbaharui pemetaan, agar tidak ‘salah langkah’ dalam berperang. Pemetaan itu mencakup: riset sejarah (masa lalu), riset fisik (yang kelihatan), riset rohani (yang tidak terlihat).
d) Jangan sembarangan bicara (terus perkatakan yang baik), semakin rendah hati-introspeksi diri-hidup kudus, banyak masuk hadirat Tuhan, hanya mendengar suara komandannya dan bergeraj sesuai komando.

Tahun Ayin Beth – 5772

Shalom!

Sejak tanggal 28 September 2011 sampai 16 September 2012 kita memasuki tahun 5772 (Tahun Ayin Beth) secara penanggalan Ibrani. Tahun 2012 adalah “Tahun Perkenanan  Tuhan”.

Mazmur 32:8 berkata Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.” Ayin (angka 70) berbicara tentang mata Tuhan yang terus memandang, mengawasi, menuntun dan memberi nasihat bagi kita; Ayin juga berbicara tentang mata kita yang harus hanya senantiasa tertuju kepada Tuhan Yesus (cinta Tuhan, menurut dan menyenangkan Tuhan).

1 Korintus 6:19-20 berkata Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” Beth (angka 2) berbicara tentang bait/rumah. Kita adalah rumah Roh Kudus (tubuh kita milik Tuhan); rumah roti (kita memberi makanan/Firman Tuhan bagi orang lain); rumah doa, pujian dan penyembahan; rumah mujizat; rumah berkat dan damai sejahtera.

Selain itu, Beth juga berbicara tentang awal penciptaan/penciptaan yang baru (doa-doa kita selama ini yang belum terjawab, akan dijawab Tuhan secara dahsyat). Tuhan inginkan agar kita memperhatikan baik-baik setiap perkataan yang kita ucapkan karena melalui perkataan, kita sedang menciptakan sesuatu. Oleh karena itu, perkatakanlah hal yang baik dan memberkati.

Beth juga berbicara tentang rumah tangga/keluarga Tuhan (akan ada banyak rumah tangga yang dipulihkan Tuhan) dan tentang zona berkat ‘bagi orang yang tidak mata duitan/mata keranjang/jelalatan’. Yang terpenting hari-hari ini adalah fokus kepada Tuhan dan menyenangkan-Nya, sedangkan bagian Tuhan adalah menyenangkan hidup kita.

Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”” (1 Korintus 2:9)