HEAVENOUS

Jadilah Kehendak Bapa Di Hidup Kita Seperti Di Hati-Nya

Posted on: November 16, 2012

  • In: Rev. Mark McClendon
  • Comments Off on Jadilah Kehendak Bapa Di Hidup Kita Seperti Di Hati-Nya

Habakuk 2:1-3

Aku mau berdiri di tempat pengintaianku dan berdiri tegak di menara, aku mau meninjau dan menantikan apa yang akan difirmankan-Nya kepadaku, dan apa yang akan dijawab-Nya atas pengaduanku. Lalu TUHAN menjawab aku, demikian: “Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya. Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.”

Shalom!

Kita dipanggil oleh Tuhan untuk menjadi serupa dengan Kristus, yaitu memiliki hati-Nya. Yesus hidup atas suatu rancangan Ilahi atas diri-Nya, peka akan suara Bapa dan tahu untuk apa Ia dipanggil. Tuhan menciptakan kita “dengan sengaja” dan memberikan kita Roh-Nya dengan sebuah tujuan Ilahi.

Yesus adalah jawaban bagi manusia. Ini adalah saatnya umat Tuhan bangkit karena dunia sedang menanti Kristus, yaitu seseorang yang diurapi oleh Allah. Matius 24:14 berkata “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.””

Tuhan akan izinkan kita masuk dalam keadaan yang terdesak karena Ia mencintai kita dan mengetahui bakat kita serta mengetahui untuk apa kita hidup. Melalui keadaan inilah Tuhan tahu bahwa kita akan bersungguh-sungguh mencari-Nya dan Ia akan memberikan jawaban atas pergumulan kita.

Tuhan sedang membentuk kita dengan suatu maksud yang pasti, yaitu menjadi alat yang mulia bagi-Nya. Ketika kita menyerahkan hidup kita kepada-Nya sewaktu kita tertekan, hal itu dicatat oleh Tuhan dan ‘menarik’ hati-Nya. Tuhan tidak punya masalah dengan ketidakdewasaan kita (masih beremosi, mareh, tidak fasih berdoa, sedikit tidak sopan), tetapi Tuhan hanya mencari seruan yang ada di hati kita. Mata Tuhan ada di segala tempat mengawasi orang yang mencari-Nyaa, yang berseru “Biarlah kehendak-Mu yang terjadi dalam hidupku”.

Di akhir zaman, generasi ini sedang mengalami keterdesakan dan Tuhan sedang mencari orang yang bersedia bayar harga/berkorban. Kehidupan kita sebagai orang Kristen harus seimbang, yaitu diberkati dan memberkati. Tuhan sedang melatih kita sebagai seorang atlit yang hari demi hari dilatih seluruh kemampuannya untuk mampu bertahan ‘satu ronde lagi’ ketika orang lain sudah menyerah. Karenanya, Tuhan harus menemukan kita sebagai orang yang hatinya rela untuk dibentuk oleh-Nya.

Akan tiba saatnya dalam hidup kita dimana kita berbicara “Dimanakah janji-Mu Tuhan?”. Tetapi ketahuilah bahwa Tuhan sedang mencari orang yang tetap percaya kepada-Nya bagaimanapun keadaannya. Tuhan tahu kapan saat yang tepat untuk kita menerima berkat-Nya yang berlimpah, yaitu ketika kita sudah “mampu” mengelolanya. Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: