HEAVENOUS

Tujuan Hidup Orang Percaya

Posted on: June 20, 2016

Umat-Ku binasa karena tidak ada pengetahuan. Bila tidak ada wahyu menjadi liarlah rakyat. Binasalah kita jika kita tidak memiliki visi (tujuan hidup).

Tujuan hidup orang percaya, yaitu:
1) Menjadi penyembah yang benar. Yohanes 4:23-24  Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.” Kita harus hidup sesuai dengan standar kebenaran yang tertulis di Alkitab, bukan hanya sekedar hidup baik. Juga kita harus hidup dituntun oleh Roh Kudus. Masa lalu sudah berlalu, tetapi masa depan bisa kita perbaiki bersama Tuhan. Sebagai penyembah, harus ada keterbukaan kepada Tuhan (tidak ada yang ditutup-tutupi), harus merendahkan hati untuk mau diubahkan oleh Tuhan (Filipi 2:5-10), dan kita harus mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan agar mengalami perubahan hidup secara total. Tak ada yang bisa kita sombongkan di hadapan Tuhan, bersyukurlah sebab Tuhan mau memakai kita yang sederhana ini menjadi alat-Nya.
2) Menjadi serupa dengan gambar anak-Nya. Roma 8:29  Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Ketika kita menjadi serupa dengan anak-Nya maka terjadi suatu perubahan dari Yesus sebagai “anak tunggal” menjadi “anak sulung” (bandingkan dengan Yohanes 3:16). Jika kita tidak menjadi serupa dengan anak-Nya berarti kita sedang menggagalkan rencana Allah untuk menjadikan Yesus sebagai anak yang sulung. Untuk menjadi serupa dengan anak-Nya, kita harus menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat dalam Kristus Yesus (Filipi 2:5) dan diurapi Roh Kudus (Kisah Rasul 10:38). Kita harus “menaruh perhatian dengan sungguh-sungguh” kepada suara Tuhan agar kita tidak memberontak seperti Kain yang meskipun telah mendapat peringatan dari Tuhan namun tetap membunuh saudaranya (Kejadian 4:7). Ibrani 2:1-2  Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal, Orang yang sudah terbiasa untuk tidak memperhatikan suara Tuhan akan dibawa hanyut oleh iblis sebab ia tidak penuh Roh Kudus sehingga tidak memiliki kuasa untuk menolak yang jahat. Ketika kita mulai berkompromi dengan dosa, kita tidak akan mampu menolaknya. Karena itu, kita harus senantiasa penuh Roh Kudus sehingga memiliki kuasa dari tempat Maha Tinggi untuk menolak si jahat yang berusaha menggagalkan rencana baik Allah dalam hidup kita. Kisah Para Rasul 10:38  yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Amsal 23:7a  Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia. (As he thinks in his heart, so is he.)
Filipi 3:15  Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu.
Matius 19:20-21  Kata orang muda itu kepada-Nya: “Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?” Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”
Tuhan tidak melarang kita untuk menjadi kaya, tetapi Tuhan tidak menghendaki kita terikat dengan segala hal di dunia (atau dengan segala hal yang kita banggakan, baik harta maupun karakter).
Filipi 3:8  Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,
Efesus 3:20  Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,

Category

%d bloggers like this: