HEAVENOUS

Kasih Yang Membangun

Posted on: February 18, 2014

Shalom!

Menurut kamus, kasih adalah suatu perasaan sayang yang ada dalam hati kita; intense feeling of deep affection; a great interest and pleasure of something; a person or thing that we love. Lalu apa yang Alkitab katakan mengenai kasih?

  • 1 Korintus 13:4-7 berkata Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.” Kasih itu sikap ketika menghadapi seseorang, cara kita berperasaan atau berpikir. Kasih adalah pilihan, itulah cara kita melihat semuanya (kasih mempengaruhi sudut pandang kehidupan kita).
  • Yohanes 14:21 berkata Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.” Kasih itu berarti menghormati; kesetiaan dan ketaatan adalah bagian dari kasih.
  • Yohanes 3:16 berkata Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Kasih itu mau bertindak dan memberi.
  • Yohanes 15:13 berkata Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” Kasih itu mau berkorban.

Kasih berbicara tentang waktu yang diluangkan untuk sesuatu yang kita cintai. Kasih itu berasal dari hati, karenanya kasih itu harus dikatakan sebab segala sesuatu yang kita katakana berasal dari hati kita.

Kasih itu dasar dari suatu hubungan yang didasari oleh pilihan, kesepakatan, solidaritas, bisnis dan social antara dua orang atau lebih. 1 Korintus 13:3 berkataDan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.”

Kepercayaan akan satu sama lain adalah dasar dari sebuah hubungan, jadi ketika tidak ada kepercayaan lagi maka hubungan tersebut mulai memburuk. Konflik itu normal, itu hanyalah dua gagasan yang berbeda namun perbedaan janganlah menyebabkan perpecahan suatu hubungan. Belajarlah untuk saling menerima perbedaan dengan saling rendah hati. Jadikan konflik sebagai alat untuk mendewasakan hubungan kita dengan pasangan bahkan membuat kita semakin mencintai pasangan kita setelah konflik terselesaikan.

Konflik dalam suatu hubungan harus diselesaikan bukan dihindari agar konflik tidak semakin berlarut-larut. Diperlukan kerendahan hati dan kejujuran satu sama lain untuk menyelesaikan konflik. Tidak ada yang dapat memisahkan kita dengan kasih Kristus, maka seharusnya tidak ada pula hal yang dapat memisahkan hubungan kita dengan sesama.

Category

%d bloggers like this: