HEAVENOUS

Aku Istimewa

Posted on: January 16, 2013

Sudah sepatutnya kita tidak pernah berhenti mengucap syukur kepada Tuhan, karena dia sangat mengasihi kita dan menganggaup kita ini berharga/istimewa bagi-Nya. Saat kita dalam masalah, saat dunia menolak kita, saat kita tidak dianggap/diremehkan, di hadapan Tuhan kita tetaplah berharga. Saat kisah penciptaan (Kejadian 1:26, Mazmur 139:13-16), Tuhan mengistimewakan manusia. Saat manusia hidup dalam kegelapan/dosa, Tuhan menyelamatkan manusia (Yohanes 3:16). Saat manusia menjalankan kehidupannya sehari-hari, Tuhan berjanji tidak akan meninggalkan manusia (Ibrani 13:35). Bahkan Tuhan tidak melupakan kita, sekalipun seorang wanita bisa melupakan bayinya (Yesaya 49:15). Nama kita tertulis di telapak tangan-Nya (Yesaya 49:16). Saat manusia yang dikasihi Tuhan meninggalkan dunia (mati), Dia tetap menganggapnya berharga (Mazmur 116:15).

Jadi betapa istimewanya kita ini di mata Tuhan. Apa yang sepatutnya bisa kita lakukan untuk membalas kasih-Nya?

  1. Makin melekat pada Tuhan (Mazmur 91:14, Mazmur 65:5, Yakobus 5:8a).
  2. Jangan ambil apa yang menjadi hak Tuhan. Kemuliaan/kehormatan/kemahsyuran/kejayaan Tuhan (1 Tawarikh 29:11), perpuluhan (Matius 3:10), penghakiman (Matius 7:11), pembalasan (Roma 12:19b).
  3. Laksanakan perintah agung (Matius 22:37-40).
  4. Laksanakan amanat agung (Matius 28:19-20).

Menyadari betapa istimewanya kita ini oleh karena kasih Tuhan, maka pergunakanlah waktu, tenaga, dan harta kita, untuk menyenangkan hati-Nya.

Category

%d bloggers like this: