Pengampunan

Matius 18:27 Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.

Bapa di surga telah mengampuni kita maka sepatutnyalah kita pun mengampuni orang lain seperti kita telah diampuni. Pengampunan jangan ditunda-tunda sebab kita tidak tahu kapan kesempatan terakhir kita untuk mengampuni. Kesalahan orang lain kepada kita tidak sebesar kesalahan kita kepada Bapa di surga (Matius 18:21-35). 

Banyak dari kita fasih mengatakan Matius 6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; tetapi tidak fasih melakukannya, ini sangatlah menyedihkan Tuhan.

Kasih Kristus bukanlah teori, melainkan praktek. Pengampunan membuka pintu berkat bagi kita sedangkan tidak mengampuni hanya menutup pintu berkat tsb. Matius 18:21-22 Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. 

Lukas 17:3-6 Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia.” Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: “Tambahkanlah iman kami!” Jawab Tuhan: “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.” Melalui ayat ini Tuhan menegaskan bahwa jika kita tidak mengampuni berarti kita tidak memiliki iman.

Orang yang tidak mengampuni bukanlah manusia Allah, melainkan manusia daging. Roma 8:8-9, 13-14 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

1 Yohanes 2:6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. Untuk dapat mengampuni, kita harus penuh Roh Kudus dan hidup serupa dengan Kristus. Ingatlah, Tuhan Yesus telah merasakan segala kesakitan tsb bagi kita namun tetap mengampuni orang-orang yang telah menyakitinya. Lukas 23:34 Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.

Lukas 10:27 Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Advertisements