HEAVENOUS

Dia Adalah Allah Yang Sanggup Mengubah Masa Yang Sulit Menjadi Masa Yang Indah

Posted on: October 27, 2014

  • In: Pdm. Hendry Sutedja
  • Comments Off on Dia Adalah Allah Yang Sanggup Mengubah Masa Yang Sulit Menjadi Masa Yang Indah

Pengkhotbah 3:11

“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.”

Shalom!

Ulangan 30:15 berkata “Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan” Tuhan Yesus adalah Allah yang sanggup mengubah masa yang sulit menjadi masa yang indah. Di saat-saat sulit, kita selalu diperhadapkan dengan banyak pilihan yang akan menentukan masa depan kita. Lalu, apa yang harus kita pilih?

  1. Pilihlah untuk tetap berharap kepada Tuhan. “Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!” (Mazmur 42:5) Sesulit apapun keadaan kita, seberat apapun situasinya, tetaplah berharap kepada Tuhan sebab Ia adalah Allah yang selalu setia menepati janji-Nya dan tak pernah meninggalkan kita. “Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!” (Mazmur 42:11) “Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!” (Mazmur 43:5) Ayub 42:1-2 berkata “Maka jawab Ayub kepada TUHAN: “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.” Ayub akhirnya mendapat berkat double portion ketika Ia memilih untuk tetap berharap kepada Tuhan ditengah masa sulitnya. “Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.” (Mazmur 123:2)
  2. Pilihlah untuk tetap taat kepada Tuhan, bukan mengandalkan pemikiran diri sendiri dalam menghadapi persoalan. “Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu,” (Ulangan 11:13-14) Kesulitan tidak membuat hidup kita semakin murah, tetapi membuat hidup kita semakin bernilai. Masa sulit adalah sebuah proses untuk memurnikan karakter kita menjadi semakin seperti Kristus, hal itu diperlukan ketaatan dan penundukan diri bukannya cepat panik/putus asa. Someone who seeks God will never afraid of problem, pain, and pressure; but their purity will come.
  3. Pilihlah untuk tetap beribadah kepada Tuhan, bukan menjauh dari-Nya. “Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,” (Ulangan 11:13) Kisah Rasul 8:27 berkata “Lalu berangkatlah Filipus. Adalah seorang Etiopia, seorang sida-sida, pembesar dan kepala perbendaharaan Sri Kandake, ratu negeri Etiopia, yang pergi ke Yerusalem untuk beribadah.” Dari ayat tersebut, kita belajar bahwa apapun keadaannya dan bagaimanapun pengorbanannya…tetaplah datang beribadah kepada Tuhan dengan setia. Carilah Tuhan hingga kita menjadi semakin dalam masuk di hadirat-Nya, disitulah kita akan menemukan kekuatan dalam masa sulit. Kita harus melatih, mendisiplinkan bahkan memaksakan diri kita untuk selalu mencari Tuhan ditengah kesesakan.
  4. Pilihlah untuk tetap berbuat baik. “Pada waktu kamu menuai hasil tanahmu, janganlah kausabit ladangmu habis-habis sampai ke tepinya, dan janganlah kaupungut apa yang ketinggalan dari penuaianmu.” (Imamat 19:9) Benih yang kita tabur di masa sulit, akan menjadi buah-buah berkat di masa depan. Percayalah!

Category

%d bloggers like this: