HEAVENOUS

You Are What You Think

Posted on: June 2, 2013

1 Yohanes 4:4-6

“Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.”

Shalom!

Pemulihan seutuhnya terjadi jika hati kita mengalami pembaharuan karena hati adalah sumber kehidupan. Kita bukan dari dunia, Tuhan memiliki ukuran kesuksesan kita sesuai standar Kerajaan Allah. Sebab itu, janganlah terpancing oleh apa yang dikatakan oleh dunia melainkan lakukanlah segala sesuatunya sesuai dengan sistem Tuhan, yaitu berjalan di dalam Firman Tuhan dan Roh Kudus.

Tanamkan di dalam diri kita bahwa Tuhan ada dalam diri kita sehingga kita memiliki pola pikir Kristus dan tindakan-tindakan kita pun selaras. Tuhan menghendaki kita memiliki ‘tanda’ Kristus sehingga orang lain melihat Allah di dalam diri kita dan menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamat mereka.

Untuk memiliki ‘icon Kristus’ kita harus memiliki gambar diri yang benar. Sesungguhnya kita ini berasal dari Allah, karenanya kita harus tetap percaya pada Firman Tuhan tanpa terpengaruhi oleh kedagingan/perasaan kita. Dalam segala sesuatunya, kita harus selalu bertanya kepada Tuhan untuk setiap jawaban pergumulan kehidupan kita.

Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. (1 Samuel 17:45)

Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Matius 16:24) Sebagai orang Kristen (pengikut Kristus), kita harus memikul salib setiap hari seperti Tuhan Yesus yang memikul salib sepenuhnya (dengan sempurna).

Hikmat datangnya dari atas (Tuhan), karenanya kita harus selalu intim dengan Tuhan untuk menyelesaikan tugas kita di bumi. Selain itu, bersosialisasilah dengan orang-orang yang berkualitas kehidupannya agar kitapun memiliki kehidupan yang berkualitas pula. Pergaulan kita menentukan masa depan kita.

            Kita harus memiliki mata seperti mata Tuhan untuk memvisualisasikan masa depan kita yang penuh harapan.  Sebuah biji/benih yang kecil terlihat sepele, namun ketika biji/benih tersebut diletakan sesuai dengan habitatnya, maka biji/benih tersebut akan tumbuh menjadi tanaman yang indah (hidup). Berhati-hatilah menggunakan uang karena jika kita tidak bijaksana dalam mempergunakannya, maka kita akan terjebak ke dalam kesengsaraan.

Category

%d bloggers like this: