HEAVENOUS

MUJIZAT DALAM DOA

Posted on: February 15, 2015

Daniel 10:10-12  Tetapi ada suatu tangan menyentuh aku dan membuat aku bangun sambil bertumpu pada lutut dan tanganku. Katanya kepadaku: “Daniel, engkau orang yang dikasihi, camkanlah firman yang kukatakan kepadamu, dan berdirilah pada kakimu, sebab sekarang aku diutus kepadamu.” Ketika hal ini dikatakannya kepadaku, berdirilah aku dengan gemetar. Lalu katanya kepadaku: “Janganlah takut, Daniel, sebab telah didengarkan perkataanmu sejak hari pertama engkau berniat untuk mendapat pengertian dan untuk merendahkan dirimu di hadapan Allahmu, dan aku datang oleh karena perkataanmu itu.
Mujizat berbicara dalam segala aspek kehidupan kita, bukan sekedar kesembuhan penyakit semata. Ketika fokus kita kepada Kristus, bukan kepada masalah…pasti kita akan keluar sebagai pemenang ditengah goncangan, ada mujizat dibalik goncangan. Tuhan tidak menjawab doa kita jika kita meragukan-Nya ketika berdoa. Lalu, bagaimana agar kita mengalami pelipatgandaan mujizat melalui doa yang berkuasa?
1) Doa yang berkuasa tidak boleh disertai ketakutan dan kebimbangan. 1 Petrus 4:7  Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. Matius 8:24-26  Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur. Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: “Tuhan, tolonglah, kita binasa.” Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. Ketika goncangan terjadi, seringkali kita panik karena kita lupa bahwa Yesus ada dalam perahu kehidupan kita. Bagi Tuhan tidak ada perkara yang mustahil, karenanya janganlah meragukan kebenaran Firman-Nya bagaimanapun mustahilnya kenyataan hidup kita. Tuhan tidak pernah terlambat menggenapi janji-Nya bagi kita. Allah turut bekerja dalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Ketika Tuhan ‘diam’, bukan berarti Tuhan tidak mendengar tetapi inilah saatnya ujian yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita, percayalah Tuhan tetap beserta kita dan pasti menjawab doa kita.
2) Nasib masa depan kita tidak ditentukan oleh perkataan orang lain, tetapi ditentukan oleh perkataan Tuhan. Orang boleh meremehkan kita tetapi di hadapan Tuhan Yesus, kita sangat berharga. Goncangan sehebat apapun yang datang dalam hidup kita, berharaplah sepenuhnya kepada Tuhan. Serumit apapun masalah kita, pasti ada jalan keluar. Hadapi badai dengan tenang bersama Tuhan Yesus! Jangan remehkan sesuatu yang kecil yang kita miliki, tetapi lihatlah “Siapa” yang menyertai kita.

Category

%d bloggers like this: