Berani Memasuki Dimensi Baru

Di tahun permulaan yang baru, kita memasuki dimensi Roh Kudus maka pelayanan kita seharusnya bukan biasa-biasa lagi. Markus 16:17-18 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

Ayin Chet digambarkan dengan pintu gerbang, pintu itu berbicara tentang Tuhan Yesus sendiri. Yohanes 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Yang terpenting adalah kita harus masuk dalam dimensi yang baru dan meninggalkan dimensi yang lama. Barangsiapa tidak masuk dimensi yang baru hanya akan menjadi pelayan Tuhan yang melakukan kehendak dirinya sendiri, bukan melakukan kehendak Tuhan (Matius 7:21-22 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?).

Jadi, bagaimana agar kita masuk dimensi yang baru tanpa takut meninggalkan dimensi yang lama?
1) Melakukan kehendak Tuhan sebagai wujud kasih kita kepada-Nya. Roma 12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

2) Fokus pada Tuhan agar peka mendengar suara-Nya. Mazmur 32:8 Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.

Advertisements