HEAVENOUS

Mempersiapkan Umat Yang Layak

Posted on: January 31, 2015

  • In: Uncategorized
  • Comments Off on Mempersiapkan Umat Yang Layak

Lukas 1:15-17  Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya; ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.”
Tahun ini adalah tahun pelipatgandaan mujizat, karenanya kita harus memperhatikan ibadah kita kepada Tuhan. Bukan orang yang hapal Alkitab yang akan mengalami pelipatgandaan mujizat tetapi mereka yang mengerti isi hati Tuhan yang akan mengalaminya. Lukas 1:15 For he will be great and distinguished in the sight of the Lord. Banyak orang besar di hadapan manusia tetapi tidak berkenan di hadapan Allah.
Standar menjadi besar di hadapan Tuhan? Matius 20:26-28  Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
Dalam mempersiapkan umat yang layak bagi Tuhan, kita harus sadar diri bahwa kita telah ditetapkan Tuhan sebagai alat-Nya, penuh Roh Kudus, memiliki penguasaan diri dan melayani Tuhan tanpa kompromi dengan sistem dunia. Pelayanan kita harus menjadi kesaksian bagi banyak orang dan menjembatani orang-orang yang tidak percaya Tuhan dengan Tuhan. Perhatikan keadaan keluarga dan pernikahan kita, karena segala kesuksesan adalah sia-sia jika keluarga kita hancur. Jadilah orang benar agar keturunan kita tidak terkutuk kelak (Mazmur 128).
Ulangan 5:29  Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni takut akan Daku dan berpegang pada segala perintah-Ku, supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya!
Success is not about your talent or money, but how you deal with people. Kita harus kembali kepada panggilan untuk memberitakan kabar baik. Kelak Tuhanlah yang akan mengangkat kita, bukan manusia.

Category

%d bloggers like this: