HEAVENOUS

Entering To The Next Level

Posted on: October 14, 2012

Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong. Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu. Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN. (Yesaya 60:4-6)

Tahun 5773 (Ayin Gimel) adalah tahun yang sangat exciting karena kita akan entering to the next level. Hal ini berarti kita harus berani bayar harga dengan berani melepaskan comfort zone kita, karena terjebak dalam comfort zone hanya akan membatasi Tuhan untuk membawa kita naik level. Naik level tak lepas dari latihan dan pendisiplinan, namun kita harus tetap bersyukur dan mata kita hanya tertuju kepada-Nya. Tujuan akhir dari semua ini adalah nama Tuhan dipermuliakan ketika Ia melimpahkan berkat-Nya kepada kita.

Pada waktu Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya, datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil bertelut di hadapan-Nya ia bertanya: “Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”” (Markus 10:17)

“Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.“” (Matius 19:21)

Tuhan Yesus adalah kekekalan itu sendiri, ketika kita bersedia untuk meninggalkan segala ‘kenyamanan’ kita untuk naik level seperti yang Tuhan inginkan, kita pun akan mendapatkan upahnya.

“orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal. (Markus 10:30)

Hanya orang yang pelitanya tetap menyala dan mempunyai persediaan minyak yang cukup (memiliki urapan) yang akan menjadi mempelai Kristus (Matius 25:1-13). Orang yang termasuk dalam kategori ‘mempelai’ adalah orang Kristen yang cinta Tuhan 100%, sebab seperti umumnya pada pernikahan manusia di dunia yang tak akan terjadi jika tidak ada cinta 100% untuk pasangannya (tidak mendua hati).

Seringkali kita menyelesaikan masalah dengan kekuatan sendiri karena kita tidak berserah sepenuhnya kepada Tuhan. Berserahlah sepenuhnya kepada Tuhan, maka kita akan melihat kemuliaan-Nya dinyatakan dalam kehidupan kita.

“Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia” (Yohanes 1:16)

Kasih karunia adalah “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” (1 Korintus 2:9)

“Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu.” (Lukas 6:38)

Category

%d bloggers like this: