HEAVENOUS

Lebih Dari Pemenang

Posted on: May 12, 2013

Roma 8:37

“Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.”

Shalom!

Tuhan sudah berjanji bahwa kita adalah umat yang lebih dari pemenang, jadi tidak ada alasan untuk kita merasa kalah. Kuasa Allah membuat kita mengalami kekuatan supranatural untuk bersemangat kembali ketika kita gagal. Mengapa Tuhan menghendaki kita untuk bersatu dalam tubuh Kristus (unity)? Karena kesatuan adalah kunci untuk kita saling menopang satu sama lain sehingga tercapailah tujuan Allah di muka bumi ini. Ingatlah, bahwa Tuhan Yesus telah memberikan kemenangan kepada kita melalui pengorbanan-Nya di kayu salib (1 Korintus 15:57). Adalah tujuan Tuhan agar kita selalu mengalami kemenangan demi kemenangan (2 Korintus 2:14).

Roma 6:5 berkata “Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.” Kematian berarti ‘kegagalan’, sedangkan kebangkitan berarti ‘kemenangan’. Ketika kita mulai tidak percaya akan janji kemenangan-Nya, ingatlah akan kuasa kebangkitan-Nya yang telah mengalahkan maut. Jika kita senantiasa membawa kemenangan Tuhan dalam hidup kita, kita pasti akan mengalami hidup yang berkemenangan.

Kita harus ‘membawa’ nama Tuhan dalam menghadapi setiap pergumulan kita karena kita percaya bahwa Allah beserta kita dan bahwa segala kemuliaan adalah bagi Dia (1 Samuel 17:45-47). Mazmur 20:8 berkata “Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita.” Kita harus senantiasa berjalan dengan Tuhan akhir-akhir ini. Hal apapun selain Tuhan yang kita andalkan adalah sia-sia, tetapi pengharapan kepada Tuhan tidak akan mengecewakan (Mazmur 33:16-17, Amsal 21:31).

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33) Mengutamakan Tuhan adalah kunci dari kehidupan yang berkemenangan. Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya, Ia sanggup mengubah kemustahilan menjadi berkat ketika kita tidak mengandalkan diri sendiri (Yeremia 17:5-8).

Kemenangan juga ditentukan oleh kesetiaan kita kepada Tuhan. Tuhan Yesus berjuang sampai akhir demi kemenangan kita meskipun hal itu sangat menyakitkan bagi-Nya, demikian juga kita harus setia sampai akhir (jangan undur) dalam mengikuti-Nya (1 Tawarikh 22:13).

Berdasarkan Roma 7:23, ada dua hukum dalam kehidupan kita, yaitu hukum dosa dan hukum ketaatan kepada Allah. Kemenangan yang kita terima dari Tuhan Yesus adalah kemenangan dari dosa sehingga kita dapat hidup dalam ketaatan penuh kepada Allah. Tuhan Yesus pun memberikan kita kemenangan atas pencobaan kehidupan. Jadi, tidak ada sesuatu apapun yang membuat kita menjadi lemah sebab kita sudah ditentukan untuk menjadi orang yang lebih dari pemenang (1 Korintus 10:13).

Category

%d bloggers like this: