HEAVENOUS

Fans Vs Disciple

Posted on: June 18, 2013

Kita harus mempunyai tujuan yang jelas dalam mengikut Yesus, yaitu sebagai murid-Nya yang setia sampai akhir bukan hanya sebagai ‘penggemar’ Yesus yang hanya mengenal-Nya secara teori tanpa hubungan yang intim dengan-Nya. Seorang penggemar Yesus pasti akan meninggalkan Yesus ketika ia tak mendapatkan ‘mujizat’ dari-Nya (Yohanes 6:66).

Cek diri kita sendiri:

  • Apakah kita percaya kepada Yesus disertai tindakan iman atau hanya di mulut saja?
  • Mengenal Yesus melalui persekutuan pribadi (mengalami keberadaan-Nya) atau hanya melalui ‘apa kata orang’?
  • Apakah Yesus menjadi satu-satunya kekasih kita atau hanya salah satu dari ‘kekasih-kekasih’ kita?

Bagaimana menjadi murid Yesus? “Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” (Matius 16:24)

  1. Menyangkal diri berarti menyerahkan sesuatu yang paling penting bagi kita demi kepentingan Tuhan Yesus. Percayalah ketika kita rela menyerahkan ‘keegoisan’ kita pasti kita akan mendapatkan sesuatu yang jauh lebih baik dari Tuhan.
  2. Memikul salib berarti mengalami penderitaan karena percaya Tuhan Yesus. Sebagaimana tertulis bahwa kita harus memikul salib untuk menjadi murid Yesus yang sejati, ‘melemparkan’ salib berarti tidak mengikut Tuhan dengan sepenuh hati.

Tuhan Yesus bukan hanya sekedar memberikan perintah tetapi Ia telah melakukannya dengan setia sampai akhir sehingga memberikan sebuah teladan yang hidup bagi murid-murid-Nya. Matius 16:27 berkata “Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. Tuhan berjanji bahwa Ia akan memberikan mahkota bagi murid-Nya yang setia sampai akhir. Jadilah murid Yesus yang setia sampai akhir untuk mengubah dunia melalui Injil Yesus Kristus!

Category

%d bloggers like this: