HEAVENOUS

Small But Great (The Preparation Time)

Posted on: October 24, 2012

  • In: Ps. Kong Hee
  • Comments Off on Small But Great (The Preparation Time)

 “Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan

(Amsal 30:24)

Belajarlah bijak seperti keempat binatang kecil ini, meskipun mereka menyadari bahwa mereka “tak sekuat singa”.

  1. semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas” (Amsal 30:25). Semut adalah binatang yang sangat kecil dan lemah tapi memiliki etos kerja yang luar biasa; seekor semut dapat mengangkat beban yang beratnya 10-50 kali lipat dari berat badannya sendiri. Filsafat semut: “ketika musim panas, pikirkan musim dingin”. Dari seekor semut, kita belajar tentang membuat PERSIAPAN. Kata mereka kepada-Nya: “Di manakah Engkau kehendaki kami mempersiapkannya?” (Lukas 22:9). Carilah empat hal berikut (Lukas 22:10-12): (1)Masuk ke dalam kota (Kerajaan Allah); (2)Seorang yang membawa kendi berisi air (patuh & setia kepada seorang bapa rohani); (3)Ikutilah dia ke dalam rumah (tertanam di gereja lokal); (4)Pergi ke ruangan atas (datang ke tempat pujian penyembahan dan melakukan pelayanan).
  2. pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu” (Amsal 30:26). Pelanduk adalah binatang yang sangat lemah, lambat dan pemalu. Pelanduk sangat mudah diserang, karenanya pelanduk membangun rumahnya di atas bukit batu. Kita semua memiliki kelemahan, karenanya jadikanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai tempat kita berdiri teguh. Dari seekor pelanduk, kita belajar tentang membuat PERLINDUNGAN. Hidup kita harus selalu Yesus, Yesus dan Yesus saja sehingga ketika orang lain bersama kita, mereka merasa sedang bersama dengan Yesus.
  3. belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur” (Amsal 30:27). Belalang tahu bahwa persatuan adalah kekuatan, karena mereka lemah jika sendiri. Strategi setan adalah mencerai-beraikan dan menghancurkan, karenanya kita harus tetap bersatu dengan orang-orang yang sudah Tuhan taruh dalam kehidupan kita. Tempat persetujuan adalah tempat penuh kekuasaan. Dari seekor belalang, kita belajar tentang PERSATUAN. We can’t live alone, we need one and another.
  4. laba-laba yang dapat kautangkap dengan tangan, tetapi yang juga ada di istana-istana raja” (Amsal 30:28). Jika seekor laba-laba sudah mengambil keputusan untuk membangun sarang, ia takkan menyerah. Dari seekor laba-laba, kita belajar tentang PERJUANGAN. Ketika kita dalam masalah, sangat mudah bagi kita untuk merasa lelah dan menyerah; tetapi kita harus terus pegang panggilan dan tujuan Tuhan dalam kehidupan kita. Ambillah keputusan “Saya tak akan pindah dari hadirat Raja”, teruslah bertekun dan pegang setiap janji Tuhan –itulah iman. Ketika jatuh..bangkit lagi, coba lagi! Tuhan Yesus memberkati.

Category

%d bloggers like this: