HEAVENOUS

Karakter Pemimpin

Posted on: October 17, 2016

​Kidung Agung 1:4  Tariklah aku di belakangmu, marilah kita cepat-cepat pergi! Sang raja telah membawa aku ke dalam maligai-maligainya. Kami akan bersorak-sorai dan bergembira karena engkau, kami akan memuji cintamu lebih dari pada anggur! Layaklah mereka cinta kepadamu! 

Pemimpin akan banyak diikuti, karenanya pemimpin harus mengalami perjumpaan dengan Tuhan agar orang-orang yang dipimpinnya mengalami Tuhan juga. Hosea 4:9  Maka seperti nasib rakyat demikianlah nasib imam: Aku akan menghukum dia karena tindakan-tindakannya dan Aku akan membalaskan perbuatan-perbuatannya kepadanya. 

Pemimpin tidak boleh berhenti bertumbuh agar orang-orang yang dipimpinnya pun terus bertumbuh. Wahyu 21:1  Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi. Bumi yang sekarang akan musnah, berganti dengan bumi yang baru. Lalu, apa yang tetap bertahan? Karakter kita yang serupa dengan Kristus yang tidak akan musnah. 1 Yohanes 2:17  Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Dari setiap ujian kehidupan, Tuhan sedang memurnikan umat-Nya. Satu-satunya yang diinginkan Tuhan dari semua ujian ini adalah umat yang dalam kehendak bebasnya tulus mengasihi-Nya.

Yesaya 66:22  Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman TUHAN, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap. 

Hal yang tetap tinggal ketika bumi yang lama musnah dan berganti dengan bumi yang baru, yaitu:

1) Nama, nama mencerminkan karakter. Kita harus menghasilkan buah-buah Roh selama hidup sebab itu semua adalah sifat-sifat Allah, dan Tuhan mencari mempelai wanita yang sepadan dengan-Nya. Amsal 22:1  Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. Karenanya kita harus bertumbuh dalam karakter yang baik.

2) Keturunan, maknanya adalah anak-anak rohani (jiwa-jiwa). Kita harus menuntun orang-orang kepada kebenaran, benih-benih Firman Tuhan yang kita tanamkan dalam diri orang lain akan menghasilkan generasi super (generasi Ilahi). Sebagai pemimpin, kita melahirkan orang-orang seperti kita karenanya kita harus selalu bertumbuh, sebab Tuhan selalu memberikan hal-hal yang baru.

Para pemimpin jatuh dalam 3 hal berikut:

a) Moral. Kita harus jaga mata dan jaga hati, jangan biarkan keinginan mata dan keinginan daging menguasai hati kita sehingga jatuh dalam dosa.

b) Keuangan. Saat Anti-Kristus muncul dan memerintah dunia, semua manusia akan diuji soal keuangan. Jika kita tidak tahan uji, pasti kita akan menjadi pengikutnya dan masuk neraka. Karenanya kita tidak boleh cinta uang.

c) Motivasi. Motivasi yang tidak murni muncul ketika kita mulai saling membandingkan satu sama lain (bertujuan saling bersaing dalam pelayanan). Yohanes 12:43  Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Allah. Mari kita hanya mencari penghargaan dari Allah, bukan manusia. Kita harus membawa seluruh penyembahan bagi Tuhan, bukan bagi diri kita sendiri (ingin disembah).

Note: Belajar dari kisah Daud & Batsyeba yang terjadi ketika Tuhan mengaruniakan keamanan pada Daud dari segala musuhnya, kelimpahan bisa menjadi hal yang membahayakan kita sebab kemungkinan besar kita merasa diri tak perlu Tuhan (tak perlu berdoa). Ketika kita “berada di puncak”, kita harus tetap hidup bergantung sepenuhnya kepada Tuhan.

Category

%d bloggers like this: