HEAVENOUS

Damai Sejahtera Sebagai Embrio Kehidupan

Posted on: March 22, 2015

Embrio adalah titik awal segala sesuatunya, baik itu kehidupan, mujizat, dll. Tidak pernah ada output (mujizat, berkat, kesuksesan)  jika tidak ada input (embrio).
Hakim-hakim 6:16-24  Berfirmanlah TUHAN kepadanya: “Tetapi Akulah yang menyertai engkau, sebab itu engkau akan memukul kalah orang Midian itu sampai habis.” Maka jawabnya kepada-Nya: “Jika sekiranya aku mendapat kasih karunia di mata-Mu, maka berikanlah kepadaku tanda, bahwa Engkau sendirilah yang berfirman kepadaku. Janganlah kiranya pergi dari sini, sampai aku datang kepada-Mu membawa persembahanku dan meletakkannya di hadapan-Mu.” Firman-Nya: “Aku akan tinggal, sampai engkau kembali.” Masuklah Gideon ke dalam, lalu mengolah seekor anak kambing dan roti yang tidak beragi dari seefa tepung; ditaruhnya daging itu ke dalam bakul dan kuahnya ke dalam periuk, dibawanya itu kepada-Nya ke bawah pohon tarbantin, lalu disuguhkannya. Berfirmanlah Malaikat Allah kepadanya: “Ambillah daging dan roti yang tidak beragi itu, letakkanlah ke atas batu ini, dan curahkan kuahnya.” Maka diperbuatnya demikian. Dan Malaikat TUHAN mengulurkan tongkat yang ada di tangan-Nya; dengan ujungnya disinggung-Nya daging dan roti itu; maka timbullah api dari batu itu dan memakan habis daging dan roti itu. Kemudian hilanglah Malaikat TUHAN dari pandangannya. Maka tahulah Gideon, bahwa itulah Malaikat TUHAN, lalu katanya: “Celakalah aku, Tuhanku ALLAH! sebab memang telah kulihat Malaikat TUHAN dengan berhadapan muka.” Tetapi berfirmanlah TUHAN kepadanya: “Selamatlah engkau! (Peace unto thee | KJV) Jangan takut, engkau tidak akan mati.” Lalu Gideon mendirikan mezbah di sana bagi TUHAN dan menamainya: TUHAN itu keselamatan (Jehovah-shalom | KJV). Mezbah itu masih ada sampai sekarang di Ofra, kota orang Abiezer.
Salam “Shalom-Shalom” berarti nothing is broken (yang di dalam tidak ada yang rusak), nothing is missing (yang di luar tidak ada yang hilang), karena semua dalam perlindungan Tuhan.
Damai sejahtera Ilahi memampukan kita mengalahkan iblis, ketika kita memiliki damai pasti kita memiliki kuasa. Roma 16:20  Semoga Allah, sumber damai sejahtera, (God of Peace | KJV) segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu! Jangan anggap remeh damai sejahtera! Hal pertama yang iblis ambil dari kita ketika mengalami goncangan adalah damai sejahtera, karena damai sejahtera adalah embrio kehidupan kita.
Markus 4:35-37  Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: “Marilah kita bertolak ke seberang. (Gerasa: stranger drawing near)” Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia. Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.
Berdasarkan ayat tersebut, jelas bahwa ketika kita ingin melakukan kebenaran Firman Tuhan, iblis tidak tinggal diam dan berusaha menggagalkannya.
Markus 4:38  Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” Tuhan Yesus tenang menghadapi goncangan karena Ia memiliki damai sejahtera Ilahi di hati-Nya. Kita akan mampu menghadapi goncangan ketika kita senantiasa memiliki damai sejahtera dalam hadirat Tuhan.
Yohanes 14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
John 14:27 (AMP) Peace I leave with you; My [own] peace I now give {and} bequeath to you. Not as the world gives do I give to you. Do not let your hearts be troubled, neither let them be afraid. [Stop allowing yourselves to be agitated and disturbed; and do not permit yourselves to be fearful and intimidated and cowardly and unsettled.]
Damai sejahtera berarti memiliki hubungan baik dengan Tuhan dan sesama, selain itu damai sejahtera Ilahi membuat kita yakin dalam mengambil setiap keputusan hidup. Tidak ada Allah lain seperti Tuhan Yesus!
Sudahkah kau miliki damai di hatimu? Sudahkah kau miliki sukacita di hatimu? Hanya Yesus yang sanggup memberikan semua itu. Jadikanlah Dia Raja di hidupmu.

Category

%d bloggers like this: