Come Back

Kejadian 15:12-14  Menjelang matahari terbenam, tertidurlah Abram dengan nyenyak. Lalu turunlah meliputinya gelap gulita yang mengerikan. Firman TUHAN kepada Abram: “Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka, dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya. Tetapi bangsa yang akan memperbudak mereka, akan Kuhukum, dan sesudah itu mereka akan keluar dengan membawa harta benda yang banyak. 

Semua orang pernah mengalami masa kegelapan dalam hidupnya dan percayalah Tuhan menyediakan masa depan yang lebih baik setelah segala kegelapan tersebut.

2 Samuel 14:14  Sebab kita pasti mati, kita seperti air yang tercurah ke bumi, yang tidak terkumpulkan. Tetapi Allah tidak mengambil nyawa orang, melainkan Ia merancang supaya seorang yang terbuang jangan tinggal terbuang dari pada-Nya. 
Kehidupan kita mungkin terasa sangat sulit sehingga tak mungkin membaik lagi sepertinya, tetapi Allah sedang merancangkan sebuah cara untuk membawa kita kembali pulih.

Ayub 14:7-9  Karena bagi pohon masih ada harapan: apabila ditebang, ia bertunas kembali, dan tunasnya tidak berhenti tumbuh. Apabila akarnya menjadi tua di dalam tanah, dan tunggulnya mati di dalam debu, maka bersemilah ia, setelah diciumnya air, dan dikeluarkannyalah ranting seperti semai. 

Ayub begitu bersemangat hatinya ketika melihat tunggul pohon bisa bersemai kembali, ia percaya hidupnya masih memiliki lebih banyak kesempatan untuk ‘bersemai’ juga. Air berbicara tentang firman Allah dan penyembahan, semakin kita dekat dengan kediaman Allah, maka semakin besar kesempatan bagi kita untuk ‘bersemai kembali’. Amsal 23:18  Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang. 

Ayub tercatat sebagai orang yang hidupnya tak bercela, lalu bagaimana dengan orang yang hidupnya tercatat bercela? Mari kita lihat Petrus!

Markus 16:6-7  tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: “Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia. Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu.” 

Setelah kejadian ini, Petrus bangkit kembali dan menjadi gembala pertama di Perjanjian Baru. Tidak peduli sebagaimanapun kesalahan kita, memang ada masa suram yang harus kita lalui tetapi Tuhan selalu ingin membangkitkan kita lagi, percayalah!

Hakim-hakim 16:7  Jawab Simson kepadanya: “Jika aku diikat dengan tujuh tali busur yang baru, yang belum kering, maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain mana pun juga.”
Belajar dari Simson, ia kehilangan segalanya (hanya karena rambutnya dicukur) bahkan tak mampu melihat visi Allah di masa depan (akibat kebutaannya secara profetik). Ketika musuh melihat kesempatan untuk mempermainkan Simson dalam keadaannya yang “hidup seperti mati”, Hakim-hakim 16:22  Tetapi rambutnya mulai tumbuh pula sesudah dicukur. Maknanya, pemulihan itu dimulai dari “kepala” (pemikiran) kita. Pikiran positif awal dari kebangkitan hidup kita. Ayub, Petrus dan Simson bahkan menerima berkat berlipat ganda setelah dibangkitkan Tuhan dari keterpurukan dibanding ketika mereka belum terpuruk. Kesempatan yang sama pun Tuhan beri pada kita.

Advertisements