HEAVENOUS

Kedisiplinan Tentara Allah / Pasukan Doa

Posted on: June 25, 2016

1 Kor 9:27 But (like a boxer) I buffet my body (handle it roughly), DISCIPLINE it by hardships and subdue it.

“Supaya……….jangan aku sendiri ditolak” (Yun. ADOKIMOS = gagal dalam ujian; kehilangan pahala pelayanan dan keselamatan.
Contoh: keluarga Imam Eli (1 Sam 2:11, 1 Sam 4:21)

Disiplin adalah mutlak bagi seorang Tentara untuk menang.
Arti disiplin (discipline) Yun. Hupopiazo : to beat = memukul untuk menaklukannya, ketertiban, menghukum (untuk kebaikan/mendidik).

Mengapa?
– Tunduk/takluk/disiplin pada Allah baru melawan iblis
(Yakobus 4:7)
– Roh memang penurut tapi daging lemah (Matius 26:41)
– Sebab yang lahir baru hanya roh sedangkan jiwa dan tubuh tidak, karenanya jiwa dan tubuh harus dikuasai Roh Kudus melalui roh yang sudah lahir baru
– Keselamatan adalah pemberian/anugrah tetapi menjadi Tentara adalah pembentukan/ada proses dan harga yang harus dibayar untuk itu (2 Timotius 2:3)
– Persyaratan Pasukan Anak Domba (Wahyu 14:1-5, Wahyu 19:8)

Bagaimana?
– Penyangkalan diri dan menyalibkan kedagingan setiap hari (Lukas 9:23)
– Dengan kuasa Roh Kudus (Roma 8:13)
– Tinggal dalam Firman Allah melalui persekutuan dan ketaatan (Yohanes 8:31-32)
– Tidak memberi kesempatan (tidak buka celah) bagi iblis (Efesus 4:27), tolak dosa sejak dini (Kejadian 4:6-7) sebab makin lama makin “kuat menggoda” kedagingan (Yakobus 1:13-15)
– Latihan ibadah (1 Timotius 4:7-8) melalui: kehidupan doa pribadi, mezbah keluarga (Yosua 24:15), juga ibadah bersama untuk menerima pengurapan, arahan dan impartasi (Mazmur 133)
– Fokus/konsentrasi pada instruksi Komandan, visi, tugas dan tanggung jawab, jaga hati dan pikiran (Filipi 2:5)

Hasil?
– Kebiasaan disiplin akan menjadi karakter (Ibrani 12:10-11)
– Karakter Kristus adalah ukuran kekuatan dan kedewasaan Kristen (Amsal 16:32, 1 Korintus 13)
– Peka (Yesaya 50:4) → menang karena bergerak “tepat” waktunya (1 Tawarikh 14:8-17, Mazmur 5:4)
– Berkenan kepada komandan (2 Timotius 2:4), akibatnya diberi kepercayaan yang lebih besar
– Menang sampai garis akhir (2 Timotius 4:6-8)

Category

%d bloggers like this: