HEAVENOUS

Kingdom Principle

Posted on: November 30, 2014

WAJIB: BERBUAH DAN MULTIPLIKASI BELAJAR DARI KEHIDUPAN ORANG YAHUDI (ISRAEL)

“Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.” (Galatia 3:29)

Shalom!

1 Petrus 2:9 berkata “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib” Kita wajib belajar dari kehidupan bangsa Israel karena Tuhan telah memilih dan memanggil kita termasuk dalam keturunan Abraham, milik Kristus. Bangsa Israel menentukan sejarah dunia dan dunia tak ada tanpanya; brand ternama dan orang besar di dunia sebagian besar berasal dari Israel. Rahasia bangsa Israel begitu diberkati Tuhan adalah:

  • Memiliki & dimiliki seorang Raja. “Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: “Akulah TUHAN Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri. Bukan saja Aku telah mengadakan perjanjian-Ku dengan mereka untuk memberikan kepada mereka tanah Kanaan, tempat mereka tinggal sebagai orang asing, tetapi Aku sudah mendengar juga erang orang Israel yang telah diperbudak oleh orang Mesir, dan Aku ingat kepada perjanjian-Ku.” (Keluaran 6:2-5) Dalam ayat tersebut kata Tuhan berarti Adonai = Penebus = Master. Kita memang mengenal Tuhan, tetapi sudahkah kita benar-benar menghidupi Tuhan dalam diri kita? Hidup kita bukan milik kita lagi tetapi milik Kristus yang berdaulat atas kita.
  • Firman yang mereka miliki mempunyai daya cipta yang dahsyat. Ulangan 4:5-7 berkata “Ingatlah, aku telah mengajarkan ketetapan dan peraturan kepadamu, seperti yang diperintahkan kepadaku oleh TUHAN, Allahku, supaya kamu melakukan yang demikian di dalam negeri, yang akan kamu masuki untuk mendudukinya. Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa yang pada waktu mendengar segala ketetapan ini akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi. Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti TUHAN, Allah kita, setiap kali kita memanggil kepada-Nya?” Sudahkah Firman Allah menjadi makanan kita setiap hari dan benar-benar menjadi rhema di hati kita? Ketika Adam pertama kali diciptakan, pikirannya benar-benar melebur dengan pikiran Tuhan sehingga setiap Firman yang dikatakannya memiliki daya cipta yang dahsyat.
  • Mereka mempunyai perjanjian dengan Tuhan. “ephes dammim” = boundary of blood, the silver of blood. Mata uang sikal artinya ‘timbangan perak’. Dalam darah ada nyawa (kehidupan). Lukas 15:12 berkata “Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka.” Kata ‘harta kekayaan’ dalam ayat tersebut tertulis ‘his living’ dalam Alkitab King James Version. Hal ini berarti dalam kekayaan ada kehidupan, jadi ketika kekayaan tersebut digunakan untuk hal yang tidak berkenan kepada Tuhan pastilah kutuk menanti. Karenanya bangsa Israel begitu berhati-hati menggunakan uang karena mereka mengerti bahwa ada perjanjian darah dalam mata uang mereka. Bangsa Israel menganggap sedekah sebagai keadilan. “Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.” (Amsal 19:17) Begitu juga dalam kehidupan kita ada perjanjian, bahwa ketika kita menerima Tuhan maka Ia akan memberikan kita hidup yang berkelimpahan.
  • Mereka mempunyai tugas. Kejadian 2:15 berkata “TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.” Kejadian 30:43 berkata “Maka sangatlah bertambah-tambah harta Yakub, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai.” Setiap kita diberi talenta oleh Tuhan dan harus dipertanggungjawabkan.
  • Mereka dievaluasi (berbuah dan memuliakan nama Tuhan). Lukas 13: 6-7 berkata “Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: “Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya. Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!” Apa yang sedikit di tangan kita dapat diubah menjadi berkat ketika Tuhan turut bekerja dalam hidup kita.

Category

%d bloggers like this: