HEAVENOUS

Jatuh Cinta Kepada Tuhan

Posted on: March 8, 2015

Shalom!  Tahun 2015 adalah tahun pelipatgandaan mujizat. Kiranya kita semua mengalami pelipatgandaan mujizat dan kelak masuk surga. Masuk surga tidak mudah, kita harus hidup seperti gadis-gadis bijaksana yang pelitanya selalu menyala, membawa cadangan minyak dan siap ketika Mempelai Pria datang menjemput. Matius 7:21-23 berkata “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”” Orang yang dapat masuk surga adalah orang yang dikenal Tuhan dan melakukan kehendak Bapa. Melakukan kehendak Bapa harus menjadi prioritas utama hidup kita. Markus 12:30-31 berkata “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”” Kita harus benar-benar jatuh cinta kepada Tuhan, bukan sekedar cinta biasa. “Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.” (Wahyu 2:4) Jika kita mencintai Tuhan, kesukaan Tuhan pun akan menjadi kesukaan kita, yaitu keselamatan jiwa-jiwa dan mempermuliakan nama Tuhan. Tahun ini adalah tahun double Sabbath dimana kita harus banyak beristirahat di dalam hadirat Tuhan dan semakin berharap kepada-Nya, bukannya mengandalkan kekuatan sendiri. Marilah kita mementingkan perkara-perkara Tuhan, bukan yang di bumi. Kita harus menghormati perjamuan kudus Tuhan, yaitu dengan “membereskan” diri kita sendiri terlebih dahulu sebelum menerima perjamuan kudus tersebut. Matius 6:14 berkata “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

Category

%d bloggers like this: