HEAVENOUS

Change Your Mind, Change Your Life

Posted on: June 15, 2014

Shalom!

“Setelah Yesus selesai dengan pengajaran-Nya itu, berangkatlah Ia dari Galilea dan tiba di daerah Yudea yang di seberang sungai Yordan. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan Iapun menyembuhkan [jasmani & rohani] mereka di sana.” (Matius 19:1-2) Mungkin secara jasmani kita sehat, namun bisa saja kita sakit secara rohani. Bagaimana menerima kesembuhan rohani? Change the way you think, so you can change the way you live. Gereja dipanggil keluar dari gelap menuju terang Kristus yang ajaib. Menjadi Kristen adalah mengikuti Yesus setiap hari, bukan sekedar ‘tiket’ untuk masuk surga. Jika kita mau disembuhkan, kita harus rela menanggalkan manusia lama dan mengenakan manusia baru yang dituntun oleh Roh Kudus. Berikut adalah beberapa kelompok orang yang berbondong-bondong mengikuti Yesus untuk disembuhkan, yaitu:

1)       Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: “Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?” (Matius 19:3) Hal pertama yang mau Tuhan sembuhkan adalah pernikahan. Kekerasan hati menjadi inti permasalahan dalam pernikahan sehingga kita sudah memutuskan untuk ‘tidak mau tahu lagi’ tentang pasangan kita dengan berdalih ‘tak ada penyelesaian’.

2)       Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.” (Matius 19:13-14) Kelompok yang kedua dimana orang banyak bergumul adalah anak-anak. Banyak orang bingung bagaimana mengurus anak-anak mereka yang memberontak. Satu hal yang harus dilakukan untuk menyelesaikan itu semua adalah izinkan anak-anak datang pada Yesus karena itu lebih penting, dibandingkan mereka menghabiskan banyak waktu di luar Tuhan meskipun hal tersebut sepertinya penting dan positif. Biar mereka ada dalam pergaulan di gereja, karena mereka menghabiskan banyak waktu bergaul di luar gereja sehingga lebih banyak kesempatan untuk disesatkan oleh pergaulan dunia. Tetapi jika mereka menghabiskan waktu di gereja, mereka akan terus berfokus kepada Tuhan. Tidak ada gunanya anak-anak kita mendapatkan pendidikan terbaik di dunia tetapi kehilangan keselamatan kekal. Didiklah mereka untuk mencari Kerajaan Allah terlebih dahulu sehingga mereka tidak murtad ketika menghadapi banyak masalah dalam kehidupan mereka. Anak-anak yang tidak mengenal Tuhan akan mempermalukan orang tua yang melayani Tuhan.

3)       Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” (Matius 19:16) Kelompok ketiga adalah tentang orang kaya. Orang ini adalah seorang pemimpin yang ternama tetapi ada suatu kekosongan dalam dirinya yang tak bisa diisi oleh apapun. “Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.” (Matius 19:21-22) Ketika kita ikut Yesus, kita bisa menjadi kaya tanpa mengalami kekosongan dalam diri kita, bukan kaya dengan segala permasalahan dalam keluarga yang membuat kita hidup tanpa sukacita. Segala sesuatu ada harganya, ikutlah Yesus dan biarkan Ia menyembuhkan kita.

4)       Kata orang muda itu kepada-Nya: “Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?””(Matius 19:20) Kelompok keempat yang perlu disembuhkan adalah murid-murid Yesus, mereka menginginkan jabatan dan kehormatan karena mereka tidak berpikir apa yang Tuhan Yesus pikirkan (Matius 20:21,22,24). Kingdom mentality is about thinking as Jesus thinks. Pikiran Kristus itu mengikuti Tuhan dengan sepenuh hati dan menyangkal diri, berkorban bagi Tuhan sehingga kita mengalami hidup yang kekal. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu (Matius 20:25-26) Ikutlah Yesus dengan ketaatan yang sempurna, percayalah bahwa Ia sanggup melakukan lebih dari yang kita pikirkan atau doakan. Penghalang kita dengan berkat bukanlah masalah tetapi mentalitas kita. Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal. (Matius 19:29)

Category

%d bloggers like this: