Menjadi Orang Kecil

Matius 2:6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.”

Betlehem merupakan kota terkecil di Israel dan bukan kota metropolitan, melainkan kota para gembala. Gembala notabene merupakan pekerjaan yang hopeless.

1 Korintus 1:27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,

Tuhan Yesus dapat saja lahir di tempat mewah tetapi Ia memilih terlahir di kandang domba (tempat para gembala), begitu pula dalam memilih murid Ia memilih para nelayan di Galilea (orang-orang sederhana). Hal ini menandakan bagaimana Tuhan mengasihi “orang-orang kecil”, jika Ia lahir di tempat mewah tentu para gembala tidak dapat mengunjungi-Nya.

Matius 2:12-13 Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain. Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.”

Malaikat Tuhan menampakan diri kepada Yusuf, hal ini menandakan bahwa Yusuf merupakan orang pilihan yang berkenan kepada Tuhan (Yusuf tidak hidup seperti orang sezamannya). Apa yang bodoh bagi dunia? Lukas 6:35-36 Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.”

Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Iblis tidak perlu seluruh tubuh kita, melainkan hanya salah satu bagian dari tubuh kita untuk membinasakan seluruh kehidupan kita. Iblis mencuri melalui hal-hal berikut:

  1. Kemalasan. Amsal 6:9-11 Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu? “Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring” — maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.
  2. Mata. Matius 5:29-30 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.
  3. Kebencian terhadap sesama (tidak mempedulikan keselamatan orang lain). 1 Yohanes 4:20 Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
Advertisements