Imajinasikan masa depanmu!

Natal bermakna Tuhan menjadi manusia, sedangkan Paskah membawa manusia kepada Tuhan.

Dosa (Yun: harmatea) berarti meleset (tidak tepat sasaran). Manusia menjadi seorang penyembah karena percaya bahwa ada kuasa yang lebih besar dari dirinya. Dosa membuat penyembahan manusia meleset dari Tuhan. Maka dari itu, kematian dan kebangkitan Yesus mengembalikan penyembahan manusia tepat kepada Tuhan.

Roma 1:21

Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap [=meleset]. (TB)

Because that, when they knew God, they glorified [him] not as God, neither were thankful; but became vain in their imaginations, and their foolish heart was darkened. (KJV)

Imajinasi adalah

  1. Daya cetak. Imajinasi kita membawa kita kepada tujuan yang kita bayangkan.
  2. Melihat dengan mata jasmani yang tidak bisa kita lihat.
  3. Menarik masa depan kepada masa kini. Kita didesain untuk masa depan, maka jangan terjebak dengan masa kini.

Imajinasi bukan hal murahan, melainkan sebagian dari iman. Kematian dan kebangkitan Yesus membuat kita mengimajinasikan semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji (Filipi 4:8).

Ibrani 12:2

Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. (TB)

Looking unto Jesus the author and finisher of [our] faith; who for the joy that was set before him endured the cross, despising the shame, and is set down at the right hand of the throne of God. (KJV)

Advertisements