HEAVENOUS

Tuntunan Seorang Bapa Kepada Anak-Nya

Posted on: June 16, 2015

Shalom!
Setiap perjumpaan dengan Tuhan pasti membawa perubahan dalam hidup kita. Tahun Ayin Hey 5775 (24 September 2014 – 13 September 2015) menggambarkan bagaimana seorang hamba memandang kepada tangan tuannya hingga mendapat belas kasihan tuannya. Mazmur 32:8 berkata “Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.” Tuhan rindu untuk menuntun kita hidup seturut kehendak-Nya tetapi hal tersebut tergantung kita apakah kita bersedia untuk hidup dituntun oleh Tuhan atau tidak. Ulangan 8:5 berkata “Maka haruslah engkau insaf, bahwa TUHAN, Allahmu, mengajari engkau seperti seseorang mengajari anaknya.” Amsal 3:1 berkata “Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku”  
MENGAJAR 
Pentingnya ajaran Tuhan bagi kita, yaitu:
1) Agar kita tidak menyimpang dari hukum Tuhan. “Aku tidak menyimpang dari hukum-hukum-Mu, sebab Engkaulah yang mengajar aku.” (Mazmur 119:102) 2 Timotius 3:16 berkata “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” 
2) Agar kita memiliki hati yang bijaksana. Mazmur 90:12 berkata “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.”
3) Untuk menerangi jalan kehidupan kita. Amsal 6:23 berkata “Karena perintah itu pelita, dan ajaran itu cahaya, dan teguran yang mendidik itu jalan kehidupan”
4) Agar kita memiliki Bapa maupun Anak (Tuhan Yesus). 2 Yohanes 1:9 berkata “Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.” Mazmur 119:12 berkata “Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.”  
MENUNJUKAN JALAN 
Matius 7:13-14 berkata “Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”” Akhir-akhir ini banyak orang memilih jalan yang menyenangkan bagi daging mereka, tetapi Tuhan menghendaki agar kita memilih jalan Tuhan meskipun itu berat. Jangan menyangka bahwa kita bisa hidup tanpa Tuhan, yakinlah bahwa kita akan keluar sebagai pemenang ketika kita berjalan bersama Tuhan. Mazmur 119:2-3 berkata “Berbahagialah [diberkatilah] orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati, yang juga tidak melakukan kejahatan, tetapi yang hidup menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya.” God is not the light at the end of the tunnel, but He is the light in the tunnel. Tuhan selalu dekat dengan kita, hendak menunjukan setiap langkah-Nya bersama kita.  
MEMBERI NASIHAT 
Amsal 9:9a “berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak”
Amsal 19:20 “Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan.” 
Mazmur 73:24 “Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan

Category

%d bloggers like this: