HEAVENOUS

Atmosfir Iman

Posted on: April 16, 2013

 “Ia berkata kepada mereka: “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.(Matius 17:20)

Faith makes miracle. Iman adalah sesuatu yang sederhana namun berdampak besar bagi hidup kita. Tidak ada yang mustahil, jika kita hidup dengan iman kepada Kristus. Dengan iman sebesar biji sesawi saja, kita dapat memindahkan “gunung” (masalah, rintangan, cobaan) dalam kehidupan kita. Lalu, bagaimana caranya membangun atmosfir iman dalam hidup kita?

  1. Memperkatakan perkataan iman. Markus 11:23 berkata “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.” Hidup kita tergantung dari perkataan kita. Perkataan iman memiliki “kuasa penciptaan”. Jadi, perkatakanlah Firman Tuhan senantiasa agar janji Firman Tuhan tersebut ‘tercipta’ dalam kehidupan kita. Percayalah, tidak ada yang mustahil untuk janji Tuhan dinyatakan dalam kehidupan kita meskipun kita sedang mengalami ‘proses’ kehidupan.
  2. Be visionary in faith. Markus 11:24 berkata “Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” Kita harus bisa memvisualisasikan diri kita di masa depan sejak kini, yaitu melihat tentang bagaimana kita di masa depan. Ini bukan tentang kekuatan pikiran seperti yang didoktrinkan oleh dunia, tetapi tentang menggunakan kekuatan Tuhan (iman) untuk percaya bahwa masa depan kita sungguh ada. “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” (Ibrani 11:1) Milikilah semangat untuk meraih masa depan yang penuh harapan! Never say ‘can not’, guys!

Our future depends on what we build now. Jika kita menabur iman sekarang, maka kita akan menuai kekuatan iman di masa depan. Kehidupan iman ditentukan oleh keputusan hati kita bukan oleh keadaan. So, bangun fondasi iman untuk menopang kehidupan kita di masa depan! “ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun” (Lukas 6:48)

Category

%d bloggers like this: