Unfailing Love, Unshaken Promise

Iblis berusaha membuat kita tidak percaya janji Tuhan di tengah pergumulan, karena itu kita harus mengenakan ketopong keselamatan agar tidak terintimidasi oleh iblis. Kita harus selalu mengingat kasih Tuhan lebih dari kerumitan masalah kita, itulah sumber kekuatan kita.

Jelas bahwa kasih dan janji Tuhan tak mungkin gagal, sebab Yesus Kristus telah membuktikannya bagi kita: Ia mengasihi kita hingga rela mengorbankan nyawa-Nya.

Yesaya 54:10  Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau. 
Yesaya 53:5  Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan [shallom: peace, joy, save, wholeness, health, wealth] bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. 
Keselamatan itu dimateraikan oleh materai termahal yang pernah ada, yaitu darah Yesus Kristus. Love will win [cinta akan selalu menang menghadapi rintangan apapun]. Cinta manusia (eros) saja bisa mengalahkan segala tantangan, apalagi cinta Tuhan (agape). Kasih Allah lebih berkuasa dibanding kekejaman hidup ini dan Ia tak pernah menyesali kasih karunia-Nya (Allah tak pernah menarik kembali apa yang telah Ia lepaskan). Karenanya, tidak ada alasan bagi kita untuk meragukan kasih dan janji Tuhan bagi kita.

Mazmur 125:1  Nyanyian ziarah. Orang-orang yang percaya kepada TUHAN adalah seperti gunung Sion yang tidak goyang, yang tetap untuk selama-lamanya. 
Gunung Sion berbicara tentang tempat di mana ada anugrah, kemurahan, perkenanan dan kasih setia Allah; itulah tempat yang tidak akan tergoncangkan.

Ibrani 12:22, 28  Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah, Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.

Ibadah berbicara tentang hubungan kita dengan Tuhan, jadi jangan biarkan pergumulan kita menghalangi hubungan kita dengan Allah. Bilangan 23:23  sebab tidak ada mantera yang mempan terhadap Yakub, ataupun tenungan yang mempan terhadap Israel. Pada waktunya akan dikatakan kepada Yakub, begitu juga kepada Israel, keajaiban yang diperbuat Allah: 

Bangsa Israel itu “curse-proof” (anti-kutuk) padahal mereka adalah bangsa yang tegar tengkuk, sering menyakiti Allah dan Nabi-nabi-Nya. Ini karena Allah setia dengan janji-Nya kepada Abraham, Ishak dan Yakub. Selain itu, Allah menetapkan formasi perkemahan umat Israel hingga berbentuk salib; tanda salib inilah yang dilihat oleh Bileam dari atas bukit sehingga ia tak bisa mengutuk umat Israel. Bagaimanapun kita merasa tak layak di hadapan Allah karena naik turunnya kehidupan kita, tetapi kasih Allah tetap stabil dan tak berubah bagi kita. Tetaplah beriman!

Advertisements