HEAVENOUS

Dibentuk Untuk Memiliki Hati Kristus

Posted on: November 16, 2012

Habakuk 2:1-3

Aku mau berdiri di tempat pengintaianku dan berdiri tegak di menara, aku mau meninjau dan menantikan apa yang akan difirmankan-Nya kepadaku, dan apa yang akan dijawab-Nya atas pengaduanku. Lalu TUHAN menjawab aku, demikian: “Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya. Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.”

Shalom!

Yesus hidup terfokus kepada Allah Bapa dengan hidup hanya mendengar dan melakukan kehendak Bapa saja. Tujuan Roh Allah di dalam diri kita adalah menjadikan kita serupa dengan Kristus dalam karakter, pola pikir dan tingkah laku kita. Ini adalah sebuah proses yang terus berlangsung dan 100% bergantung kepada kita. Tuhan telah memiliki rancangan khusus bagi hidup kita tetapi Tuhan bekerja tergantung respon kita yang rela untuk dibentuk oleh-Nya. Percayalah, kekristenan tidak membosankan!

Kita berharga karena kita diciptakan oleh Allah, Roh kita berasalh dari Allah. Manusia adalah ciptaan yang kekal seperti Tuhan tergantung pilihan hidupnya masing-masing apakah kelak akan menikmati kekekalan di surga atau neraka. Tuhan menciptakan kita dengan kehendak bebas karenanya Tuhan tidak akan memaksa kita untuk melakukan kehendak-Nya. Ketika Tuhan Yesus disalib dan mengatakan “Sudah selesai.” artinya Ia berhasil menggenapi tujuan Allah dalam hidupnya sebagai Anak Domba yang tak bercela sehingga kuasa darah-Nya kekal dan bekerja penuh sampai kapanpun dalam hidup kita.

Jika kita telah dimateraikan oleh darah Yesus tersebut, berarti kita dikhususkan untuk Tuhan sehingga wajib hidup seperti Kristus. Kita menjadi berkenan kepada Allah karena dara Anak Domba telah “melalukan” setiap tuntutan-tuntutan dosa dalam hidup kita, bukan karena kehebatan kita. Darah Anak Domba tersebut membebaskan kita untuk kapanpun datang kepada Bapa sebagai pribadi yang telah dibenarkan.

Hidup sebagai orang Kristen mewajibkan kita untuk hidup dengan mengetahui dan menggenapi tujuan Ilahi bagi kita. Tuhan menghendaki kita menjadi:

  1. Orang yang bersedia mencari Tuhan.
  2. Orang yang bersedia dibentuk hidupnya oleh Tuhan.
  3. Orang yang tetap percaya dan mengasihi-Nya bagaimanapun keadaannya.

Tuhan adalah Bapa yang baik yang mengetahui segala rancangan-Nya bagi kita, Ia tahu bakat kita dan Ia sanggup menggunakan kehancuran kita bagi kemuliaan-Nya. Proses ketidaknyamanan itu sangat berharga. Jadi, jangan meminta Tuhan untuk “mempercepat” proses tersebut. Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: