Krisis Keuangan Yang Datang Bersamaan Dengan Pelipatgandaan Mujizat

Shalom!
Prinsip orang Yahudi yang memegang perjanjian dengan Tuhan begitu fenomenal hingga mempengaruhi keadaan keuangan seluruh dunia, karena penguasa keuangan dunia adalah orang Yahudi. Sangat sulit memboikot produk-produk Yahudi karena produk-produk tersebut sebagian besar menjadi penunjang kehidupan kita. Kita memang bukan orang Yahudi namun disadari atau tidak, kita selalu terkena dampak dari apa yang dilakukan oleh orang Yahudi. Imamat 25:1-7 berkata “TUHAN berfirman kepada Musa di gunung Sinai: “Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Apabila kamu telah masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepadamu, maka tanah itu harus mendapat perhentian sebagai sabat bagi TUHAN. Enam tahun lamanya engkau harus menaburi ladangmu, dan enam tahun lamanya engkau harus merantingi kebun anggurmu dan mengumpulkan hasil tanah itu, tetapi pada tahun yang ketujuh haruslah ada bagi tanah itu suatu sabat, masa perhentian penuh, suatu sabat bagi TUHAN. Ladangmu janganlah kautaburi dan kebun anggurmu janganlah kaurantingi. Dan apa yang tumbuh sendiri dari penuaianmu itu, janganlah kautuai dan buah anggur dari pokok anggurmu yang tidak dirantingi, janganlah kaupetik. Tahun itu harus menjadi tahun perhentian penuh bagi tanah itu. Hasil tanah selama sabat itu haruslah menjadi makanan bagimu, yakni bagimu sendiri, bagi budakmu laki-laki, bagi budakmu perempuan, bagi orang upahan dan bagi orang asing di antaramu, yang semuanya tinggal padamu. Juga bagi ternakmu, dan bagi binatang liar yang ada di tanahmu, segala hasil tanah itu menjadi makanannya.” Tuhan menguduskan hari ke-7. Kudus dan suci itu berbeda. Suci itu berarti dibersihkan hingga tak bernoda, sedangkan kudus itu berarti dipotong, dipisahkan, diperlakukan secara berbeda sehingga memiliki hasil yang berbeda dengan orang yang tidak kudus. Hal ini berarti juga kegiatan kita di hari ke-7 harus berbeda dengan kegiatan yang kita lakukan di hari ke-1 hingga ke-6, begitu juga dengan tahun ke-7. Jika tahun ke-7 disebut tahun Sabbath, maka tahun ke-7 yang ke-7 (seventh seven, tahun ke 49) berarti tahun super Sabbath, itulah mengapa tahun ini disebut tahun double Sabbath. Kita harus berhati-hati dengan setiap perkataan kita karena suatu hari nanti kita pasti akan memakan buahnya. Krisis selalu terjadi setiap tujuh tahun karena perjanjian orang Yahudi dengan Tuhan, yaitu mereka harus memenuhi masa perhentian penuh (sabat) di tahun ke-7 sehingga ketidakproduktifan bangsa pemegang keuangan dunia tersebut berdampak pada kehidupan seluruh bangsa di dunia. 2 Tawarikh 36:12 berkata “Dengan demikian genaplah firman TUHAN yang diucapkan Yeremia, sampai tanah itu pulih dari akibat dilalaikannya tahun-tahun sabatnya, karena tanah itu tandus selama menjalani sabat, hingga genaplah tujuh puluh tahun.” Jika kita melupakan ‘sabat’, suatu hari nanti kita akan menanggung akibatnya. Jadi, kita harus merelakan hati kita ketika Tuhan sedang ‘memproses’ kita. Lakukanlah segala sesuatunya karena Tuhan, bukan karena ‘pembuktian diri’. Bagi anak Tuhan, krisis adalah ‘pemurnian’ bagi ‘kesehatan’ kerohanian maupun jasmani kita, maka relakanlah jika kadang kita harus ‘kehilangan’ karena mungkin hal-hal tersebut bukan dari Tuhan sehingga harus dibuang; jika hal tersebut adalah bagian kita pasti akan Tuhan pertahankan bagi kita. Krisis terjadi agar ada keseimbangan antara si miskin dan si kaya, selain itu membuat kita bersandar sepenuhnya kepada Tuhan. Cara untuk menghadapi krisis, yaitu: setelah diberkati, berkat tersebut dimanfaatkan untuk membuka bisnis baru. Namun, hal tersebut berpotensi membuat kita sombong. Selain itu, di tahun ini ada jenis berkat yang mana hanya Tuhan saja yang dapat melakukannya: Tuhan yang bekerja sedangkan kita diam saja berharap pada-Nya. Inilah yang membuat kita memuliakan Tuhan. Jika kita menginginkan ‘tanah’, kita harus memegang perjanjian dengan Tuhan, Sang Empunya tanah.

Advertisements

Lea VS Rahel

KEJADIAN 29:16-35 & KEJADIAN 30:1-25

Shalom!

Umat percaya adalah orang-orang yang paling berbahagia di bumi ini karena kita memiliki Firman Tuhan sebagai petunjuk kehidupan kita, maka hal-hal apapun yang terjadi dalam kehidupan kita…hadapilah sesuai dengan Firman Tuhan, kita harus lebih banyak berada dalam hadirat Tuhan juga berdoa dan berpuasa. Kita umat percaya memiliki satu DNA yang sama, yaitu DNA Kristus; namun akhir kehidupan kita bisa berbeda tergantung bagaimana kita menjalankan kehidupan kekristenan kita. Ketika kita mengalami hal yang tidak baik, belum tentu hal tersebut adalah akhir kehidupan kita. Tuhan bisa memakai semua orang dari berbagai macam latar belakang, dan Tuhan adalah Tuhan yang adil maka pastilah Ia akan membela kita jika kita menjaga hati dan kekudusan di hadapan-Nya. Tuhan melihat sikap hati, bukan salah atau tidaknya sebuah keadaan. Namun, ketika Tuhan membela kita…hendaklah kita tetap menjaga hati di hadapan-Nya dengan tetap rendah hati. Tuhan memberkati kita secara penuh, tidak setengah-setengah. Berkat Tuhan diberikan kepada kita bukan untuk membuat kita sombong tetapi untuk lebih banyak bersyukur. Berkat Tuhan bisa membuat orang mendekat kepada kita tetapi kita tidak boleh menjerat orang dengan berkat tersebut. Perhatikan sebuah pelajaran dari kehidupan Lea dan Rahel dalam menjalani kehidupan kita di tahun Ayin Hey (5775) mendatang: nilai kehidupan kita di hadapan Tuhan ditentukan oleh bagaimana kita memperlakukan musuh kita. Lea memang sepertinya ‘tidak baik’ di awal kisah ini, namun semakin lama imannya semakin bertumbuh kepada Tuhan; dibandingkan Rahel yang begitu ‘sempurna’ di awal kisah ini namun keadaan yang buruk begitu mempengaruhinya sehingga hidupnya semakin jauh dari Tuhan. Lea semakin mengerti bahwa berkat demi berkat yang ia terima berasal dari Tuhan dan ia semakin bersyukur karenanya, tidak seperti Rahel yang malah mengandalkan kuasa terafim (berhala) sebagai sumber berkat dalam hidupnya. “Tetapi Rahel telah mengambil terafim itu dan memasukkannya ke dalam pelana untanya, dan duduk di atasnya. Laban menggeledah seluruh kemah itu, tetapi terafim itu tidak ditemuinya.” (Kejadian 31:34) Percayalah bahwa ketika Tuhan memberkati kita dengan limpahnya, pasti Ia pun akan menjaga kehidupan kita, tidak membiarkan kita jatuh karena berkat tersebut. Kejadian 35:16 berkata “Sesudah itu berangkatlah mereka dari Betel. Ketika mereka tidak berapa jauh lagi dari Efrata [berkat ganda], bersalinlah Rahel, dan bersalinnya itu sangat sukar. Sedang ia sangat sukar bersalin, berkatalah bidan kepadanya: “Janganlah takut, sekali inipun anak laki-laki yang kaudapat.” Dan ketika ia hendak menghembuskan nafas–sebab ia mati kemudian–diberikannyalah nama Ben-oni [anak yang tak pernah beruntung] kepada anak itu, tetapi ayahnya menamainya Benyamin. [anak kepercayaan ayah]” Yang terpenting dalam kehidupan kita bukanlah keadaannya, tetapi bagaimana kita meresponi keadaan tersebut. Terkadang kita seperti ‘kena getahnya’ dari perbuatan salah orang lain, namun percayalah bahwa itu indah bagi kita karenanya hadapilah hal tersebut dengan cara Tuhan.

Orang Sabar Yang Menanti Waktu Tuhan

Matius 20:20-24

Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya. Kata Yesus: “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya: “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.” Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: “Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?” Kata mereka kepada-Nya: “Kami dapat.” Yesus berkata kepada mereka: “Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.” Mendengar itu marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu.”

Shalom!

Seringkali kita meminta sesuatu hal yang tidak kita ketahui/mengerti kepada Tuhan dengan menuntut namun setelah Tuhan mengabulkan hal tersebut, kita pun tidak siap menerimanya (menanggung konsekuensinya). Tahun 2014 adalah tahun peperangan rohani yang besar, karenanya kita harus bangkit menjadi seorang prajurit Tuhan yang gagah perkasa dengan banyak berdoa, terutama berdoa bagi kesejahteraan dan keamanan bangsa Indonesia. Kita diberi kuasa untuk mengubah nasib bangsa ini melalui doa. Belajarlah  untuk peka mendengar suara Tuhan, Tuhan berbicara kepada setiap orang dengan cara yang berbeda tergantung ‘background’ orang tersebut.

Peperangan telah dimulai, maka kita harus menjaga diri, berdoa sungguh-sungguh, berpuasa dan ‘periksa barisan’ (jangan buka celah). Perhatikan keluarga kita, roh yang sedang dilepaskan oleh kuasa kegelapan hari-hari ini adalah roh yang menyebabkan perselingkuhan sehingga mengakibatkan banyak jiwa melayang demi pembalasan dendam atas kejadian tersebut. Kuasailah diri kita sedemikian rupa sehingga kita menyenangkan Tuhan, tidak hanya melakukan hal yang hanya mengenakan kita namun tidak berkenan kepada Tuhan. Akhir-akhir ini kita akan ‘diserang’ dengan ketidaksabaran melalui tawaran-tawaran yang menggiurkan (harta, tahta, cinta). Berhati-hatilah, jangan langsung terpengaruh dengan tawaran tersebut dan patah semangat dengan keadaan hidup kita yang tiba-tiba berubah tanpa bisa diantisipasi karena hidup kita tidaklah tergantung oleh hal tersebut, namun tergantung dari Firman Tuhan. Jangan bodoh menyikapi hidup yang tidak stabil akhir-akhir ini dengan melakukan sesuatu yang melebihi iman kita! Jangan paksa Tuhan untuk menyelesaikan masalah dengan cara kita tetapi carilah kehendak Tuhan karena hanya Tuhan yang sanggup memberikan jalan keluar dan kelegaan yang sempurna di tengah himpitan pergumulan hidup. Tak perlu bersungut-sungut dengan mengatakan hal yang tidak kita mengerti, tetapi berhikmatlah…bertindak dengan bijak karena segala sesuatunya terjadi atas seizing Tuhan.

Hal yang terus menjadi perdebatan antara orang Yahudi dan orang Kristen adalah pemahaman akan Taurat: orang Yahudi menganggap bahwa orang Kristen tidak menganggap Taurat menskipun percaya bahwa Yesus Kristus adalah Mesias. Kelak Tuhan akan mengangkat orang-orangnya dan membuktikan bahwa Taurat-Nya (hukum-Nya) itu teguh dan benar. Jangan menganggap remeh hukum Taurat atau meniadakannya karena hal tersebut adalah dosa di hadapan Allah. Kita memang umat-umat yang ‘by pass’ karena tak perlu melakukan ‘ritual hukum Taurat’ seperti orang Israel zaman dahulu tetapi atas perkenanan Tuhan maka kita dilayakkan untuk berhubungan langsung dengan-Nya namun karena ‘kenyamanan’ tersebut kita menjadi umat yang lebih banyak pelanggarannya karena ‘meringankan’ perintah Tuhan. Marilah menjadi umat Tuhan yang hidupnya diatas rata-rata dengan tidak menjadi serupa dengan dunia ini.

Fakta Alam Di Akhir Zaman

Kisah 3:21

“Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.”

Shalom!

Menjelang akhir zaman, pengetahuan akan semakin bertambah. Akhir zaman sangat berkaitan dengan keadaan alam karena setiap kali Tuhan akan melaksanakan sebuah peristiwa, Ia akan memberi tanda-tanda melalui alam. Orang yang tidak dekat dengan Tuhan selalu memiliki jawaban secara ilmu pengetahuan atas segala peristiwa, sedangkan anak-anak Tuhan mengerti bahwa segala sesuatunya adalah rencana Tuhan. Penanda waktu akhir zaman adalah gerhana bulan total dan gerhana matahari total (Lukasi 21:28, Yoel 2:31, Kisah 2:20, Matius 24:29, Wahyu 6:12).

Gerhana matahari total sangat jarang terjadi, gerhana bulan total pun hanya terjadi 8 kali sepanjang sejarah. Tetrad adalah pola astronomi khusus dimana terjadi 4 kali gerhana bulan total secara berurutan. Tetrad yang bertepatan dengan hari raya orang Yahudi terjadi setelah bangsa Israel mengalami bencana. Diprediksi bahwa antara tahun 2014-2015 akan terjadi ‘sixtrad’, yaitu gerhana bulan dan matahari total yang terjadi bertepatan dengan hari raya orang Yahudi sebanyak 6 kali secara berturut-turut.

Perhatikanlah, bahwa sebagai orang Kristen yang sungguh-sungguh..kita akan mengalami banyak aniaya di hari-hari terakhir ini, karenanya kita harus banyak berdoa dan berpuasa. Tuhan melihat hati kita ketika kita berdoa, bukan dengan konsep/kata-kata doa kita.

Penanggalan yang sesuai dengan penanggalan Tuhan adalah sistem penanggalan luna-solar, yaitu sistem penanggalan orang Yahudi.

7 Hari Raya orang Yahudi (Mosaic Covenant):

  1. Paskah [14 Nisan] – pengorbanan
  2. Roti tak beragi [15 Nisan] – tanpa dosa, jangan berlambat-lambat melakukan kebenaran
  3. Buah sulung [17 Nisan] – pembebasan
  4. Pentakosta/7 minggu/Panen – turunnya Taurat & Roh Kudus
  5. Peniupan Sofar [1 Tishri] – hari tak tentu
  6. Pendamaian/Kippur [10 Tishri] – Wahyu 2:10, Hosea 5:15, Yes 53
  7. Tabernakel/Sukkoth [15 Tishri] – Wahyu 7:9, temporer ke permanen

Sistem penanggalan Yahudi berhubungan erat dengan kehidupan kerohanian kita, karena Tuhan menetapkan matahari dan bulan sebagai tanda yang menunjukan masa-masa (Kejadian 1:14 & Yeremia 31:35). Point nomor 1-3 adalah tentang kehidupan pertobatan kita, point nomor 4 menggambarkan kehidupan kita selama hidup di bumi setelah lahir baru, sedangkan point nomor 5-6 merupakan pewahyuan tentang surga.

Berdasarkan 1 Korintus 15:52 dan 1 Tesalonika 4:16, jelas bahwa Tuhan Yesus akan datang untuk kali kedua setelah bunyi nafiri terakhir ditiup, tetapi kita tidak pernah tahu kapan waktu yang tepat akan kedatangan-Nya karena hari tersebut jatuh pada tanggal 1 Tishri (hari yang tak tentu).

Manusia terbatas untuk mengerti banyak hal. Hal terpenting yang harus kita lakukan dalam menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kali kedua adalah menginjili jiwa-jiwa yang terhilang dan hidup kudus.

APA YANG KITA AKAN HADAPI DI TAHUN 2013?

Wahyu 3:10

“Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.”

 

Shalom!

Tahun 2013 kita dilambangkan sebagai seekor unta, hal ini berarti kita pun akan mengalami banyak tantangan di tahun 2013 seperti unta dan harus mampu bertahan hidup di lingkungan yang sangat ekstrim, karenanya kita harus memiliki pengurapan ganda dari Tuhan karena iblis yang kita hadapi pun berkekuatan ganda. Kita pun harus belajar seperti burung rajawali yang dewasa dalam mengatasi setiap masalah untuk naik ke level yang lebih tinggi, yaitu harus rela mengalami “proses” dan banyak masuk Menara Doa.

Bagaimana kuasa kegelapan masuk ke dalam kehidupan kita? (Perhatikan bahwa setiap “musuh” bangsa Israel menggunakan “label 666” -Daniel 3:1-5, 1 Samuel 17:4-7,45) Kuasa kegelapan bekerja melalui kesombongan dan menggunakan musik untuk tujuan penyembahan yaitu kepada dewa-dewa pagan di Timur Tengah. Berhati-hatilah memilih lagu karena hal itu bisa menjadi “racun” yang mematikan bagi kita!

Iblis dilambangkan sebagai burung phoenix dan naga. Awalnya organisasi Illuminati & Freemasonry bekerja secara rahasia, namun di akhir zaman mereka menggunakan simbol-simbol kuasa kegelapan yang “dikampanyekan” melalui event-event global/para selebriti dunia yang telah mengikat perjanjian dengan organisasi mereka untuk “membunuh” generasi muda. Hal ini merupakan kejadian berulang seperti ketika kelahiran Musa dan Tuhan Yesus, dimana setiap anak-anak yang lahir (generasi baru) harus dibunuh karena akan mengancam/menggagalkan rencana iblis untuk membinasakan umat manusia.

Daniel 11:37 “Juga para allah nenek moyangnya tidak akan diindahkannya; baik pujaan orang-orang perempuan maupun allah manapun juga tidak akan diindahkannya, sebab terhadap semuanya itu ia akan membesarkan diri.” Tipe antikris yaitu: seorang keturunan Yahudi/Kristen yang mendukung hubungan sesama jenis.

Matius 17:21 berkata “Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.” Ini adalah senjata kita untuk menangkal pengaruh “iblis edisi 2013”. Jadikan “berdoa & berpuasa” menjadi gaya hidup kita!

Wahyu 13:18 berkata “Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.”

Tuhan Yesus memberkati.

MENJADI “UNTA” DI AYIN GIMEL

Kejadian 1:14-15

“Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.” Dan jadilah demikian.”

 

Shalom!

            Manusia tidak pernah tahu apa yang akan dilakukan Tuhan atas dunia kecuali Tuhan memberikan pewahyuan terlebih dahulu karena Tuhan memiliki momentum-Nya sendiri. Untuk mengerti rencana Tuhan harus menggunakan Yeremia 31:35, yaitu “Beginilah firman TUHAN, yang memberi matahari untuk menerangi siang, yang menetapkan bulan dan bintang-bintang untuk menerangi malam, yang mengharu biru laut, sehingga gelombang-gelombangnya ribut, –TUHAN semesta alam nama-Nya:”  Inilah acuan penanggalan yang Tuhan kehendaki, yaitu penanggalan Matahari (penanggalan Gregorian) dan penanggalan Bulan (penanggalan yang maju 11 hari dari penanggalan Matahari). Kedua sistem penanggalan ini harus berjalan seimbang agar sesuai dengan penanggalan Tuhan, karenanya akhir-akhir ini kita mengikuti penanggalan Yahudi (penanggalan yang tepat). Jika sistem penanggalan yang kita gunakan tidak seimbang (Matahari saja atau Bulan saja), maka perhitungan momentum Tuhan kurang sempurna.

Kisah Rasul 1:8 berkata “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.Ujung bumi Israel adalah Indonesia (Yesaya 42:10-12).

Indonesia adalah pantulan (cerminan) dari Israel. Apa yang terjadi di Indonesia tergantung dari keadaan di Israel, karenanya akhir-akhir ini perhatikan kultur Negeri Perjanjian untuk mengerti pesan Tuhan kepada kita di akhir zaman.

Pengurapan adalah kemampuan surga yang diberikan kepada manusia agar dapat menyelesaikan tugas Tuhan di muka bumi. Tahun 5773 (Ayin Gimel) menggambarkan tentang kehidupan seekor unta di tengah keadaan yang sangat ekstrim. Hal ini berarti kita akan masuk tahun penuh tantangan dimana kita akan siap naik ke level selanjutnya. Orang Kristen dilambangkan sebagai: (1)Ikan, karenanya kita sebagai orang Kristen harus tinggal di dalam air (Roh Kudus); (2)Burung rajawali yang mampu mengatasi badai, rajawali terbang sendirian dan melawan arus; (3)Domba, tidak punya senjata selain doa.

Tahun 2013 adalah “Movement Year” [Tahun Kegerakan] –Tahun Restorasi/Pemulihan Seutuhnya. Tanda-tanda kedatangan Tuhan sudah sangat jelas, karenanya tahun depan “paksa diri kita untuk bergerak” dari zona nyaman kita –utamakanlah hal-hal yang rohani. Tahun 2013 adalah tahun dimana Tuhan akan mengembalikan hal-hal yang pernah hilang dari kita di tahun sebelumnya. Bersungguh-sungguhlah mengejar apa yang Tuhan kehendaki karena kita akan melewati sebuah proses untuk naik level. Paksa diri kita untuk melakukan kehendak Tuhan! Percayalah, Tuhan melindungi kita dengan sempurna di masa-masa pencobaan yang menimpa bumi. Tuhan Yesus memberkati.

WASPADAI KEGERAKAN KUASA KEGELAPAN! [penyesatan]

Wahyu 3:10

“Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.”

 

Shalom!

            2013: “Face the reality” [Hadapi kenyataan] dengan Matius 17:21 “(Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.)”

Yesaya 6:1-2 berkata “Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.” Jika kita ingin melihat kemuliaan Tuhan, maka janganlah menginginkan segala sesuatu! Jangan mengambil apa yang bukan hak kita (Keluaran 20:17)! Ambilah hak yang sudah menjadi bagian kita tepat pada waktunya.

Yesaya 6:2 berkata “Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka [tidak mencuri kemuliaan Tuhan], dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka [tidak mengetahui kemana jalan mereka, selain Tuhan yang mengetahuinya] dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang [kita hidup di bumi tetapi “nge-Roh”].”

Yesaya 6:3-4 berkata “Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!” Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itupun penuhlah dengan asap.” Seraphim adalah seseorang berwajah manusia dan bercahaya, bergerak seperti ular dan bertugas untuk membuka jalan bagi Tuhan.

Jangan kompromi dengan kuasa kegelapan! Ujilah segala sesuatu apakah sesuai dengan hikmat Tuhan. Kita diberi kuasa untuk menghadapi kuasa kegelapan dengan “Ya” atau “Tidak”.

Ciri Antikris paling jelas, yaitu mendukung hubungan sesama jenis. Awalnya organisasi Illuminati & Freemasonry bergerak secara rahasia namun kini mereka menyatakan dirinya melalui lambang-lambang tertentu. Kuasa kegelapan dilambangkan dengan burung phoenix [lambang penyembahan dewa pagan di Timur Tengah] dan naga. Tahun 2012 adalah tahun pelepasan “manusia iblis” namun percayalah “…Akupun akan melindungi engkau dari hari  [jam]  pencobaan yang akan datang…”. Iblis akan bergerak dengan menyerang anak-anak muda melalui kecanggihan teknologi, musik dan gaya hidup yang dicontohkan oleh para selebritis dunia yang sebelumnya harus menyetujui kontrak dengan pihak Illuminati jika ingin terkenal. Tuhan Yesus memberkati.

Hal Keuangan

Shalom!

Kesuburan tanah tergantung pola hidup manusia yang berada di atasnya, yaitu hidup benar dan memegang teguh perjanjian dengan Tuhan. Kerusakan ekonomi adalah salah satu tanda akhir zaman, karenanya kita harus waspada terhadap berbagai “penyakit keuangan” (mau instant, hidup dalam daging/dosa, ingin dihormati manusia) dengan selalu memberikan segalanya bagi Tuhan, tidak berniat menjadi seperti Tuhan dan selalu menabur.

Tahun 2012 adalah tahun “pendahuluan” perkenanan Tuhan, karenanya bersiap-siaplah untuk menerima “tsunami kelimpahan” di tahun 2013. Perhatikan bahwa kelimpahan dapat memisahkan orang-orang Kristen sejati dan orang-orang Kristen yang tidak sejati. Tuhan memberkati kita dengan berlimpah-limpah agar kita dapat beribadah dengan baik, tidak berdosa dan tahan menghadapi penyesatan.

Berkat Tuhan ada 3 jenis, yaitu:

  1. Hadiah yaitu berkat yang diterima tanpa perjuangan apapun, tetapi hanya karena kasih karunia Tuhan dan jarang terjadi.
  2. Berkat yang diperoleh karena doa, sifatnya spesifik tergantung kebutuhan pribadi masing-masing dan perlu iman.
  3. Amsal 28:20 berkata Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman.”

Pekerjaan yang harus kita lakukan dengan baik dalam hal keuangan, yaitu:

  1. Ketahui talenta Anda, hidup di luar talenta yang dimiliki adalah dosa karena tidak tahu pasti apa yang harus dilakukan. Berhikmatlah, talenta adalah sebuah anugerah besar! Talenta adalah hal yang paling Anda sukai, membuat Anda lupa waktu ketika mengerjakannya, bersedia dibayar minimum ataupun tidak sama sekali ketika diminta untuk mengerjakannya, merasakan kreativitas bertambah, bertumbuh lebih cepat dibanding teman seangkatan Anda, tidak mudah bosan, merasa pekerjaan itu sangat mudah, Anda sering bertemu secara “kebetulan” dengan sesuatu yang menyangkut talenta Anda karena talenta akan “menarik” Anda mendekat kepadanya, Anda sering dipuji oleh orang lain ketika melakukannya. Hati-hati jika Anda masuk ke dalam suatu bidang karena mengikuti teman-teman atau trend yang sedang populer. Kembangkan talenta Anda dengan berbagai cara yang tidak merugikan orang lain.
  2. Hal yang terpenting dalam pekerjaan adalah karakter (Galatia 5:2) –jujur.
  3. Urapan, ini adalah anugerah Tuhan. Pengurapan adalah tanggung jawab.

Bagaimana seharusnya kita mengatur keuangan kita? Tetap berpegang pada Alkitab, dalam mengatur prioritas pengeluaran untuk hal-hal: (1) Spriritual –persepuluhan & menabur, (2) Investasi (Amsal 24:27) –menabung, (3) Gaya hidup, (4) Rutinitas, (5) Investasi jangka panjang –tanah. Nomor 1 & 2 sifatnya produktif (menghasilkan), sedangkan nomor 3, 4 & 5 sifatnya konsumtif (menghabiskan). Hiduplah secukupnya! Utamakan kuasa, damai sejahtera dan sukacita. Tuhan Yesus memberkati.

Open Heaven Living (Kehidupan Di Bawah Langit Terbuka)

EFESUS 6:11-12

Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”

Shalom!

Ketika seseorang berkelakuan tidak berkenan kepada Tuhan, maka malaikatlah yang ditegur Tuhan (Wahyu 2:1,8,12,18). Kita memiliki malaikat yang mirip dengan kita untuk melayani kita jika kita berkenan kepada Tuhan (Kisah Rasul 12:13-15, Matius 18:10).

Iblis pertama-tama membuat sebuah kubu/benteng (tipu muslihat) untuk membuat berkat Tuhan terhalang bagi umat-Nya. Iblis menggunakan orang-orang yang tidak percaya Tuhan untuk menjadi batu sandungan bagi orang-orang percaya. Inilah yang membuat ada orang Kristen “yang diberkati” dan orang Kristen “yang tidak diberkati” (sebenarnya berkat surga memang selalu mengalir tapi tak pernah diterima).

Kita harus menggunakan perlengkapan senjata Allah (bukan senjata kita) untuk melawan penguasa di alam roh (2 Korintus 10:4-5). Perlu diketahui bahwa setiap daerah memiliki “penguasa”-nya masing-masing sehingga memiliki “pertarungan”-nya masing-masing. Iblis yang menguasainya pun ada tingkatannya tergantung luas wilayahnya (dari tingkatan paling tinggi ke paling rendah: pemerintah, penguasa, penghulu, roh jahat).

Orang yang berada di bawah “kubu itu” ada tiga jenis, yaitu:

  1. Orang yang berdoa namun sia-sia karena hidupnya tidak berkenan kepada Tuhan (1 Korintus 4:9)
  2. Orang yang berdoa namun doanya terhalang oleh “kubu itu” karena hanya ingin memuaskan hawa nafsunya/salah meminta (Yakobus 4:2-3, Mazmur 106:14)
  3. Orang yang berdoa dan doanya menembus “kubu itu” sehingga langit terbuka dan mujizat Tuhan terjadi (Matius 3:16). Ketika kita terhubunga dengan seseorang yang “langitnya terbuka” maka langit kita akan terbuka juga, karena langit yang terbuka itu akan selalu mengikuti kemana orang tersebut melangkah. Nikmatilah dahulu ketika kita merasakan langit yang terbuka itu, dan jangan terburu-buru meminta berkat Tuhan.

Orang yang “langitnya” terbuka pasti hidupnya berbahagia (selalu diberkati), namun orang yang “langitnya” tertutup mulai menggunakan strategi manusia untuk menyelesaikan permasalahan hidupnya. Kita berdoa agar langit terbuka, sedangkan kita beribadah untuk memenangkan peperangan rohani. Keadaan malaikat kita untuk memenangkan peperangan rohani tergantung keadaan kerohanian kita karena keberadaan malaikat kita mirip dengan kita. Ketika kita berdoa namun orang lain yang mendapatnya berarti kita sedang kalah dalam peperangan roh sehingga berkat kita dicuri iblis (Yakobus 1:17). Tuhan Yesus memberkati.

Apa Yang Akan Terjadi Di 2012?

Shalom!

Tahun 2012 adalah tahun pemisahan cakrawala (atas dan bawah), perhatikan pemilu Rusia dan Amerika tahun ini karena setiap daerah yang tertulis di kitab Yehezkiel menjadi dewa benteng yang bertugas merusak dunia.

“Datanglah firman TUHAN kepadaku: “Hai anak manusia, tujukanlah mukamu kepada Gog di tanah Magog, yaitu raja agung negeri Mesekh (Moskow-Rusia) dan Tubal (Tublis) dan bernubuatlah melawan dia dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, hai Gog raja agung negeri Mesekh dan Tubal. Aku akan menarik engkau dengan mengenakan kelikir pada rahangmu dan membawa engkau ke luar beserta seluruh tentaramu, yaitu pasukan berkuda, semuanya berpakaian lengkap, suatu kumpulan orang banyak dengan perisai besar dan kecil dan semuanya berpedang di tangannya. Orang Persia (Iran), Etiopia (Afrika), dan Put (Libya) menyertai mereka dan semuanya dengan perisai dan ketopong; orang Gomer (negara-negara berakhiran -tan) dengan seluruh bala tentaranya, Bet-Togarma (Turki) dari utara sekali dengan seluruh bala tentaranya, banyak bangsa menyertai engkau. orang Gomer dengan seluruh bala tentaranya, Bet-Togarma dari utara sekali dengan seluruh bala tentaranya, banyak bangsa menyertai engkau. Sesudah waktu yang lama sekali engkau akan mendapat perintah; pada hari yang terkemudian engkau akan datang di sebuah negeri yang dibangun kembali sesudah musnah karena perang, dan engkau menuju suatu bangsa yang dikumpul dari tengah-tengah banyak bangsa di atas gunung-gunung Israel yang telah lama menjadi reruntuhan. Bangsa ini telah dibawa ke luar dari tengah bangsa-bangsa dan mereka semuanya diam dengan aman tenteram.” (Yehezkiel 38:1-8)

“Tetapi pada akhir zaman raja negeri Selatan (Mesir) akan berperang dengan dia, dan raja negeri Utara (Rusia) itu akan menyerbunya dengan kereta dan orang-orang berkuda dan dengan banyak kapal; dan ia akan memasuki negeri-negeri, dan menggenangi dan meliputi semuanya seperti air bah. Juga Tanah Permai (Israel) akan dimasukinya, dan banyak orang akan jatuh; tetapi dari tangannya akan terluput tanah Edom, tanah Moab (Edom & Moab = Yordania) dan bagian yang penting dari bani Amon. Ia akan menjangkau negeri-negeri, dan negeri Mesir tidak akan terluput. Ia akan menguasai harta benda emas dan perak dan segala barang berharga negeri Mesir, dan orang Libia serta orang Etiopia akan mengikuti dia. Tetapi kabar-kabar dari sebelah timur (Cina, Korea Utara, Myanmar) dan dari sebelah utara akan mengejutkan hatinya, sehingga ia akan keluar dengan kegeraman yang besar untuk memusnahkan dan membinasakan banyak orang. Ia (antikritus) akan mendirikan kemah kebesarannya di antara laut dan gunung Permai (Sion) yang kudus itu (antikristus adalah dia yang berkharisma luar biasa & diterima secara internasional yang bertujuan hendak mengambil simpati dunia dengan mendamaikan negara-negara sekitar Israel), tetapi kemudian ia akan menemui ajalnya dan tidak ada seorang pun yang menolongnya.” (Daniel 11:40-45)

“Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya (mengikis) orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.” (Daniel 7:25 – cara iblis mengikis iman orang-orang percaya yaitu dengan perlahan-lahan merubah cara pandang orang-orang percaya tentang keuangan (melegalkan pemalsuan/penipuan/pembajakan) – tidak produktif) dan melalui teknologi).

Salah satu dosa akhir zaman adalah “menimbun” –memiliki barang-barang yang tak diperlukan padahal masih memiliki barang-barang lama yang belum terpakai (tidak menerapkan hidup diberkati untuk memberkati); karena sebelum antikristus muncul, ia sudah menduduki tubuh-tubuh Kristus (2 Tesalonika 2:3-4). Tuhan Yesus memberkati.