HEAVENOUS

Janji Yang Unik

Posted on: December 17, 2013

“Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat”

Shalom!

Di tahun Ayin Dalet ini pintu-pintu surga sedang terbukan bagi kita, namun pintu-pintu tersebut hanya terbuka sesuai momentnya Tuhan. Maka hendaklah kita menjadi umat yang bijaksana yang bersiap-siap untuk memasuki pintu Tuhan tersebut agar kita tidak terlambat masuk ketika pintu tersebut sudah ditutup (salah momentum). Jika kita tidak hidup seturut kedatangan Tuhan yang keduakalinya kelak, maka kita akan salah melangkah karena tidak fokus kepada tujuan akhir  hidup kita, karenanya sangat penting bagi kita untuk mendengar suara Tuhan.

Wahyu 1:3 berkata “Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.” Kalimat ‘sebab waktunya sudah dekat’ mengarah kepada masa pemerintahan Tuhan akan segera digenapi. Berdasarkan ayat tersebut, mendengar suara Tuhan dikokohkan dengan tindakan membacakan dan menuruti Firman Tuhan.

Tuhan berbicara kepada setiap orang dengan cara yang berbeda dan unik sesuai dengan kepribadian masing-masing orang. Firman Tuhan tidak selalu nyaman bagi daging kita namun percayalah bahwa itulah cara terbaik Tuhan untuk membentuk kita menjadi pribadi yang layak masuk surga karena jika kita enggan menurutinya dan hidup semau kita maka kita sedang berjalan menuju neraka. Karenanya, mendengar suara Tuhan adalah suatu persiapan yang penting menjelang kedatangan-Nya kelak sebab Tuhan tidak menghendaki umat-Nya binasa.

Wahyu 1:4.5 berkata “Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh [maksudnya adalah Roh Kudus dengan segala kesempurnaan-Nya] yang ada di hadapan takhta-Nya, dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya”

Be open-minded. Tuhan berbicara kepada semua gereja dan pemulihan yang seutuhnya ialah ketika kita masuk dalam unity antar gereja. Setiap gereja mengikuti rancangan khusus dari Tuhan, karenanya suara Tuhan bagi setiap gereja adalah suatu hal yang membangun gereja yang lain juga bukannya untuk saling menjatuhkan. Menangkap suara Tuhan secara utuh, detail dan benar lahir dari pengenalan akan Tuhan (keintiman), yaitu sebagai Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus. Sesuatu yang kita rasa adalah suara Tuhan harus dikonfirmasi dengan kebenaran Alkitab agar tidak salah interpretasi; jika hal tersebut benar suara Tuhan maka tidak mungkin bertentangan sebab Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus adalah satu kesatuan yang tidak saling bertentangan.

Kitab Wahyu adalah kitab pewahyuan di akhir zaman di mana Tuhan  banyak menyebutkan angka 7 yang merujuk kepada ‘kesempurnaan’, karenanya suara Tuhan di kitab Wahyu pun adalah tuntunan Tuhan yang lengkap bagi kita untuk hadapi hari-hari terakhir di ‘musim kesempurnaan’ ini. Kasih mula-mula kepada Tuhan adalah hal yang sangat esensial dalam kehidupan kita; itulah yang membuat kita mengalami hadirat Tuhan dan tetap hidup. Allah berdaulat atas seluruh kehidupan kita, Tuhan yang selalu memegang kendali hidup kita karenanya diperlukan kerendahan hati untuk bersedia mendengar suara Tuhan (dituntun) dan melakukannya.

Category

%d bloggers like this: