HEAVENOUS

TAKE vs GIVE

Posted on: July 27, 2013

“Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.” Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”” (Matius 19:24-25)

“Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?“” (Matius 19:27) Tidak jarang kita pun seperti Petrus yang ‘perhitungan’ untuk menjadi murid Yesus. Memang Tuhan memberikan kita upah yang besar di surga jika kita setia menjadi pengikut-Nya selama di bumi ini. Namun, Tuhan menghendaki kita memiliki motivasi hati yang murni sebagai murid-Nya, yaitu dengan tidak hanya menuntut ‘upah’. Matius 6:10 berkata “datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.” Surga adalah upah kita kelak, tetapi yang Tuhan perhitungkan adalah ‘perjuangan’ kita untuk mendapatkan upah tersebut yaitu dengan menyatakan surga di bumi melalui kehidupan kita yang mencerminkan karakter Kristus.

“Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya keluar dari Yerikho, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Ada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan mendengar, bahwa Yesus lewat, lalu mereka berseru: “Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!” Tetapi orang banyak itu menegor mereka supaya mereka diam. Namun mereka makin keras berseru, katanya: “Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!” Lalu Yesus berhenti dan memanggil mereka. Ia berkata: “Apa yang kamu kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab mereka: “Tuhan, supaya mata kami dapat melihat.” Maka tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, lalu Ia menjamah mata mereka dan seketika itu juga mereka melihat lalu mengikuti Dia.” (Matius 20:29-34)

Ayat di atas menunjukan bahwa betapa Yesus lebih fokus kepada kehidupan yang menyatakan kepedulian kepada orang-orang yang ‘dibuang’ ketimbang menuntut upah pelayanan. Kita tak bisa memungkiri bahwa betapa hebatnya pelayanan Yesus selama di bumi, namun Ia lebih memilih untuk merendahkan diri dan menyatakan surga di bumi melalui kasih. Marilah kita mengikuti teladan Tuhan Yesus dengan memperhatikan orang-orang yang tidak diperhatikan oleh dunia sebab sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. Dan ketika kedatangan-Nya kelak, Tuhan Yesus pun akan berkata kepada kita: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. (Matius 25:31-46)

Category

%d bloggers like this: