HEAVENOUS

Kunci Daud

Posted on: May 20, 2014

Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.” (Wahyu 3:7-8)

Marilah kita belajar dari kehidupan Daud untuk menerima ‘kunci Daud’ tersebut, yaitu:

1)      Proses. Ketika diproses Daud tidak tawar hati. Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.” (Amsal 24:10) Proses bertujuan untuk membuat kita semakin mengandalkan Tuhan. Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.” (Matius 5:3,5) Biarlah melalui proses yang sedang kita alami, kita didapati semakin memuliakan nama Tuhan bukan malah bersungut-sungut. Kita akan terus diproses menjadi ‘emas murni’ oleh Tuhan sampai Ia bisa melihat cerminan wajah-Nya ketika ia melihat kita; disaat itulah kita serupa dengan Yesus (1 Yohanes 2:6).

2)      Promosi. Ketika dipromosikan Tuhan dari seorang gembala menjadi seorang raja, Daud tidak tinggi hati. Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.” (Amsal 18:12)

3)      Perkenanan Tuhan. Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.” (Kisah Rasul 13:22) Daud didapati berkenan di hati Tuhan karena ia adalah seorang penyembah yang menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran, juga Daud adalah seorang yang taat akan perintah Tuhan meskipun ia tidak mengerti mengapa Tuhan memerintahkannya melakukan hal tersebut.

Category

%d bloggers like this: