HEAVENOUS

Inside Out Living

Posted on: March 15, 2015

Shalom!  Inside out living adalah sebuah prinsip kehidupan di mana kita harus sadari bahwa hidup kita ditentukan oleh apa yang ada dalam diri kita, bukan apa yang ada di luar diri kita. Jangan biarkan diri kita ditentukan oleh hal-hal yang terjadi di luar karena hal-hal tersebut selalu tidak menentu keadaannya. Jika kita ingin hidup dalam keadaan yang lebih baik, maka kita harus hidup ditentukan oleh prinsip hidup dalam hati kita karena hati adalah sumber kehidupan. Berhentilah mempersoalkan apa yang ada di luar, kita harus menjaga pikiran kita tetap seperti Kristus. Kita harus menjaga agar semua yang ada dalam diri kita tetap dalam keadaan baik. “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” (Amsal 4:23) Life is like a computer. Hal terpenting dari sebuah komputer adalah softwarenya. Begitu juga dengan hidup kita, yang membuat kita bernilai bukanlah harta, kekayaan ataupun penampilan semata, tetapi nilai-nilai pikiran dan perasaan kita yang menentukan nilai hidup kita. Efesus 4:23 berkata “supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu” A life renewed from the inside (The Message Bible Version). Kita tidak boleh membiarkan perasaan-perasaan negatif menghinggapi kita karena itulah cara iblis mengacaukan hidup kita. Kita harus mengenal diri kita sendiri, sadarilah hal-hal yang salah dalam diri kita dan buanglah hal-hal buruk tersebut dengan menanamkan Firman Tuhan dalam diri kita. Biarlah Tuhan semakin besar di dalam kita, dan kita semakin kecil. Firman Tuhan adalah pedang Roh, karenanya kita harus mengusir segala intimidasi negatif dengan Firman Tuhan. Hendaklah kita menaruh pikiran dan perasaan Kristus dalam diri kita. Roma 12:2 berkata “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu (renewing of your mind), sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik (good living), yang berkenan kepada Allah (pleased living) dan yang sempurna (perfect living).” Memperbaharui pikiran kita adalah kunci memiliki good living, pleased living dan perfect living. Terkadang hal yang paling membelenggu kita untuk menikmati kemerdekaan hidup dalam Kristus adalah permasalahan mental (pola pikir), bukanlah keadaan jasmani kita. Karenanya, marilah kita memerdekakan mental kita! Bagaimana cara kita memerdekakan mental kita? Tuhan Yesus adalah ‘software’ terbaik untuk diinstal dalam diri kita. 1 Korintus 1:30 berkata “Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.” Hadapi kehidupan kita dengan terus mengingat karya Kristus bagi kita sehingga kita tidak perlu takut menjalani hidup ini karena kita ingat bahwa Tuhan senantiasa mengasihi kita. Mengingat akan Yesus membuat kita damai sejahtera dan tahu siapa kita sebenarnya, yaitu kita adalah orang yang ditentukan untuk menjadi pemenang. “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib” (1 Petrus 2:9) Inilah identitas kita sekarang, yaitu milik Allah. Kita harus berpegang teguh kepada kebenaran Firman Tuhan dibandingkan kenyataan hidup kita, agar kita tidak semakin larut dalam perasaan-perasaan yang negatif. Kejadian 3:11 berkata “Firman-Nya: “Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?”” Ayat tersebut menjelaskan bahwa Tuhan tidak pernah mengungkit-ungkit keburukan kita, melainkan Ia telah melayakkan kita bersekutu dengan-Nya oleh karena darah-Nya. Seringkali kita merasa tertuduh dan tidak berani mengharapkan hal-hal yang besar dari Allah. Perbaharuilah pikiran kita dengan Firman Tuhan, datanglah kepada-Nya dengan iman bahwa Ia mengasihi kita!

Category

%d bloggers like this: