HEAVENOUS

Taat Kepada Kristus

Posted on: July 17, 2013

Kita wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup (1 Yohanes 2:6) untuk mengalami pemulihan seutuhnya (entering the next level). Bagaimana Kristus telah hidup? Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar. (Roma 5:19)

Memang karena ketidaktaatan Adam yang pertama, maka semua manusia menjadi berdosa tetapi bersyukurlah sebab melalui ketaatan Adam yang kedua (Tuhan Yesus Kristus), maka semua manusia yang telah berdosa dikembalikan menjadi serupa dengan wujud Allah.

Setiap kali kita melakukan sebuah ketaatan, maka surga akan terbuka bagi kita… lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” (Matius 3:17) Kata ‘Anak-Ku’ dalam ayat tersebut menunjuk kepada sebuah pengertian akan seorang putera yang dewasa, yaitu ia yang mengerti kehendak Bapa. Tuhan Yesus tetap taat sampai mati di kayu salib karena kasih-Nya akan jiwa-jiwa yang terhilang (Filipi 2:5-11). Lakukan perintah Tuhan dengan ketaatan yang sungguh-sungguh. Jangan sampai kita terjebak sehingga meninggalkan iman kita demi sebuah hal yang nilainya tidak sebanding dengan nilai Kerajaan Surga.

Ketaatan dan kasih tak dapat dipisahkan. Yohanes 14:15 berkata Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” Kata ‘segala’ dalam ayat tersebut mengandung pengertian bahwa kita harus tetap taat meskipun kita tidak mengerti perintah-Nya karena ada berkat dibalik sebuah ketaatan, yaitu Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.” (Keluaran 19:5) maka “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.(1 Korintus 2:9) Siapakah ‘mereka yang mengasihi Dia’? Yaitu mereka yang melakukan perintah-Nya.

Orang yang taat adalah orang yang beriman. Orang beriman diuji dari ketaatannya melakukan perintah Tuhan. Melalui kisah seorang perwira Kapernaum, perhatikan bahwa ketaatan seorang pemimpin kepada Tuhan akan berdampak kepada keadaan bawahannya. Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel.” (Matius 8:10)

Kita pun harus taat dalam mengembalikan persepuluhan kepada Tuhan. Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.” (Maleakhi 3:10)

Category

%d bloggers like this: