The Excellent Spirit

Di tengah kemustahilan hidup kita, Tuhan tetap sanggup mengubahnya jadi indah.

Daniel 6:4 Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa [excellent spirit]; dan raja bermaksud untuk menempatkannya atas seluruh kerajaannya.
Ketika segala sesuatu kita lakukan dengan semangat yang terbaik untuk menyenangkan Tuhan, itulah excellent spirit. Excellent = exceedingly good [di atas rata-rata, melampaui yang baik, lebih dari yang diharapkan].

Matius 5:16  Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik [excellent] dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Jika kita mau jadi terang, maka kita harus jadi excellent. Jika kita ingin diberkati dengan excellent, maka perlakukanlah Tuhan dengan excellent. Your excellency brings honor to God. 

The righteous is more excellent than his neighbour: but the way of the wicked seduceth them. (Proverbs 12:26 – KJV)

1) Kita harus excellent dalam pekerjaan. This also cometh forth from the LORD of hosts, which is wonderful in counsel, and excellent in working (Isaiah 28:29). Kolose 3:23  Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu [nyawamu] seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Excellency means give attention to detail. Jangan remehkan hal-hal sepele. Musuh terbesar dari excellency adalah tidak mau repot.

2) Kita harus excellent dalam attitude (karakter). Excellent spirit = exceptional quality, it’s about how tight you hold your principle of life (the word of God). Daniel 1:8  Daniel berketetapan [resolved not to defile, purposed in his heart] untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya. Tekadkan untuk berintegritas sesuai prinsip firman Tuhan, bukan sekedar mencapai kesuksesan duniawi. Output is determined by input, so fulfill your heart with the word of God. Integrity brings you to become an inspirator.

Daniel 6:11 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya. 

Mujizat penuaian hanya bisa diraih oleh orang-orang yang berkarakter kuat, yaitu mereka yang intim berhubungan dengan Tuhan. Allah memakai kesulitan untuk memisahkan orang kerdil dan orang besar, untuk memunculkan terbaik kualitas kita.

Advertisements