HEAVENOUS

Kerukunan Dalam Persaudaraan

Posted on: December 5, 2012

Mazmur 133:1-3

Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.”

Kerukunan mendatangkan berkat. Dalam Yohanes 17, Yesus berdoa dan merindukan agar pengikut-Nya dapat menjalani kehidupan dalam kasih, kekudusan, dan kesatuan. Yesus menginginkan adanya kesatuan yang rukun (Yohanes 17:21), agar Roh Kudus dapat bekerja dengan efektif di antara orang percaya. Jika muncul perpecahan, maka berbagai masalahlah yang justru akan dihadapi (1 Korintus 1:10-13).

Kerukunan terbentuk oleh karena setiap orang mengupayakan:

  1. Inisiatif untuk terus bersatu (unity) di antar yang lainnya (Efesus 4:3)
  2. Komitmen untuk mempersembahkan hidupnya pada Tuhan (Roma 12:1-2)
  3. Kehidupan yang menjadi saksi Kristus di mana pun ia berada (Kisah Rasul 1:8)

“Dalam kehidupan bersama, bagaimana kita dapat mempraktekkan untuk saling memperhatikan dan mengasihi satu dan yang lainnya? Bandingkan jawaban Saudara dengan Markus 12:30-31.”

Berkat dan mujizat dalam keluarga, pekerjaan, dan pelayanan kita, pasti Tuhan sediakan. Yang perlu kita perhatikan adalah dalam segala aktivitas kita dalam kehidupan bersama ini (di rumah, kantor/tempat pekerjaan, gereja, dll), lakukanlah segala sesuatu dengan upaya-upaya yang terbaik, seperti untuk Tuhan, dan bukan untuk manusia (Kolose 3:23, Efesus 6:5-8); maka apa yang kita hasilkan, pasti menjadi berkat, karena kita selalu menjadi saksi Kristus, dan selalu rindu untuk membangun kehidupan orang lain. Selamat memasuki level yang lebih tinggi lagi!

Category

%d bloggers like this: