HEAVENOUS

Seorang Pendoa Berkarakter Kristus

Posted on: August 18, 2016

Kita sebagai pendoa syafaat seharusnya adalah orang-orang yang paling dekat dengan Tuhan karena setiap saat pekerjaan kita adalah berdoa. Celakalah orang yang tidak mengetahui tujuan hidupnya.

Roma 11:33-36  O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya! Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya? Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! 

Kolose 1:16  karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Hendaknya itulah yang terpatri dalam hati kita, yaitu segala sesuatu adalah untuk Tuhan, bukan untuk kita. Kita tercipta untuk menjadi serupa dengan Kristus. Tuhan melihat karakter kita, harus sebagai penyembah Tuhan dalam Roh dan kebenaran.
2 Korintus 3:17-18 Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. 
Setiap saat kita harus semakin mencerminkan kemuliaan Tuhan, bukan hanya di saat-saat tertentu saja. Kita adalah orang merdeka, karenanya kita harus mempengaruhi situasi, bukan terpengaruhi situasi.

Allah lebih tertarik kepada kepribadian kita dibandingkan dengan apa yang kita perbuat. Kita tidak boleh menghina diri sendiri ataupun ciptaan Tuhan yang lain karena dalam diri kita ada kemuliaan Tuhan.

2 Korintus 1:22  memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.
Kita harus terus menjaga hati, bukan fokus membangun ‘otak’. Yang terlebih penting dari penampilan atau talenta kita adalah karakter kita, itu semua dibangun dari dalam hati kita.

Matius 7:21-23  Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Karunia rohani/talenta kita yang membuat kita menjadi “pusat perhatian” tidak menarik perhatian Tuhan, melainkan attitude hati kitalah (karakter Kristus) yang membuat Tuhan tertarik kepada kita.

Amsal 4:23  Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. 
Di mana harta kita berada, di situlah hati kita berada. Jangan korbankan hati kita untuk menjaga harta kita. Hati kita adalah pusat intelek, emosi, keinginan, seluruh aspek hidup kita. Karenanya kita harus benar-benar jaga hati.

Roma 12:1  Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. 
Ibadah kita sia-sia ketika kita tidak mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, kudus dan berkenan kepada Allah. Yesus lahir ke dunia bukan untuk membangun “agama”, melainkan membangun “kerajaan-Nya”. Karenanya kita harus benar-benar memahami sistem kerajaan-Nya, jika tidak mengerti…tentulah kita tidak akan masuk ke kerajaan-Nya. Yesus mengajarkan dalam doa Bapa kami “jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga”, maksudnya Yesus hendak menarik suasana surga datang ke bumi. Yesus mengajarkan bagaimana anak taat kepada Bapa, karena itu iblis selalu berusaha mengadakan pemberontakan di dalam tubuh Kristus.

Kerajaan Allah selalu berbicara tentang ketaatan, ketaatan lahir dari kerja sama antara kerelaan hati kita dan Roh Allah. Karakter berbicara tentang sikap hati kita (Matius 13:1-23).

Tuhan harus mendapat tempat terbaik di hati kita. Efesus 3:18-20  Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,

Kita tidak bisa menyebut diri sebagai “pendoa syafaat” tetapi attitude kita berantakan karena tidak menjaga hati. Jika kita menjaga hati, perkataan kita akan selalu “memberi kehidupan” kepada orang lain, bukan kematian (mulut yang jahat).

Filipi 4:7  Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Hati dan pikiran selalu berhubungan. Dalam menghadapi segala keadaan, kita harus berbesar hati dan tidak mudah berpikiran negatif, sehingga tidak mudah memperkatakan hal-hal yang negatif. Kita harus semakin memancarkan karakter Kristus.
Markus 7:21-23  sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”

Ketika kita tidak menjaga hati, maka bukan saja kehidupan kita yang menjadi najis, tetapi kita pun menajiskan kehidupan orang lain.

Kisah Para Rasul 13:22  Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku. 
Artinya Daud tidak pernah jatuh ke dalam dosa yang sama berulang kali. Pemberontakan adalah sebuah prinsip yang menentang Allah dan tidak mudah mendapat pengampunan karena kita menentang otoritas yang telah dipercayakan Allah untuk memimpin kita. Begitu sulitnya masuk dalam Kerajaan Allah, kita harus masuk melalui pintu yang sempit itu. Kita harus berjuang agar termasuk bilangan orang yang sedikit itu (golongan orang-orang yang masuk surga). Kita harus “latihan ketaatan” setiap hari sesuai dengan apa yang tertulis di Alkitab, yaitu membaca, memperhatikan & melakukan dengan sungguh-sungguh. Pasti pelayanan kita akan berubah.

Penyebab kita tidak bisa menjaga hati, yaitu perkataan yang teledor karena pahit hati. Seorang yang pahit hati tidak mungkin memperkatakan hal yang manis. Janganlah kita menjadi “artis rohani” yang pandai berpura-pura hidup sempurna di depan orang lain tetapi hatinya busuk.

Mazmur 19:13-15 Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari. Lindungilah hamba-Mu, juga terhadap orang yang kurang ajar; janganlah mereka menguasai aku! Maka aku menjadi tak bercela dan bebas dari pelanggaran besar. Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku.

Orang yang kurang ajar itu provokator perpecahan orang lain (mengadu domba) dan tidak bertanggung jawab akan apa yang telah ia perbuat. Perkataan dan hati kita harus sama, jangan biarkan kita dirusak oleh perkataan kita sendiri. Belajarlah untuk “jarang marah” (menahan emosi) agar tidak menjadi teledor dalam berkata-kata sehingga doa-doa yang kita perkatakan menjadi sebuah ukupan kudus yang menyenangkan hati Tuhan.

Note: Pendoa syafaat harus banyak berdiam, berkata-kata saja kepada Tuhan. Jangan beri telinga terhadap perkataan yang tidak benar (gosip) karena akan membuka “celah” bagi iblis untuk menghancurkan gereja. Jika kita tidak menguasai hati, iblis akan semakin mempengaruhi kita untuk berdosa dan jadi batu sandungan bagi orang lain.

Category

%d bloggers like this: