HEAVENOUS

Kalender Tuhan

Posted on: July 29, 2013

Daniel 7:24-25

“Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu. Sesudah mereka, akan muncul seorang raja; dia berbeda dengan raja-raja yang dahulu dan akan merendahkan tiga raja. Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.”

Shalom!

Daniel menubuatkan bahwa pada hari terakhir akan ada seorang pemimpin global yang memimpin seluruh dunia yaitu seorang penghujat Tuhan dan penganiaya umat Tuhan dengan mengubah waktu dan hukum. Kita tahu bahwa segala sesuatu indah pada waktunya dan kita pun akan diberkati jika kita taat akan hukum Allah. Hal ini berbanding terbalik dengan cara kerja iblis, yaitu ia berusaha mengubah waktu dan hukum Tuhan sehingga semakin banyak umat manusia yang sesat dan dibinasakan.

Iblis hendak membutakan umat Tuhan dari kebenaran Firman Tuhan melalui ‘tiruan tritinas’. Pada akhir zaman, akan ada penyatuan trinitas satanic yaitu naga tua, antikris dan nabi palsu. Nabi palsu merupakan tiruan ‘Yohanes pembabtis’ yang mengajarkan penyesatan bagi umat manusia.

Kalender Tuhan adalah kalender yang diwahyukan Tuhan sendiri kepada umat-Nya sedangkan kalender internasional diciptakan oleh manusia. Imamat 23:1-2 berkata TUHAN berfirman kepada Musa: “Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN yang harus kamu maklumkan sebagai waktu pertemuan kudus, …” Dalam bahasa Ibrani kata ‘hari raya’ (moed) berarti waktu yang telah ditetapkan bagi hidup kita, sedangkan kata ‘pertemuan’ (miqra) berarti geladi resik. Perhatikan bahwa Tuhan mewahyukan kalender-Nya kepada bangsa Yahudi, maka kita pun harus mengerti pewahyuan akhir zaman berdasarkan kalender Yahudi (kalender lunar-solar).

Tuhan menggenapi kalender-Nya dalam hidup manusia berdasarkan waktu-waktu berikut:

  1. Bulan Nisan (paskah/kematian Tuhan Yesus, perayaan roti tidak beragi, buah sulung/kebangkitan Tuhan Yesus) menandakan kedatangan Tuhan yang pertama untuk membebaskan umat manusia dari dosa.
  2. Bulan Sivan (pentakosta) adalah masa-masa dimana Roh Kudus berkarya selama kehidupan kita.
  3. Bulan Tishri (peniupan sangkakala/Yesus menjemput mempelai-Nya, hari raya pendamaian/Yesus datang bersama mempelai-Nya dan hari raya pondok daun/Yesus memerintah dalam kerajaan 1000 tahun damai) menandakan keadaan akhir zaman.

Ketika kita mengerti masa-masa yang telah ditetapkan sesuai dengan kalender Tuhan, maka kita tidak akan bingung dengan waktu-Nya Tuhan dan melihat betapa besar karya-Nya dalam hidup kita sesuai waktu yang telah ditetapkan-Nya sebab Tuhan menetapkan kalender-Nya untuk memberkati kita sedangkan iblis berusaha mengubahnya agar kehidupan kita tidak diberkati.

1 Korintus 5:7-8 berkata “Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus. Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran. Beberapa ayat dalam Alkitab menghubungkan akhir zaman dengan hari raya. Maksud dari hari raya roti tidak beragi yaitu sebuah tindakan profetik untuk melepaskan dosa (ragi) dari hidup kita melalui kemurnian dan kebenaran. Marilah kita menyambut kedatangan-Nya dengan menjadi mempelai wanita yang bijaksana!

Category

%d bloggers like this: