HEAVENOUS

V I S I O N

Posted on: May 14, 2014

Kejadian 15:5

“Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.””

Shalom!

Akhir-akhir ini kita harus menjalani hidup berpasangan dengan Tuhan Yesus sehingga apapun pencobaan hidup yang kita alami, kita pasti akan bertahan dan menjadi pemenang. Sebagai pasangan Tuhan, kita harus mengerti dan menyesuaikan diri dengan ‘gaya bermain’ Tuhan disaat mengubah kekalahan kita menjadi kemenangan.

Hal pertama yang Tuhan lakukan sebelum membuka pintu-pintu mujizat-Nya bagi kita, yaitu memberikan visi kepada kita. 2 Raja-Raja 2:10 berkata “Berkatalah Elia: “Yang kauminta itu adalah sukar. Tetapi jika engkau dapat melihat [memvisualisasikan] aku terangkat dari padamu, akan terjadilah kepadamu seperti yang demikian, dan jika tidak, tidak akan terjadi.”” Ayat tersebut mengajarkan kita bahwa hal yang sukar (mujizat) bisa terjadi tergantung dari visi kita. “Bila tidak ada wahyu [visi], menjadi liarlah [hancur] rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.” (Amsal 29:18) Visi Tuhanlah yang menguatkan kita ketika kita merasa lemah dalam meraih janji Tuhan dan membuat kita hidup berkemenangan.

Good vision brings good future. Tiga hal yang harus kita perhatikan sebagai gaya hidup Kerajaan Allah (kehidupan yang dipimpin oleh visi Tuhan) yang membawa kemenangan bagi kita, yaitu:

1)      Perbaiki visimu. Yeremia 1:11-12 berkata “Sesudah itu firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya: “Apakah yang kaulihat, hai Yeremia?” Jawabku: “Aku melihat sebatang dahan pohon badam.” Lalu firman TUHAN kepadaku: “Baik penglihatanmu, sebab Aku siap sedia untuk melaksanakan firman-Ku.”” Kita harus memperbaiki visi kita sebelum melakukan hal-hal yang lainnya dalam meraih mimpi, yaitu dengan memiliki gambaran/imajinasi yang baik seperti yang Tuhan lihat tentang masa depan kita. Situasi memang tidak memungkinkan, tetapi hiduplah dengan visi Ilahi yang baru. Jangan berpegang kepada apa yang kita pikirkan, tetapi bertanyalah kepada Tuhan tentang apa yang Ia ingin untuk kita pikirkan. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, hanya bersabarlah menanti waktu Tuhan.

2)      Perbesar visimu. “Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita.” (2 Petrus 1:2) Tuhan kita adalah Tuhan yang tidak pernah puas dengan kapasitas yang kita miliki sekarang, tetapi Ia akan selalu melipatgandakan kapasitas kita. Karenanya, kita tidak boleh menjadi seseorang dengan mental rata-rata tapi harus memiliki mental progresif yang visinya selalu mengalami kemajuan. Yesaya 54:2 berkata “Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!” Memperbesar visi berarti memperbesar kapasitas diri. Let’s believe the power of dream! Kita bisa kehilangan apapun, namun jangan biarkan kita kehilangan semangat dan mimpi karena kita bersama Allah Imanuel. Jangan berhenti berjuang dan belajar hingga visi Tuhan digenapi dalam hidup kita, always give the best! Ini waktunya untuk memperbesar visi kita untuk kemuliaan nama Tuhan.

3)      Percayakan visimu kepada Allah. “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3:23) Jangan menyerah, tetap semangat dan tetaplah berpengharapan kepada Tuhan! Kejadian 15:5 berkata “Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”” Langit adalah simbol ‘tanpa batas’. Marilah kita memiliki visi global, bukan sekedar visi pribadi semata. Visi yang besar di mata Tuhan adalah keselamatan jiwa-jiwa.

Tags: ,

Category

%d bloggers like this: