HEAVENOUS

Perhatikanlah Hidupmu!

Posted on: January 11, 2015

Damai Sejahtera dalam Tuhan Yesus Kristus !

Tahun 2015 adalah Tahun Pelipatgandaan Mujizat. Mujizat yang pertama dan terbesar dalam hidup kita adalah Pribadi Yesus Kristus. Kita akan di bawa lebih untuk mengasihi Yesus. Pelipatgandaan Mujizat yang terjadi di tahun ini berbicara tentang perubahan dan penuaian jiwa bagi Tuhan Yesus Kristus. Apa yang harus kita perhatikan memasuki tahun 2015 ?

1. Perhatikan Mulutmu (I Petrus 3:10).

Di awal tahun 2015, kita harus belajar untuk memperhatikan perkataan kita. Jika kita ingin melihat hari esok yang baik, maka kita harus memperhatikan lidah/bibir kita dengan baik (Mazmur 8:2). Jangan anggap remeh perkataan kita, karena perkataan kita mempengaruhi kehidupan kita di masa depan (Amsal 13:2). Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya (Amsal 18:21). Hari esok akan baik tergantung dari apa yang kita perkatakan dengan mulut kita. Jika kita ingin menang di musim yang baru, maka kita harus memiliki hidup yang baru; yang dikendalikan oleh perkataan Kristus. Setiap perkataan yang kita ucapkan setiap hari akan menciptakan hari esok.

Lepaskanlah kata-kata yang berkuasa, bukan hanya perkataan yang positif (Mazmur 39:1). Orang yang menjaga hati dan hidupnya selalu berkenan kepada Tuhan. Orang yang menjaga kelakuannya, maka mulutnya akan berkuasa. Mengucap syukurlah dan lepaskan perkataan yang baik serta membangun bagi orang-orang yang ada di sekeliling kita. Mari kita gemakan perkataan Kristus, maka mujizat akan nyata dalam hidup kita.

  1. Perhatikan Rohmu (Matius 25:8).

Standar dimata Tuhan adalah Roh yang menyala-nyala bukan roh yang redup bahkan padam. Orang yang menjaga rohnya tetap menyala-nyala tidak akan kaget dengan segala sesuatu yang terjadi dengan tiba-tiba. Jaga roh kita agar jangan redup di tahun 2015. Ketika Roh kita mulai meredup itu adalah suatu kebodohan. Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam (Matius 25:8). Yang membuat roh kita redup adalah berkat. Fokuslah untuk menyenangkan hati Tuhan Yesus Kristus. Yang membuat roh kita menyala-nyala adalah mengejar Yesus dan mengasihi Tuhan lebih dari segalanya. Tahun 2015 akan menjadi tahun yang dasyat jika kita selalu memikirkan untuk menyenangkan hati Tuhan Yesus.

Roma 12:11-12 mengatakan “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!.” Kunci agar roh kita tetap menyala-nyala adalah bersukacita dalam pengharapan. Pengharapan adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita (Ibrani 6:19). Kita bersukacita bukan karena diberkati dan mengalami mujizat, namun kita bersukacita karena pengharapan di dalam Yesus Kristus. Bersukacita dalam pengharapan berarti sukacita yang dibangun atas dasar pengharapan akan pribadi Yesus Kristus. Ombak dalam kehidupan kita boleh datang silih berganti, namun setiap orang yang berharap pada Tuhan Yesus Kristus dan firman-Nya akan menjadi kekuatan. Sukacita karena Tuhan dan pengharapan akan Firman Tuhan akan membuat roh kita menyala-nyala.

Roma 12:13 “Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan!” Menabur bukan hanya bagi orang yang banyak uang, banyak usaha. Menabur adalah milik orang-orang yang memiliki hati yang besar.

  1. Perhatikan Imanmu (II Raja-raja 2:9)

Elisa mendapatkan double blessing, karena ia berani meminta dan berani melihat jauh ke depan. Jika kita ingin melihat mujizat Tuhan terjadi di tahun 2015, maka kita harus berani untuk meminta. Matius 7:7 “”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” Segala hal boleh hilang di masa yang lampau, namun kedudukan kita sebagai anak-anak Tuhan janganlah hilang. Kita tidak mendapatkan sesuatu, itu karena kita tidak berani untuk meminta (Yohanes 16:24). Jangan melihat keadaan kita yang sekarang, belajarlah untuk melihat jauh ke depan. Disaat kita tidak berdaya dan terbatas kita memiliki Yesus yang luar biasa. Beranilah meminta dan berani melihat jauh ke depan.

Category

%d bloggers like this: