HEAVENOUS

God’s Mission For Indonesia

Posted on: September 29, 2013

Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. (Matius 9:35-36)

 

Kita adalah murid sekaligus hamba Tuhan Yesus, maka kita pun sepatutnya melakukan apa yang telah Ia lakukan bagi dunia, salah satunya adalah melalui pelayanan misi. Terlalu banyak anak muda yang terhilang dan tidak dipedulikan bahkan hingga di daerah-daerah terpencil. Disinilah peran kita sebagai anak-anak Terang sangat diperlukan sebagai wujud kepedulian akan kesejahteraan bangsa ini, kuncinya adalah dengan mengasihi Tuhan dan sesama. Ada empat hal yang harus kita lakukan dalam pelayanan misi, yaitu:

1)     Doa misi. Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” (Matius 9:37-38)

2)     Data misi. Sebelum melakukan pelayanan misi, kumpulkanlah segala informasi tentang daerah yang akan dilayani dan jumlah jiwa yang akan dilayani, agar kita tidak salah sasaran dalam melayani.

3)     Daya misi. “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Lukas 10:27)

4)     Dana misi. Pelayanan misi memerlukan biaya yang tidak sedikita, maka kita pun harus memiliki hati yang rela menabur bagi pelayanan ini.

 

Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:20)

 

Jadilah anak muda yang hebat tetapi tetap rendah hati, yaitu dengan tetap menjadikan Tuhan Yesus sebagai prioritas hidup yang utama sehingga hati kita tetap melekat kepada-Nya bukan kepada segala prestasi ataupun kehebatan kita. Tak perlu takut dalam melakukan pelayanan misi, sebab Tuhan sendiri yang berjanji bahwa Ia akan selalu menyertai kita. Bagian kita hanyalah mendedikasikan diri sepenuhnya bagi perluasan Kerajaan Surga di Bumi ini sedini mungkin.

Category

%d bloggers like this: