HEAVENOUS

Tipe Orang Yang Harus Mengalami Pemulihan

Posted on: November 26, 2012

Yesaya 60:1-7

Kata “bangkitlah” dalam Yesaya 60:1 bermakna “perubahan posisi”.

Shalom!

Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”” (Roma 4:18)

Mazmur 107:1-3 berbicara mengenai orang-orang yang dipulihkan oleh Tuhan karena “melangkah” (melakukan perubahan posisi). Tipe orang yang harus dipulihkan agar berubah dan memberi kesaksian tentang kebesaran Tuhan dalam hidupnya, yaitu:

  1. Orang yang tersesat dalam hidup mereka sendiri. Tipe orang seperti ini merasa kesepian di tengah keramaian karena tak pernah mendapat kepuasan jiwa akan kebahagiaan dan damai sejahtera. Mereka selalu mencari orang-orang yang “nyaman” bagi mereka dan menjauhi orang-orang yang mereka anggap “jahat” terhadap mereka. “Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.” mereka lapar dan haus, jiwa mereka lemah lesu di dalam diri mereka. Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dilepaskan-Nya mereka dari kecemasan mereka. Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus, sehingga sampai ke kota tempat kediaman orang. Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia, sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.” (Mazmur 107:4-9) Sebenarnya mereka masih menyimpan kepahitan di hatinya dan membawa “luka” kemana-mana, mencari orang yang mampu menyembuhkan “luka” tersebut. Kunci perubahan yang Tuhan mau adalah melepaskan pengampunan agar mereka memperoleh damai sejahtera. Jika kita mengampuni maka Bapa di surga pun mengampuni kita.
  2. Orang yang memberontak terhadap Allah sehingga tidak memiliki tujuan hidup yang jelas. Mazmur 107:10-12 berkata “Ada orang-orang yang duduk di dalam gelap dan kelam, terkurung dalam sengsara dan besi. Karena mereka memberontak terhadap perintah-perintah Allah, dan menista nasihat Yang Mahatinggi, maka ditundukkan-Nya hati mereka ke dalam kesusahan, mereka tergelincir, dan tidak ada yang menolong.” Mereka “dipepet” Tuhan dan digoncang Tuhan sehingga membawa goncangan kemana-mana. Yang Tuhan kehendaki adalah berseru dan kembali ke jalan-Nya.
  3. “Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka; mereka muak terhadap segala makanan dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut.” (Mazmur 107:17-18) Bertobatlah, lakukan perubahan posisi dan lihatlah terang Tuhan terbit atasmu!
  4. Orang yang kelihatannya ”sukses” tapi ternyata tidak dalam kehendak Tuhan. Mazmur 107:23-27 berkata “Ada orang-orang yang mengarungi laut dengan kapal-kapal, yang melakukan perdagangan di lautan luas; mereka melihat pekerjaan-pekerjaan TUHAN, dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di tempat yang dalam. Ia berfirman, maka dibangkitkan-Nya angin badai yang meninggikan gelombang-gelombangnya. Mereka naik sampai ke langit dan turun ke samudera raya, jiwa mereka hancur karena celaka; mereka pusing dan terhuyung-huyung seperti orang mabuk, dan kehilangan akal.” Menjadi kaya memang tidak salah tetapi Tuhan ingin agar kita tetap rendah hati (tidak sombong) dan kaya dalam kebajikan. Tuhan ingin kita diberkati untuk menjadi berkat bagi orang lain juga.

Kita harus melakukan “bagian kita” jika kita mau naik level. Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: