HEAVENOUS

Pendoa Syafaat Yang Terhebat

Posted on: May 26, 2016

Ibrani 7:25  Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.

Ibrani 9:24  Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita.

Yesus Kristus adalah Imam besar yang terbesar, Imam besar menurut aturan Melkisedek. Tuhan mengenal domba-domba-Nya dan domba-domba-Nya pasti mengenal suara-Nya, kita tak pernah bisa melarikan diri dan bersembunyi dari Tuhan. Yesus adalah pendoa syafaat yang terhebat. Ia adalah teladan kita dan kita seharusnya mengikuti apa yang Ia lakukan jika kita mau berbuah untuk kerajaan-Nya. Kita dipanggil untuk menghasilkan buah (subur).

Yohanes 15:5  Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Kejadian 18:22  Lalu berpalinglah orang-orang itu dari situ dan berjalan ke Sodom, tetapi Abraham masih tetap berdiri di hadapan TUHAN.

Abraham berdoa syafaat untuk Sodom dan Gomora, pusat
LGBT di zaman itu. Abraham terus “tawar-menawar” dengan Tuhan perihal jumlah jiwa yang diselamatkan di Sodom dan Gomora, namun 5 orang pun tidak didapati orang benar di sana sehingga Abraham pun akhirnya berkata “Biarlah kehendak-Mu yang jadi”. Ketika semua hal di dunia tak sanggup membantu, berseru-seru kepada Tuhan akan mengubah keadaan karena Tuhanlah satu-satunya yang dapat memberikan hidup yang bermakna. Musuh boleh menyerang kita dari satu jurusan, tetapi ia akan lari dari kita ke tujuh jurusan karena Tuhan membela kita. Hanya doa yang mengubahkan segala sesuatu.

Roma 11:14  yaitu kalau-kalau aku dapat membangkitkan cemburu di dalam hati kaum sebangsaku menurut daging dan dapat menyelamatkan beberapa orang dari mereka. >> Paulus berdoa bagi keselamatan bangsanya.

Roma 8:34  Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita? >> Yesus menjadi pendoa syafaat bagi kita.

Betapa pentingnya menjadi pendoa syafaat, kita harus selalu berdoa bahkan berpuasa bagi keselamatan sesama, dan Tuhan pasti menjawab doa kita. Tuhan bisa memakai satu orang untuk menyelamatkan banyak jiwa.

Yesaya 53:12  Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.

Bahkan ketika di salib pun, Yesus masih sempat berdoa memohon pengampunan bagi mereka yang menyakitinya “Bapa ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”. Yesus pun masih terus berdoa syafaat bagi kita, karenanya kita masih bisa menjalani hari demi hari.

1 Petrus 5:8  Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Yesus menghendaki kita menjadi orang Kristen yang berkemenangan dan semua itu bisa terjadi karena doa syafaat Yesus bagi kita. Tuhan memanggil setiap kita untuk menjadi “partner doa-Nya”.

Category

%d bloggers like this: