HEAVENOUS

Berjaga-jaga Melalui Pertobatan

Posted on: January 11, 2015

Shalom!
Kita harus berjaga-jaga menghadapi kedatangan Tuhan Yesus yang kedua karena kita tidak tahu kapan saatnya tiba. Tuhan tidak pernah lalai menepati janji-Nya, termasuk janji akan kedatangan-Nya yang kedua kelak. 2 Petrus 3:9 berkata “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.” Selama Tuhan belum datang, inilah kesempatan bagi kita untuk membenahi diri agar kelak kita benar-benar siap menjadi mempelai-Nya.
Pertobatan berarti benar-benar berpaling kepada Allah dari segala perbuatan kita yang sia-sia, kita harus membuat sebuah keputusan untuk benar-benar hidup fokus kepada Allah. “Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain.” (Yesaya 45:22) Goncangan boleh ada, tetapi jika kita menempatkan Tuhan dalam hidup kita, kita akan menjadi lebih dari pemenang.
Di tahun baru ini, mari kita tinggalkan segala perbuatan sia-sia kita di tahun-tahun sebelumnya agar kita menjadi umat yang layak (berkenan) di hadapan Tuhan dan mengalami pelipatgandaan mujizat. Kisah Rasul 14:15 berkata “Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.”
Pertobatan juga berarti memikirkan perkara-perkara yang di atas. Kolose 3:2-3 berkata “Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.” Kunci kemenangan kita di tahun ini adalah ketika kita semakin ‘tersembunyi’ di dalam Kristus dan mengizinkan Ia berkarya sebesar-besarnya dalam hidup kita.
Pertobatan berarti melayani Allah yang hidup. 1 Tesalonika 1:9 berkata “Sebab mereka sendiri berceritera tentang kami, bagaimana kami kamu sambut dan bagaimana kamu berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar” Melayani Tuhan adalah bukti bahwa kita telah mengalami sebuah pertobatan.
Pertobatan berarti meninggalkan beban dan dosa. Sebagai anak Allah, mainan kita bukanlah dosa karena itu adalah sampah. Ibrani 12:1 berkata “Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.” Mari kita menjadi orang Kristen yang melakukan sesuatu bagi kemuliaan nama Tuhan!

Category

%d bloggers like this: