HEAVENOUS

Dituntun Oleh Roh Kudus

Posted on: July 2, 2013

“Yohanes 16:7-15”

Shalom!

Kebenaran yang Tuhan Yesus katakan itulah yang akan membebaskan kita. Adalah lebih baik jika Tuhan Yesus meninggalkan murid-murid-Nya di bumi ini, sehingga Roh Kudus dicurahkan dan memenuhi para murid untuk melakukan hal yang dahsyat, bahkan lebih dari yang Yesus pernah lakukan selama di bumi. Dari 500 orang murid Yesus, hanya 120 orang yang mengalami kepenuhan Roh Kudus karena mereka menanti-nantikan kuasa Tuhan dicurahkan dengan iman dan kesabaran sehingga mereka memperoleh janji-janji Allah. Ketika Roh Kudus dicurahkan kepada kita, Tuhan menghendaki agar kita melayani-Nya dengan sepenuh hati.

Roh Kudus bekerja dengan menginsyafkan kita akan dosa, standar kebenaran Allah dan penghakiman. Orang Kristen seharusnya adalah orang yang dosanya lebih sedikit dibanding orang lain karena kita memiliki Roh Kudus yang tidak dapat berbuat dosa di dalam diri kita. Ketika kita masih hidup di bumi, kita masih memiliki kesempatan untuk bertobat; Roh Kuduslah yang akan mengingatkan kita akan dosa dan mengubahkan kita menjadi pribadi yang lebih baik sehingga ketika kita menghadapi Tahta Pengadilan Kristus kelak, kita akan menerima ‘reward’ dari Tuhan bukan penghukuman. Namun, ketika kita melayani Tuhan dan menyombongkan diri maka reward tersebut akan dihapus.

Kita harus memiliki mentalitas yang berpusat kepada kehidupan kekal (surgawi) karena tidak selamanya kita akan hidup di bumi ini. Jadi apapun yang kita lakukan di bumi ini, pastikan bahwa apa yang kita lakukan tersebut akan berguna bagi kehidupan kekal kita di surga kelak. Kita harus memiliki pola pikir yang bersifat kekekalan dimana kebijaksanaan dari surga mengandung hal-hal yang murni, damai sejahtera/kelembutan dan penuh dengan pengampunan karena Roh Kudus akan mengajar kita dengan nilai-nilai yang berbeda dengan nilai-nilai duniawi. Jadi, misi Roh Kudus adalah untuk mengajar dan menuntun kita kepada kebenaran. Ia akan mengajar kita melalui Firman Tuhan, pengalaman bahkan kegagalan kita.

Yakobus 1:13-15 berkata “Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.”

Ketika kita memiliki buah roh penguasaan diri maka kita tidak akan mudah tergoda oleh dosa. Serahkanlah segala ‘benih kejahatan’ dalam diri kita kepada Tuhan dan biarkanlah Tuhan menghancurkan semua itu agar benih tersebut tidak dapat ‘dibuahi’ lagi dan menimbulkan dosa yang mendatangkan maut bagi kita.

Selain itu, kita memiliki benih kebaikan dalam diri kita yang dibentuk dari Firman Tuhan yang berakar dalam kehidupan kita (rhema). Temukanlah ‘benih kebaikan’ dalam diri kita dan izinkan Roh Kudus menyempurnakannya dalam hidup kita sehingga kita benar-benar menggenapi tujuan Ilahi di bumi ini.

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11)

Category

%d bloggers like this: